News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami di Sleman Jadi Tersangka usai Bela Istri dari Jambret, Komisioner Kompolnas Angkat Bicara

Suami di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta jadi tersangka usai bela istri dari jambret, Komisioner Kompolnas angkat bicara.
Senin, 26 Januari 2026 - 12:52 WIB
Komisioner Komisi Kompolnas, Yusuf Warsyim
Sumber :
  • YouTube/tvOnenews

tvOnenews.com - Kasus penetapan tersangka terhadap Hogi Minaya (43), warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi sorotan publik setelah peristiwa tersebut viral di media sosial. 

Hogi diketahui ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang, saat dirinya berupaya mengejar pelaku penjambretan tas milik sang istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu bermula ketika istri Hogi, Arista Minaya (39), menjadi korban penjambretan. 

Hogi yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha mengejar dua pelaku hingga akhirnya terjadi kecelakaan yang menyebabkan kedua terduga penjambret meninggal dunia.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, menjelaskan bahwa penetapan status tersangka terhadap Hogi dilakukan setelah penyidik melalui seluruh tahapan penyelidikan. 

Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo (tengah) didampingi jajarannya menjelaskan duduk perkara kasus penjambretan dan laka lantas yang berujung penetapan tersangka, Sabtu (24/1/2026) malam.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo (tengah) didampingi jajarannya menjelaskan duduk perkara kasus penjambretan dan laka lantas yang berujung penetapan tersangka, Sabtu (24/1/2026) malam.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Polisi telah meminta keterangan dari Hogi, para saksi, serta ahli, dan menggelar perkara sebelum mengambil keputusan hukum.

Seiring mencuatnya kasus ini di ruang publik, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Yusuf Warsyim, turut angkat bicara. 

Ia menyebut pihaknya tengah melakukan pendalaman dan monitoring terhadap penanganan perkara tersebut.

“Alasan yang pasti ini yang menjadi bagian pendalaman, monitoring dan klarifikasi kami ke pengawas internal Polda DIY,” ujar Yusuf Warsyim, dalam program Apa Kabar Indnesia Malam, tvOne.

Menurut Yusuf, salah satu faktor yang diduga memengaruhi berlanjutnya proses hukum adalah tidak terlaksananya upaya mediasi yang sempat dibuka sebelumnya.

“Hanya kami duga, karena ini informasinya sempat dibuka ruang mediasi tidak terlaksana. Maka kita duga ada tuntutan untuk mendapatkan keadilan dari pihak keluarga terduga pelaku jambret yang sudah meninggal dunia ini,” katanya.

Yusuf Warsyim, Komisioner Komisi Kompolnas
Yusuf Warsyim, Komisioner Komisi Kompolnas
Sumber :
  • YouTube/tvOnenews

Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi penyidik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Repot juga memang pihak penyidikan apabila ini ada tuntutan agar mereka diberikan keadilan juga atas peristiwa ini, itu yang pertama,” lanjut Yusuf.

Selain itu, Yusuf juga menyinggung kemungkinan adanya tuntutan lain yang berkaitan dengan santunan kecelakaan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koar-Koar Terus, Immanuel Ebenezer Kena Sentil KPK: Fokus Sidang!

Koar-Koar Terus, Immanuel Ebenezer Kena Sentil KPK: Fokus Sidang!

Immanuel Ebenezer atau pria yang akrab disapa Noel ini blak-blakan menyebut operasi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan tipu-tipu.
Sedahsyat itu Efek Dipromosikan Lisa BLACKPINK, Danau Red Lotus Thailand Langsung Kebanjiran Wisatawan

Sedahsyat itu Efek Dipromosikan Lisa BLACKPINK, Danau Red Lotus Thailand Langsung Kebanjiran Wisatawan

Poster Lisa BLACKPINK berada di Danau Red Lotus, Udon Thani, Thailand heboh. Otoritas Pariwisata Thailand sebut destinasi wisata itu langsung diserbu wisatawan.
Kantor Penasihat Militer RI di New York Gelar MPAC Winter Ball 2026

Kantor Penasihat Militer RI di New York Gelar MPAC Winter Ball 2026

Kantor Penasihat Militer Republik Indonesia (Penmil RI) di New York menjadi tuan rumah MPAC (Military Police Adviser Community) Winter Ball 2026 ke-5
Soroti Rentetan Kasus Bullying Siswa di Bekasi, Komisi VIII DPR Desak PPPA dan KPAI Bertindak Tegas

Soroti Rentetan Kasus Bullying Siswa di Bekasi, Komisi VIII DPR Desak PPPA dan KPAI Bertindak Tegas

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ansari, menyoroti rentetan kasus perundungan di Bekasi belakangan ini dan mendesak kehadiran negara dalam perlindungan anak.
Mulai Terang Benderang, Polisi Beberkan Urutan Waktu Sebelum Lula Lahfah Ditemukan Tewas

Mulai Terang Benderang, Polisi Beberkan Urutan Waktu Sebelum Lula Lahfah Ditemukan Tewas

Pihak kepolisian mengungkapkan soal urutan waktu kematian selebgram Lula Lahfah. Diketahui, perempuan 26 tahun itu ditemukan tewas di kamar apartemennya, Jumat.
FIFA Beri Izin dan Sudah Ada di Tanah Air, 3 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series dan Piala AFF

FIFA Beri Izin dan Sudah Ada di Tanah Air, 3 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi untuk Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Series dan Piala AFF

3 pemain Super League telah direstui FIFA dan berada di Indonesia untuk dinaturalisasi. Mereka bisa memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series dan Piala AFF.

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menyampaikan ungkapan protes kepada wasit setelah menderita kekalahan dengan skor 0-3 dari Juventus. Wasit Maurizio Mariani dianggap tidak jujur.
Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Estudiantes semakin dekat menuntaskan transfer bek muda Inter Milan, Tomas Palacios, setelah tercapai kesepakatan penuh antara kedua klub di musim dingin ini.
Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

​​​​​​​Reza Arap diperiksa polisi terkait kematian Lula Lahfah. Praktisi hukum Togar Situmorang tegaskan fakta jantung berhenti harus dihormati. Baca beritanya!
Gempa Bekasi Magnitudo 2,7 Guncang Barat Daya Kabupaten Bekasi Pagi Ini, BMKG Sampaikan Detail Lokasi

Gempa Bekasi Magnitudo 2,7 Guncang Barat Daya Kabupaten Bekasi Pagi Ini, BMKG Sampaikan Detail Lokasi

Gempa Bekasi magnitudo 2,7 mengguncang barat daya Kabupaten Bekasi pagi ini. BMKG ungkap lokasi, waktu, dan kedalaman gempa terbaru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT