News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beda Nasib Soeharto dan AH Nasution Setelah Pensiun dari TNI, The Smiling General Berkuasa, Nasution Merana

Bukan hanya oleh Jenderal Ahmad Yani, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution kala itu juga dikabarkan pernah memecat Soeharto sebagai Pangdam Diponegoro secara tidak hormat.
Selasa, 17 Mei 2022 - 06:50 WIB
Jenderal TNI (Purn) AH Nasution saat bertemu dengan Presiden ke-2 RI Soeharto
Sumber :
  • Soeharto.co

Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto menjadi sosok yang paling misterius ketika terjadi pemberontakan G30S/PKI 1965

The Smiling Jenderal adalah Jenderal TNI yang selamat, dimana saat itu beberapa Jenderal menjadi korban pembunuhan pada tragedi lubang buaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan yang selalu muncul hingga saat ini salah satunya adalah mengapa pasukan Cakrabirawa tidak menjadikan Soeharto yang akala itu menjabat sebagai Pangkostrad sebagai target juga?

Mantan Wakil Perdana Menteri Indonesia di era tahun 1960-an, Soebandrio, menerbitkan memoar berjudul 'Kesaksianku Tentang G30S' pada tahun 2000 lalu. Dalam buku tersebut, Soebandrio buka suara tentang sosok Soeharto.


Presiden RI kedua, Soeharto. (Istimewa)

Soebandrio menuding Soeharto justru telah melakukan kudeta merangkak terhadap kekuasaan Soekarno. Menurut Soebandrio, Soeharto punya rekam jejak yang buruk jauh sebelum peristiwa G30S/PKI terjadi.

Soebandrio menyebut, rekam jejak buruk Soeharto yang pertama adalah semasa di Divisi Diponegoro, Soeharto menjalin relasi dengan pengusaha Tionghoa, Liem Sioe Liong dan Bob Hasan.

Menurut Soebandrio, orang-orang tersebut menjalankan bisnis penyelundupan berbagai barang. Kabar itu ternyata berhembus ke banyak telinga hingga sampai pula terdengar oleh Jenderal Ahmad Yani

Mendengar Soeharto melakukan hal tersebut, dikabarkan Jenderal Ahmad Yani pun benar-benar marah. Menurut Soebandrio, dalam suatu kejadian, Ahmad Yani bahkan sampai menempeleng Soeharto.

Menurut Ahmad Yani, dalam keterangan Soebandrio itu, Soeharto dianggap telah mempermalukan korps Angkatan Darat (AD).

Bukan hanya oleh Jenderal Ahmad Yani, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal AH Nasution kala itu juga dikabarkan pernah memecat Soeharto sebagai Pangdam Diponegoro secara tidak hormat.


 Jenderal AH Nasution (tengah) dan Soeharto (kiri) di masa tua. (Soeharto.co)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan Soebandrio, Soeharto saat itu dianggap telah menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah.

“Sebagai penguasa perang, saya merasa ada wewenang mengambil keputusan darurat untuk kepentingan rakyat, ialah dengan barter gula dengan beras. Saya tugasi Bob Hasan melaksanakan barter ke Singapura, dengan catatan; beras harus datang lebih dahulu ke Semarang,” demikian pengakuan Soeharto dalam Pikiran Ucapan dan Tindakan Saya (1989).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

423 Tenaga Pendukung PPIH Siap Sambut Jemaah di Madinah, Layanan Haji Kian Optimal

423 Tenaga Pendukung PPIH Siap Sambut Jemaah di Madinah, Layanan Haji Kian Optimal

Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan kesiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi semakin optimal.
Afifuddin Kalla Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029

Afifuddin Kalla Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029

Afifuddin Kalla resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029.
Menjadi Kaya atau Miskin Sama Beratnya, Amalkan Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW agar Tetap Istiqomah Hadapi Ujian

Menjadi Kaya atau Miskin Sama Beratnya, Amalkan Doa Ajaran Nabi Muhammad SAW agar Tetap Istiqomah Hadapi Ujian

Supaya agar terhindar dari ujian kaya dan miskin. Baca doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, lengkap dengan makna bahwa keduanya adalah ujian dalam kehidupan.
Upaya Tekan Aksi Tawuran, KemenHAM Luncurkan Program Kampung REDAM di Jakarta

Upaya Tekan Aksi Tawuran, KemenHAM Luncurkan Program Kampung REDAM di Jakarta

Berbagai upaya dilakukan pemerintah agar dapat menumbuhkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah zona rawan damai termasuk yang kerap terjadi aksi tawuran.
Desak Gelar Pahlawan Nasional Bagi Inggit Garnasih, Pemerintah Diminta Kaji Fakta Sejarah

Desak Gelar Pahlawan Nasional Bagi Inggit Garnasih, Pemerintah Diminta Kaji Fakta Sejarah

Pemerintah Indonesia diminta untuk dapat memulai kajian mengenai pemberian gelar pahlawan nasional bagi Inggit Garnasih.
Nekat Curi 4 Ekor Sapi Milik Majikannya, Karyawan Peternakan di Brebes Diamankan Polisi

Nekat Curi 4 Ekor Sapi Milik Majikannya, Karyawan Peternakan di Brebes Diamankan Polisi

Aksi nekat dilakukan M. Ilham (28), warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara yang mencuri 4 ekor sapi milik majikannya, di sebuah peternakan di Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Trending

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top Skor Akhir Final Four Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Pertahankan Rekor Pemain Lokal Tersubur, Irina Voronkova Kuasai Puncak

Top skor akhir final four Proliga 2026, di mana dua pemain Jakarta Pertamina Enduro yakni Irina Voronkova dan Megawati Hangestri mampu mempertahankan rekor masing-masing.
Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks Kapten Belanda Tunggu Panggilan John Herdman ke Timnas Indonesia, Berharap Proses Naturalisasinya Segera Tuntas

Eks kapten Timnas Belanda U-17 berdarah Indonesia, ungkap kesiapannya dipanggil John Herdman dan memperkuat Timnas Indonesia, serta tunggu proses naturalisasi rampung.
Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Dedi Mulyadi Tak Terima Siswa SMAN 1 Purwakarta hanya Diskors 19 Hari, KDM Sarankan Sanksi Lebih Berat Lagi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons negatif soal sanksi yang diberikan SMAN 1 Purwakarta terhadap puluhan siswa yang mengolok-olok guru. Ini katanya.
Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Bukan Lagi Megatron, Media Korea Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri Jelang Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kembali ke V-League musim 2026-2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026 Pekan Ini: Perjuangan Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Grand Final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap berjuang membawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara pada musim ini.
Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Sumardji Pastikan Fadly Alberto Dicoret dari Timnas Indonesia U-20 Usai Layangkan Tendangan Kungfu ke Pemain Lawan

Fadly Alberto kabarnya langsung mendapat sanksi berat yaitu dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai kedapatan layangkan tendangan kungfu ke arah pemain lawan.
Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

Dedi Mulyadi Merasa Tak Dihargai saat Pemuda Asal Samosir Menghindarinya, KDM: Saya Bukan Penjahat

​​​​​​​Dedi Mulyadi heran pemuda asal Samosir menghindar saat ditanya di bengkel. Ia merasa tak dihargai dan memberi nasihat soal sikap saling menghormati.
Selengkapnya

Viral