News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cuaca Hari Ini 24 Januari 2026: Ini Penyebab Angin Kencang dan Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi hujan dan angin kencang. Simak penjelasan BMKG soal kenapa angin kencang hari ini dan wilayah terdampak.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:07 WIB
Angin Kencang Membuat Pohon Tumbang Menimpa Mobil
Sumber :
  • tvone - khumaidi

Jakarta, tvOnenews.com - Cuaca hari ini, Sabtu 24 Januari 2026, menjadi perhatian masyarakat di sejumlah daerah, terutama karena munculnya hembusan angin kencang yang terasa sejak pagi hingga siang hari. Banyak warga mempertanyakan kenapa angin kencang hari ini terjadi bersamaan dengan potensi hujan di beberapa wilayah, khususnya Jabodetabek dan sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi atmosfer saat ini masih dipengaruhi aktifnya musim hujan serta dinamika angin regional yang mendorong pertumbuhan awan hujan sekaligus meningkatkan kecepatan angin di lapisan bawah atmosfer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG memprakirakan cuaca hari ini secara umum didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan sampai sedang. Selain hujan, angin kencang hari ini juga menjadi salah satu fenomena yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama di wilayah perkotaan padat, kawasan pesisir, dan daerah rawan pohon tumbang.

Kenapa Angin Kencang Hari Ini Terjadi?

BMKG menjelaskan kenapa angin kencang hari ini dipicu oleh perbedaan tekanan udara yang cukup signifikan antara wilayah daratan dan lautan. Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya aliran angin monsun baratan yang membawa massa udara lembap dari Samudra Hindia menuju wilayah Indonesia bagian barat.

Selain itu, pertumbuhan awan hujan yang cukup intens di beberapa daerah turut memicu hembusan angin kencang di sekitar wilayah hujan. Saat awan konvektif berkembang, udara dingin dari lapisan atas atmosfer turun ke permukaan dan menyebar secara horizontal, sehingga terasa sebagai angin kencang di daratan.

Faktor lain yang memengaruhi kenapa angin kencang hari ini adalah adanya gangguan atmosfer berskala regional yang memperkuat aliran angin permukaan, terutama pada pagi hingga sore hari.

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek

BMKG memprakirakan cuaca hari ini di wilayah Jabodetabek cenderung berawan pada pagi hari, dengan peluang hujan yang meningkat pada siang hingga malam hari. Angin kencang hari ini berpotensi terjadi secara lokal, terutama saat hujan turun atau menjelang pembentukan awan hujan.

Di DKI Jakarta, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di sejumlah wilayah, khususnya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Suhu udara berada pada kisaran normal musim hujan dengan kelembapan relatif tinggi, sehingga udara terasa lebih lembap dibanding hari-hari sebelumnya.

Bogor diprediksi menjadi salah satu wilayah yang lebih awal diguyur hujan. BMKG mencatat hujan di kawasan ini berpotensi turun sejak siang hari dan dapat disertai angin kencang hari ini, seiring karakteristik wilayah pegunungan yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Sementara itu, wilayah Bekasi, Depok, Tangerang, dan Tangerang Selatan diprakirakan mengalami cuaca berawan dengan peluang hujan ringan hingga sedang pada sore atau malam hari. Hujan umumnya bersifat lokal dan berdurasi singkat, namun tetap berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Dampak Angin Kencang dan Hujan

BMKG mengingatkan bahwa angin kencang hari ini dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, baliho roboh, serta gangguan lalu lintas, terutama saat hujan turun bersamaan dengan hembusan angin yang cukup kuat. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalanan yang licin dan kawasan terbuka.

Selain itu, hujan yang turun meski berskala ringan hingga sedang tetap berpotensi menimbulkan genangan di titik-titik rawan, terutama di kawasan perkotaan dengan sistem drainase terbatas. Kondisi ini diperparah jika hujan terjadi dalam waktu bersamaan dengan angin kencang hari ini yang dapat menghambat visibilitas pengguna jalan.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca hari ini melalui kanal resmi, mengingat kondisi atmosfer dapat berubah dengan cepat. Warga diminta mengamankan barang-barang di luar rumah yang mudah terbawa angin serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan disertai angin kencang.

Pengguna jalan raya juga disarankan mengurangi kecepatan berkendara dan menjaga jarak aman, terutama saat hujan turun bersamaan dengan hembusan angin kencang hari ini.

BMKG menegaskan bahwa fenomena angin kencang hari ini masih tergolong wajar dalam periode musim hujan, namun tetap perlu diantisipasi dampaknya agar tidak menimbulkan risiko keselamatan.

Kesimpulan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cuaca hari ini 24 Januari 2026 dipengaruhi kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan sekaligus meningkatkan kecepatan angin. Penjelasan kenapa angin kencang hari ini berkaitan dengan perbedaan tekanan udara, aktifnya monsun baratan, serta dinamika awan hujan di lapisan atmosfer bawah.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama potensi hujan dan angin kencang hari ini yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Memantau pembaruan prakiraan cuaca menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas harian. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasang Target Khusus di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Tekankan Hal Ini kepada Rekan Setimnya

Pasang Target Khusus di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Tekankan Hal Ini kepada Rekan Setimnya

Pevoli andalan Indonesia, Megawati Hangestri sampaikan harapan besar menjelang kiprahnya bersama Hyundai Hillstate pada Liga Voli Korea atau V-League 2026/2027.
AFC Resmi Rilis Jadwal dan Venue Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Jadi Ujian Pertama Skuad Garuda

AFC Resmi Rilis Jadwal dan Venue Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Jadi Ujian Pertama Skuad Garuda

Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia dihadapkan langsung dengan Jepang pada laga perdana Grup F Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Rizky Ridho Sepakat dengan Shin Tae-yong soal Kondisi Rumput JIS, Sebut Persija Jakarta Beruntung Bisa Menang

Rizky Ridho Sepakat dengan Shin Tae-yong soal Kondisi Rumput JIS, Sebut Persija Jakarta Beruntung Bisa Menang

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengakui faktor keberuntungan turut berperan dalam kemenangan Macan Kemayoran atas Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, disebut-sebut menyerupai kasus “Koper Merah” di Kediri. Terduga pelaku berinisial DBM diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menghancurkan jasad korban berinisial DH dan AG mulai dari pembakaran hingga penggilingan.
Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Megawati Hangestri mengungkapkan keinginannya jelang debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Pevoli berjuluk Megatron turut menyampaikan sejumlah hal termasuk tampil lebih baik.
Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Recall yang dilakukan Volkswagen tersebut melibatkan 9.048 kendaraan Audi Q4 e-tron dan Q4 Sportback e-tron yang diproduksi pada 2024 hingga 2025.

Trending

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Selengkapnya

Viral