News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petugas Keamanan RSU Latersia Binjai Diduga Bersikap Arogan! Keluarga Pasien Diajak Adu Jotos

Gubernur Sumut, Bobby Nasution gencar meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ironisnya, kebijakan itu diduga dicoreng oknum petugas keamanan RSU Latersia
Selasa, 3 Februari 2026 - 17:08 WIB
Petugas Keamanan RSU Latersia Binjai Diduga Bersikap Arogan! Keluarga Pasien Diajak Adu Jotos
Sumber :
  • istimewa - VIVA

Binjai, tvOnenews.com - Orang nomor satu di Sumut, yakni Gubernur Sumut, Bobby Nasution gencar memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumatera Utara (Sumut). Ironisnya, kebijakan itu diduga dicoreng dengan oknum petugas keamanan RSU Latersia di Kota Binjai.

Pasalnya, petugas keamanan RSU Latersia diduga melakukan sikap arogan terhadap keluarga pasien hingga mengajak keluarga pasien adu jotos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden tidak menyenangkan ini dialami oleh seorang warga bernama Reza saat hendak menjemput mertuanya yang baru saja menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Latersia. 

Reza mengaku mendapatkan perlakuan kasar hingga ancaman fisik dari dua oknum petugas keamanan (Satpam) di rumah sakit tersebut pada Senin (2/2/2026) pagi.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, Reza tiba di RSU Latersia menggunakan mobil dengan tujuan menjemput bapak mertuanya yang sudah diizinkan pulang. 

Setibanya di lokasi, ia memarkirkan kendaraan dan turun untuk memanggil anggota keluarganya di dalam rumah sakit.

Namun, saat baru turun dari mobil, dua orang oknum Satpam menghampirinya. Salah satu Satpam yang berperawakan gempal menunjuk ke arah mobil Reza dengan nada bertanya.

"Saya jawab pelan, 'Bentar, pasien (sedang jemput pasien)'," ujar Reza menceritakan awal mula ketegangan tersebut.

Bukannya memberikan pelayanan yang humanis, oknum Satpam tersebut justru merespons dengan kata-kata kasar dan nada bicara yang arogan. Situasi semakin memanas ketika Reza mempertanyakan sikap arogan petugas tersebut.

Kedua oknum Satpam itu diduga langsung melontarkan ancaman kepada korban. "Kau jangan sok jago, habis kau nanti, capek kau nanti," ucap Reza menirukan ancaman petugas tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puncak ketegangan terjadi saat Satpam berbadan gempal tersebut membuka pakaian dinasnya dan menantang Reza untuk beradu fisik secara langsung. Ia bahkan dilaporkan mendorong korban dengan keras menggunakan badannya sembari berteriak, "Sini kau, main kita!"

Beruntung, aksi anarkis tersebut tidak berlanjut lebih jauh setelah abang ipar korban segera melerai pertikaian. Meskipun pihak keluarga telah menjelaskan bahwa kedatangan mereka hanya untuk menjemput orang tua yang sedang sakit, oknum petugas tersebut tampak tetap emosional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral