Jelang Hari Raya Idul Fitri, Menteri Perdagangan Pastikan Harga Kebutuhan Bahan Pokok di Pasar Terkendali
- Tim tvOnenews/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso memastikan harga kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H di ratusan pasar wilayah Indonesia, aman terkendali.
Hal ini dinyatakan dirinya usai melaksanakan Korve Aksi Bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2026).
“Sampai sekarang alhamdulillah harga kebutuhan bahan pokok terkendali, pasokan terjamin, kemudian harga stabil,” kata Budi, kepada awak media.
Lebih lanjut Budi menerangkan, pengecekan ini telah dilakukan melalui sistem online yaitu Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), di 550 titik pasar.
“Pantauan kami melalui SP2KP, jadi kami ini ada pantauan secara online SP2KP, di 550 titik pasar atau di sekitar 514 kabupaten/kota,” jelas Budi.
Selain itu Budi juga mengungkapkan, pihaknya turut melakukan pengecekan harga di Pasar Kramat Jati. Terlihat harga daging ayam hingga sapi juga stabil.
“Jadi ini menjelang lebaran berdasarkan pengecekan di pasar, sudah mulai banyak pembeli ya, pengunjung yang berdatangan atau semakin meningkat, ibu-ibu atau bapak-bapak yang sedang berbelanja,” tuturnya.
“Tadi kalau kita lihat, misalnya harga ayam, daging ayam tadi Rp40.000, kemudian daging sapi tadi bervariasi, ada yang Rp130.000, ada yang Rp140.000, ada juga yang Rp150.000, tapi HET-nya (Harga Eceran Tertinggi) kan Rp140.000, jadi harga-harga Rp140.000,” jelas Budi.
Kemudian menjelang perayaan Idul Fitri ini, Budi memastikan akan terus menjamin harga bahan pokok stabil. Nantinya jika terjadi kenaikan harga, pihaknya akan segera berkoordinasi untuk mencarikan solusi.
“Jadi insyaallah pemerintah akan terus menjamin bahwa kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran ini tetap terjamin dan harga akan stabil. Apabila terjadi kenaikan harga, kami akan secepatnya berkoordinasi dengan satgas pangan, dengan kementerian/lembaga terkait, dan juga dengan pemasok tentunya, dan kita setiap hari bisa mengecek melalui SP2KP,” tegas Budi. (Ars/ree)
Load more