Meski Hujan Sudah Reda, Cipinang Melayu Terendam Banjir 1,7 Meter Akibat Luapan Kali Sunter
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Kawasan RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur, kembali dikepung banjir akibat meluapnya Kali Sunter pada Jumat (23/1/2026).
Kenaikan permukaan air ini terjadi justru saat hujan sudah tidak lagi mengguyur wilayah tersebut.
Ketinggian air dilaporkan terus meningkat hingga mencapai angka 170 sentimeter di titik terdalam. Kondisi ini memaksa sejumlah warga untuk segera menyelamatkan barang-barang berharga dan melakukan evakuasi secara mandiri.
Ketua RW 04 Cipinang Melayu, Yoni Triorama, menjelaskan bahwa banjir kali ini merupakan air kiriman dari hulu yang menyebabkan Kali Sunter meluap ke permukiman.
"Karena luapan Kali Sunter, dari sana tinggi, hujan sudah tidak turun. Alhamdulillah, tapi sekarang tinggi airnya mencapai 170 sentimeter," kata Yoni di lokasi kejadian.
Yoni memaparkan bahwa banjir pagi ini jauh lebih parah dibandingkan kondisi pada Kamis (22/1) malam. Meski air sempat menunjukkan tren surut pada dini hari, kondisi berubah total setelah waktu Subuh.
"Sekitar jam satu sampai jam dua tadi, air sempat surut 20 sampai 30 cm. Tapi setelah Subuh, luapan Kali Sunter naik lagi. Sekarang malah lebih tinggi dari semalam, paling dalam bisa 170 sentimeter," jelas Yoni.
Ia menegaskan bahwa banjir yang merendam lingkungannya murni disebabkan oleh debit air kali yang tidak terbendung, bukan karena intensitas hujan lokal.
Untuk mempercepat penyusutan air, petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah bersiaga di lokasi.
Dua unit mobil pompa dikerahkan untuk menyedot genangan di titik-titik krusial.
"Penyedotan difokuskan di Jalan Haji Amsir dan Jalan Nurul Iman. Dari SDA juga sudah turun sejak kemarin untuk antisipasi di pintu-pintu air di RW 04," ucap Yoni.
Sebelumnya, Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyatakan pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat sejak banjir mulai menggenang pada Kamis sore.
"Ya, malam ini kita ada di Cipinang Melayu dan kami sudah mengerahkan tiga unit mobil 'quick response' (respon cepat) untuk menyedot air banjir," tutur Bayu.
Sedikitnya 15 personel Gulkarmat diterjunkan untuk menangani dampak banjir di wilayah ini. Fokus penyedotan diarahkan pada RT 03 dan RT 05 di wilayah RW 04, serta berdampak pula pada kawasan RW 13 yang berada tepat di sebelahnya.
Load more