News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilirisasi Riset, BSKDN Minta Surakarta Jadi Off Taker Inovasi dari UNS dan Kampus-Kampus Lain

BSKDN Kemendagri menekankan kolaborasi perangkat daerah dan perguruan tinggi perlu diperkuat agar riset kampus bisa diadopsi untuk mengatasi persoalan layanan publik.
Kamis, 22 Januari 2026 - 23:21 WIB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya hilirisasi riset untuk penguatan inovasi daerah.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Hilirisasi riset saat ini digadang-gadang akan menjadi faktor penting dalam memperkuat inovasi di daerah.

Ia berharap Pemerintah Kota Surakarta bisa mengambil peran sebagai off taker atau pengguna utama inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi, sehingga hasil penelitian dapat dimanfaatkan secara nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Surakarta memiliki modal besar untuk mendorong inovasi karena ditopang sejumlah perguruan tinggi dan lembaga riset, termasuk Universitas Sebelas Maret (UNS), yang secara konsisten menghasilkan kajian berkualitas.

“Hilirisasi inovasi ini menjadikan pemerintah daerah diharapkan menjadi off taker dari inovasi yang dihasilkan oleh perguruan tinggi. Dengan begitu, hasil riset tidak berhenti sebagai laporan akademik, tetapi dapat diterapkan menjadi inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya Yusharto di Ruang Video Conference BSKDN pada Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, kolaborasi antara perangkat daerah dan perguruan tinggi perlu diperkuat agar riset dari kampus-kampus dapat diadopsi sebagai solusi atas berbagai persoalan layanan publik.

Setiap fakultas dan pusat kajian di perguruan tinggi, kata dia, memiliki peluang untuk bersinergi dengan organisasi perangkat daerah sesuai urusan pemerintahan masing-masing.

Yusharto juga menyinggung keterbatasan pendanaan inovasi di tingkat nasional. Saat ini, anggaran riset Indonesia masih berada di kisaran 0,24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski demikian, komitmen Presiden untuk meningkatkan anggaran riset dan inovasi dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat kualitas dan kesinambungan inovasi ke depan.

Selain aspek pendanaan dan hilirisasi, pembudayaan inovasi turut menjadi perhatian. Yusharto mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Surakarta, mulai dari penyelenggaraan kompetisi inovasi, pemberian insentif, hingga penguatan ekosistem inovasi yang melibatkan beragam pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya keberlanjutan inovasi daerah. Menurutnya, inovasi mengikuti prinsip kurva S, di mana pembaruan harus dimulai saat inovasi masih berada pada fase pertumbuhan agar tidak berhenti di titik jenuh.

“Dengan demikian, diharapkan inovasi yang ada dapat terus dipertahankan dan terus bisa dilakukan pembaharuan sehingga tidak sekadar tercatat secara administratif semata, tetapi memang benar-benar dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan capaian inovasi yang terus meningkat, Yusharto optimistis Kota Surakarta mampu memperkuat posisinya sebagai daerah terinovatif sekaligus menjadi contoh praktik baik dalam hilirisasi riset dan pemanfaatan inovasi perguruan tinggi untuk pembangunan daerah.

"Seperti yang sudah disampaikan, inovasi Kota Surakarta mengalami peningkatan di tahun 2025 menjadi daerah terinovatif. Saya berharap ke depannya semangat berinovasi terus ada dan semakin baik membawa perubahan di Kota Surakarta," pungkasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral