News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakek Sudrajat Pedagang Es Gabus Lakukan Hal Ini saat Barang Jualannya Dituding Pakai Bahan Spons, Hanya Diam dan Mendengarkan

Kakek Sudrajat pedagang es gabus yang viral hanya diam dan mendengarkan saat barang jualannya dituding menggunakan bahan spons. 
Rabu, 28 Januari 2026 - 09:14 WIB
Viral Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Akui Terlalu Cepat Ambil Kesimpulan, Langsung Minta Maaf ke Kakek Sudrajat
Sumber :
  • @balewartawanjakpus

Jakarta, tvOnenews.com - Kakek Sudrajat pedagang es gabus yang viral hanya diam dan mendengarkan saat barang jualannya dituding menggunakan bahan spons. 

Dari video viral yang dilihat pada Selasa (27/1/2026), tampak ada tiga orang di video tersebut, yakni Kakek Sudrajat, aparat TNI dan aparat Polri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasi video terkait es gabus itu diketahui berada di kawasan Jakarta Pusat. 

Dua aparat TNI-Polri tampak membakar dan memeras es gabus di video yang beredar. Mereka melakukan hal itu untuk membuktikan es gabus tersebut terbuat dari spons atau tidak. 

“Harap hati-hati bagi orang tua karena ini sudah direkayasa bukan bahan hunkwe lagi atau puding, tapi bahan spons ya Pak Babinsa. Nah, ini bisa dilihat ini bahannya spons. Kalau dibakar dia meleleh," ucap aparat berseragam Polri dikutip Rabu (27/1/2026).  

Setelah itu, aparat berseragam TNI ikut bicara dan menyodorkan es gabus ke mulut Kakek Sudrajat. 

"Makan nih, habisin ya, yang modar biar kamu jangan anak-anak ya," kata aparat berseragam TNI.

Di sisi lain, pedagang paruh baya itu tampak diam saja sambil mendengarkan penjelasan kedua aparat tersebut.  

Sementara itu, terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyebut es gabus yang dibuat Kakek Sudrajat layak konsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya. 

Hal ini diketahui usai Tim Dokpol Polda Metro Jaya memeriksa seluruh sampel es gabus, agar-agar dan cokelat meses. 

"Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya," katanya, Minggu (24/1/2026). 

Usai video es gabus ini viral, pihak TNI-Polri akhirnya angkat bicara. 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Ikhwan Mulyadi mengakui pihaknya terlalu cepat mengambil kesimpulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol maupun Labfor Polri," katanya, Selasa (27/1/2026). 

Akhirnya mereka meminta maaf kepada Kakek Sudrajat. Pihak TNI-Polri memastikan tidak ada maksud untuk merugikan usahanya atau mencemarkan nama baik pedagang es gabus tersebut. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Tes Medis di Ajax Amsterdam Diungkap Media Belanda

Jadwal Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Tes Medis di Ajax Amsterdam Diungkap Media Belanda

Media Belanda mengungkap jadwal Maarten Paes untuk melangsungkan tes medis di Ajax Amsterdam. Kiper Timnas Indonesia itu akan segera ditebus dari FC Dallas.
Tuduhan Es Gabus dari Spons Tak Terbukti, Polda Metro Klaim Tak Ada Niatan Matikan Usaha: Tujuannya Edukasi

Tuduhan Es Gabus dari Spons Tak Terbukti, Polda Metro Klaim Tak Ada Niatan Matikan Usaha: Tujuannya Edukasi

Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila tindakan personel Bhabinkamtibmas tersebut menimbulkan persepsi yang kurang tepat di ruang publik.
Ada Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Pelantikan Disebut-sebut akan Dilakukan Siang Ini 28 Januari 2026

Ada Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Pelantikan Disebut-sebut akan Dilakukan Siang Ini 28 Januari 2026

Isu reshuffle Kabinet Merah Putih santer dibicarakan. Kabarnya pelantikan akan dilakukan siang ini, Rabu (28/1/2026).
Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu

Menangis Tersedu-sedu, Ressa Rizky Hanya Ingin Pengakuan Dari Denada: Pengen Panggil Ibu

Sambil menangis tersedu-sedu, Ressa Rizky hanya ingin pengakuan dari Denada, ia ingin memanggil Denada sebagai ibu.
Tol Kutepat Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumatra Utara, 599 Ribu Kendaraan Melintas Saat Nataru

Tol Kutepat Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumatra Utara, 599 Ribu Kendaraan Melintas Saat Nataru

Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita, Dindin Solakhuddin, menyampaikan bahwa Tol Kutepat tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga berperan sebagai penggerak utama roda perekonomian di Sumatra Utara.
Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional 2026, dengan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di KM 13 Ruas Tol Medan–Binjai, Senin (26/1/2026). Pada kegiatan ini, MBT menanam 100 bibit pohon, yang didominasi jenis ketapang kencana, serta sejumlah tanaman bunga hias.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

Media Belanda menganalisis keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut Maarten Paes. Salah satu alasannya adalah Jordi Cruyff, yang juga bekerja untuk Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT