News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokasi Longsor Cisarua Akan Disulap Menteri Pertanian Jadi Perkebunan

Pemerintah pusat akan merubah lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menjadi perkebunan.
Rabu, 28 Januari 2026 - 17:59 WIB
Lokasi Longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat akan merubah lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat menjadi perkebunan.

Hal itu diungkap langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat berkunjung ke lokasi terdampak longsor Cisarua pada Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Pertanian menegaskan jika anggaran untuk penataan ulang lahan tersebut sudah tersedia.

Pemerintah pusat hanya tinggal menunggu masukan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada doorstep di Batam, Kepri, Senin (19/1/2026)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada doorstep di Batam, Kepri, Senin (19/1/2026)
Sumber :
  • ANTARA

"Anggaran sudah tersedia. Kami tinggal menunggu usulan dari Pak Bupati dan Pak Gubernur. Begitu masuk, kami langsung bergerak," ujar Amran.

Longsor tersebut menimbun tiga kampung di Desa Pasirlangu yang merupakan area komoditas hortikultura.

Menurutnya, peralihan perkebunan dapat nantinya dapat membantu menahan tanah.

"Kawasan yang sekarang ditanami hortikultura akan kami tata ulang. Tanaman perkebunan akarnya lebih dalam sehingga bisa menahan tanah," katanya.

Lebih lanjut, Amran mengatakan penataan perkebunan nantinya mencakup kelapa, kopi, dan alpukat, yang diketahui memiliki system perakaran yang kuat dan dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kontur lahan di lokasi longsor memiliki kemiringan 20-45 derajat, sehingga Amran menilai berisiko tinggi memicu erosi dan longsor jika tetap ditanami hortikultura.

"Penanaman hortikultura di lereng dengan kemiringan 20 hingga 45 derajat sangat berisiko memicu erosi dan longsor," pungkasnya. (muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

Komisi VIII DPR RI usul perubahan pendekatan dalam pembiayaan kebencanaan yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada anggaran negara setelah bencana terjadi.
Tak Tahan Lagi, Boiyen Langsung Gugat Cerai Rully setelah 2 Bulan Menikah, Begini Fakta-faktanya!

Tak Tahan Lagi, Boiyen Langsung Gugat Cerai Rully setelah 2 Bulan Menikah, Begini Fakta-faktanya!

Belum genap 3 bulan membangun mahligai rumah tangga, Boiyen resmi menggugat cerai suaminya, Rully Anggi Akbar, di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Tangerang.
Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru Dua Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Suami di Tengah Kasus Dugaan Penipuan

Baru dua bulan menikah, Boiyen resmi gugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar yang belakangan sedang terseret kasus dugaan penipuan investasi sejak 2023.
11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

11 RT di Jakarta Masih Terendam hingga Rabu Sore

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 11 RT masih terendam banjir hingga Rabu (28/1/2026) sore, pukul 17.00 WIB.
Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Persib Punya Kubu Eropa dan Latin, Bojan Hodak: Itu Hal Wajar

Kubu besar pun terlihat dengan berkumpulnya pemain asal Eropa, termasuk para pemain naturalisasi serta kubu latin dari pemain yang berasal dari Amerika Selatan.
Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya Siap Berlakukan Bea Keluar Batu Bara Januari 2026: Kalau Saya sih Berlaku Surut Aja

Purbaya menegaskan bea keluar batu bara merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat penerimaan negara sekaligus menata kembali pengelolaan sumber daya alam

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT