News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakti Wahyu Trenggono: Dari Raja Menara hingga Menteri Kelautan dan Perikanan

Isu reshuffle kabinet menguat, nama Sakti Wahyu Trenggono kembali disorot. Simak profil lengkap, karier, hingga total kekayaannya Rp2,6 triliun.
Minggu, 25 Januari 2026 - 12:03 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Isu reshuffle kabinet kembali menguat seiring beredarnya rumor bahwa Presiden Prabowo Subianto bakal melakukan perombakan susunan Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Setelah melewati tahun pertama pemerintahan yang dinamis, sinyal perubahan formasi menteri mulai terasa di kalangan elite politik.

Isu ini mencuat setelah Presiden Prabowo menggelar retret bersama jajaran menterinya di Hambalang pada awal Januari 2026. Sejumlah nama menteri pun kembali menjadi sorotan publik, salah satunya Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Trenggono belakangan juga ramai diperbincangkan setelah tiga pegawai KKP yang tengah bertugas dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500. Peristiwa tersebut disampaikan langsung oleh Trenggono melalui akun Instagram pribadinya, sekaligus menyampaikan duka cita mendalam.

Sakti Wahyu Trenggono merupakan sosok yang tidak asing di pemerintahan. Ia kembali dipercaya menjabat Menteri KKP dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sejak 20 Oktober 2024 dan resmi dilantik keesokan harinya. Sebelumnya, ia juga menjabat posisi yang sama di era Presiden Joko Widodo sejak Desember 2020.

Latar Belakang Pendidikan dan Awal Karier

Trenggono lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 3 November 1962. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1986 dan meraih gelar magister pada 2006.

Meski kini dikenal sebagai tokoh di sektor kelautan dan perikanan, latar belakang karier Trenggono justru berawal dari dunia industri dan teknologi. Ia sempat bekerja sebagai system analyst di Federal Motor (kini Astra Honda Motor) pada 1986–1988, kemudian menjadi Manajer Management Information System (MIS) hingga awal 1990-an.

Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan di INKUD (Induk Koperasi Unit Desa) pada pertengahan 1990-an.

Dijuluki “Raja Menara” di Industri Telekomunikasi

Nama Trenggono semakin dikenal saat merambah bisnis menara telekomunikasi. Pada 2000–2009, ia menjabat Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama yang membawahi PT Tower Bersama Infrastruktur, salah satu penyedia menara BTS terbesar di Indonesia dengan lebih dari 14 ribu menara.

Kiprahnya di sektor ini membuatnya dijuluki sebagai “Raja Menara”. Ia juga pernah menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi Indonesia periode 2005–2016.

Selain itu, Trenggono tercatat pernah menjadi Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama serta komisaris di perusahaan tambang emas PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Masuk Politik dan Pemerintahan

Langkah Trenggono ke dunia politik dimulai saat bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pada periode 2009–2014. Namanya kemudian mencuat secara nasional saat menjadi Bendahara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Pada Oktober 2019, Presiden Jokowi menunjuk Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Prabowo Subianto. Setahun kemudian, tepatnya 23 Desember 2020, ia dilantik menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo yang tersandung kasus korupsi.

Di KKP, Trenggono dikenal mendorong tiga agenda utama, yakni peningkatan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor perikanan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta penguatan perikanan budidaya nasional.

Menteri Terkaya di Kabinet

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dipublikasikan KPK pada 26 Maret 2024, Sakti Wahyu Trenggono tercatat sebagai menteri terkaya di Kabinet Merah Putih dengan total kekayaan mencapai Rp2.665.900.513.951 atau sekitar Rp2,6 triliun.

Berikut rincian utama kekayaannya:

Tanah dan bangunan:
Rp91.027.827.055, tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta Selatan, Bekasi, Sragen, Cianjur, Boyolali, Karanganyar, hingga Bali.

Alat transportasi dan mesin:
Rp1.813.250.000, meliputi Audi RS5 Sedan 2015, Mini Cooper S Countryman 2023, serta motor Honda Beat.

Harta bergerak lainnya:
Rp22.958.500.000.

Surat berharga:
Rp2.227.009.518.100.

Kas dan setara kas:
Rp156.109.589.895.

Harta lainnya:
Rp166.981.828.901.

Dalam laporan tersebut, Trenggono tidak tercatat memiliki utang, sehingga seluruh nilai tersebut merupakan kekayaan bersih.

Tetap Jadi Sorotan Jelang Isu Reshuffle

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet, nama Sakti Wahyu Trenggono menjadi salah satu yang kembali disorot publik. Pengalaman panjang di dunia bisnis, teknologi, hingga pemerintahan membuatnya menjadi figur penting dalam peta politik nasional, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Apakah Trenggono akan tetap bertahan di Kabinet Merah Putih atau mengalami pergeseran posisi, publik kini menanti langkah Presiden Prabowo dalam merespons dinamika politik dan kinerja kabinet ke depan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Mengawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia, Gara-gara Hal Ini

Jakarta Pertamina Enduro mengungkapkan alasan dibalik keputusan Megawati Hangestri akhirnya mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia untuk ajang internasional.
Borong Penghargaan Emission Reduction Transparency 2026, Pertamina Patra Niaga Sabet Best of The Best

Borong Penghargaan Emission Reduction Transparency 2026, Pertamina Patra Niaga Sabet Best of The Best

Penghargaan bergengsi ini diraih berkat pengembangan berbagai inisiatif untuk menekan emisi, baik melalui inovasi produk maupun peningkatan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Link Live Streaming Tinju Dunia: Malam Ini Ada Duel Naoya Inoue vs Junto Nakatani Diperebutan Gelar Juara

Link Live Streaming Tinju Dunia: Malam Ini Ada Duel Naoya Inoue vs Junto Nakatani Diperebutan Gelar Juara

Link live streaming tinju dunia hari ini, ada duel perebutan gelar juara antara Naoya Inoue vs Junto Nakatani di kelas bantam super.
Kerap Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Siapakah Yang Bertanggung Jawab? Begini Kata Pengamat

Kerap Terjadi Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Siapakah Yang Bertanggung Jawab? Begini Kata Pengamat

Pengamat perkeretaapian, Joni Martinus mengatakan bahwa persoalan di perlintasan sebidang yang kerap terjadinya kecelakaan masih menjadi kekhawatiran.
Publik Curiga Ada Penggunaan Obat Tidur Terhadap Anak di Daycare Little Aresha Jogja, Ini Kata Polisi

Publik Curiga Ada Penggunaan Obat Tidur Terhadap Anak di Daycare Little Aresha Jogja, Ini Kata Polisi

Aparat kepolisian terus mendalami dugaan penggunaan obat tidur terhadap para anak korban kekerasan yang terjadi di daycare Little Aresha Yogyakarta. 
Anggota DPR Kecewa Polisi Tak Merespons Laporan Korban Kekerasan Seksual Kiai Terhadap Puluhan Santriwati di Pati

Anggota DPR Kecewa Polisi Tak Merespons Laporan Korban Kekerasan Seksual Kiai Terhadap Puluhan Santriwati di Pati

Anggota Komis VIII DPR RI Selly Andriany Gantina meminta pelaku kekerasan seksual di Pesantren Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah dijatuhi hukuman berat. Ini katanya

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral