Muhammadiyah Tegaskan Dukungan ke Prabowo: Ormas Islam Solid Dukung RI Masuk Board of Peace Gaza
- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Muhammadiyah menegaskan bahwa pihaknya mendukung kebijakan luar negeri Presiden Prabowo Subianto untuk bergabung dengan Board of Peace (BoP) besutan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memastikan seluruh ormas Islam sepakat mendukung keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace untuk Gaza.
Diketahui, hari ini, Selasa (3/2/2026) Prabowo mengundung ormas Islam di Indonesia untuk memberikan penjelasan soal bergabungnya Indonesia dengan Board of Peace.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menegaskan pertemuan antara Presiden Prabowo dan para pimpinan ormas Islam berlangsung kondusif tanpa perbedaan pandangan yang mengemuka.
“Enggak, tadi kondusif kok. Dan mungkin karena selama ini ada perbedaan karena mungkin sebagaiannya tidak menerima informasi secara utuh,” kata Abdul Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo memaparkan secara lengkap latar belakang kebijakan Indonesia, mulai dari dinamika global hingga kondisi terkini di Palestina, termasuk peran konkret yang telah dan akan diambil Indonesia.
“Setelah Pak Presiden menyampaikan secara utuh mulai dari penjelasan umum, situasi global, kemudian situasi di Palestina dan apa yang telah dilakukan Indonesia dan komitmen Indonesia, termasuk kaitannya dengan BoP itu alhamdulillah semua ormas Islam sangat mendukung langkah politik pemerintah Indonesia untuk terlibat dalam BoP,” ujarnya.
Abdul Mu’ti menegaskan, sikap PP Muhammadiyah sejalan dengan ormas-ormas Islam lainnya yang hadir dalam pertemuan tersebut.
“Ya sama dengan ormas yang lain juga,” ucapnya singkat saat ditanya posisi resmi Muhammadiyah.
Ia juga memastikan Muhammadiyah memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah terkait BoP, tanpa catatan penolakan.
“Kami sangat memahami dan mendukung langkah-langkah pemerintah terkait dengan BoP ini,” tegas Abdul Mu’ti.
Sebelumnya, Istana Kepresidenan merespons munculnya perbedaan pandangan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam terkait keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian untuk Gaza.
Pemerintah menegaskan, perbedaan tersebut bukan bentuk resistensi, melainkan persoalan informasi yang belum tersampaikan secara utuh.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan keputusan Presiden Prabowo Subianto masuk ke Board of Peace dilandasi berbagai pertimbangan strategis yang hingga kini belum sepenuhnya dipahami semua pihak.
Load more