News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Gaji PPPK Paruh Waktu Jabar: KDM Sebut Ada Kendala Administrasi, Bukan Uang Kosong

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menepis isu soal kekosongan kas daerah yang menghambat pembayaran gaji ribuan Pegawai PPPK paruh waktu untuk Januari.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:23 WIB
Ilustrasi PPPK Paruh Waktu.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menepis isu miring mengenai kekosongan kas daerah yang menghambat pembayaran gaji ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu untuk periode Januari 2026. 

KDM memastikan hak para pegawai tersebut tetap aman dan akan dibayarkan pada awal Februari mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menjelaskan bahwa penundaan ini murni masalah administratif. Berdasarkan regulasi, PPPK yang baru mulai bekerja per 1 Januari 2026 baru bisa menerima gaji setelah genap sebulan masa kerja.

"Alasan belum dibayar bukan karena kesengajaan atau uang kas tidak ada, melainkan adanya ketentuan administrasi. Gaji PPPK baru itu dibayar setelah sebulan bekerja. Artinya nanti pembayaran gaji dilakukan pada awal Februari 2026," tegas Dedi Mulyadi di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Menepis rumor "kantong kering", Dedi membeberkan bahwa posisi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Jawa Barat saat ini sangat sehat. 

Per 20 Januari 2026, saldo tercatat mencapai Rp723,5 miliar, lebih dari cukup untuk menggaji pegawai dan membiayai belanja operasional.

Pendapatan harian dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBNKB) juga terus mengalir deras. 

"Saat ini kondisi kas Pemprov Jabar sudah terisi dan memiliki sekitar Rp707 miliar. Nilai kas tersebut cukup untuk membayar berbagai kebutuhan, termasuk kontraktor yang sudah melaksanakan kerja," tambahnya.

KDM menduga kegaduhan ini muncul karena hambatan teknis di beberapa instansi jelang akhir pekan. Namun, ia menjamin seluruh hak ASN reguler sudah ditransfer sejak Senin (19/1). 

Ia pun meminta para PPPK paruh waktu untuk tidak panik. 

"Saya meminta agar para pegawai PPPK paruh waktu tetap tenang dan tak terpengaruh informasi yang tak utuh," tuturnya.

Senada dengan Gubernur, Sekda Jabar, Herman Suryatman meluruskan kabar mengenai saldo kas yang sempat menyentuh angka Rp500 ribu pada akhir tahun 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal itu adalah siklus normal penutupan anggaran tahunan. Begitu memasuki Januari 2026, kas langsung terisi kembali dari pusat dan PAD.

"Walaupun sisa Rp500 ribu (pada akhir tahun), seiring DAU masuk, gaji lancar. Rp200 miliar sudah kita distribusikan gaji pegawai, jadi tidak ada persoalan," ujar Herman. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MotoGP Akhirnya Tanggapi Keputusan Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026, Siapkan Sanksi Buat Pabrikan Jepang Itu?

MotoGP Akhirnya Tanggapi Keputusan Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026, Siapkan Sanksi Buat Pabrikan Jepang Itu?

MotoGP akhirnya menanggapi keputusan dari Yamaha yang memilih untuk mundur dari gelaran MotoGP Qatar 2026 akhir pekan ini.
Bukan Matheus Cunha, Michael Carrick Puji Wonderkid Manchester United usai Kalahkan AS Roma

Bukan Matheus Cunha, Michael Carrick Puji Wonderkid Manchester United usai Kalahkan AS Roma

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, justru memuji wonderkid Shea Lacey dalam kemenangan atas AS Roma. Padahal, Matheus Cunha menjadi pembeda lewat dwigolnya.
Persib Main 3 Bek, Intip Starting Eleven Pilihan Igor Tolic Vs Melbourne Victory Demi Lolos Knock Out ACL Two

Persib Main 3 Bek, Intip Starting Eleven Pilihan Igor Tolic Vs Melbourne Victory Demi Lolos Knock Out ACL Two

Persib Bandung mengusung misi mencuri poin di kandang Melbourne Victory di Stadion Rectangular Melbourne, pada Rabu (4/11/2026) pukul 14.45 WIB. 
Lionel Messi dan Mbappe Ikut Ucapkan Belasungkawa atas Kematian Striker CD Tenerife Jesus de Miguel

Lionel Messi dan Mbappe Ikut Ucapkan Belasungkawa atas Kematian Striker CD Tenerife Jesus de Miguel

Dunia sepak bola berduka atas meninggalnya striker CD Tenerife, Jesus de Miguel, setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra dalam pertandingan.
Trauma Digeruduk Sekelompok Pria, Herri Pras Ungkap Kondisi Keluarganya

Trauma Digeruduk Sekelompok Pria, Herri Pras Ungkap Kondisi Keluarganya

Herri Pras mengungkap kondisi keluarganya usai rumahnya didatangi rombongan Yudi Cahyadi. Sang putra disebut mengalami trauma setelah menyaksikan langsung keributan tersebut.
Striker Liga Spanyol Meninggal Dunia, Raphinha Akui Sulit Fokus saat Barcelona Main Hadapi Aston Villa

Striker Liga Spanyol Meninggal Dunia, Raphinha Akui Sulit Fokus saat Barcelona Main Hadapi Aston Villa

Penyerang Barcelona, Raphinha, mengakui bahwa dirinya sulit fokus pada laga kontra Aston Villa di Liga Champions. Kematian mendadak striker Tenerife, Jesus De Miguel, menjadi alasannya.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser di Andrea Bocelli JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral