News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Rabu, 4 Februari 2026 - 01:37 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyoroti tragedi siswa SD, YBS (10), ditemukan tewas gantung diri diduga akibat tidak mampu membeli buku dan pena seharga kurang Rp10.000.

Gus Ipul menyampaikan duka cita dan rasa prihatinnya terhadap siswa kelas IV SD itu yang mengakhiri hidupnya secara tragis di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Ipul mengatakan, tragedi menimpa siswa SD itu menjadi tamparan keras, khususnya atensi penting untuk pemerintah.

"Kami prihatin, turut berduka. Tentu, ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, tentu bersama pemerintah daerah," ujar Gus Ipul di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Gebrakan Mensos usai Insiden Pilu Siswa SD Bunuh Diri di NTT

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Ia menjelaskan, tragedi tersebut tidak boleh terulang lagi. Mensos membuat gebrakan agar ada pendampingan yang harus diperkuat bersama terutama oleh pemerintah.

"Kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita. Ya, kita mengharapkan agar tidak ada lagi (keluarga miskin dan miskin ekstrem) yang tidak terdata," jelasnya.

Ia mengatakan, harus ada penguatan basis data dari Kementerian Sosial (Kemensos). Hal tersebut menjadi bagian penting dilakukan bersama ke depannya.

"Ini hal yang sangat penting. Saya kira kembali kepada data. Bagaimana data ini kita bisa menyaksikan sebaik mungkin," terangnya.

Menurutnya, penguatan dan pembangunan data keluarga agar seluruh keluarga, khususnya dari golongan masyarakat miskin (desil-1) atau miskin ekstrem (desil-2) dapat dijangkau dengan baik.

Ia berpendapat banyak keluarga kurang mampu yang menjerit, namun belum bisa tersampaikan dengan baik. Maka dari itu, pendataan seluruh keluarga diharapkan sebagai salah satu solusinya.

"Kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi, dan memerlukan pemberdayaan," paparnya.

Pria berusia 61 tahun ini prihatin adanya kejadian tersebut. Walau sepele, tetapi menjadi tamparan untuk masyarakat Indonesia khususnya pemerintah agar semakin memperhatikan kondisi perekonomian terutama bagi warga yang kurang mampu.

"(Insiden) ini sungguh-sungguh menjadi keprihatinan kita bersama," ucapnya.

Tragedi Pilu Anak SD Bunuh Diri di NTT Viral

Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Sumber :
  • Istimewa

Sebelumnya, kabar YBS ditemukan meninggal dunia secara tragis mengguncang publik. Gambar sepucuk surat wasiat yang ditulis korban viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang beredar, korban merupakan siswa kelas IV SD di salah satu sekolah di Kabupaten Ngada, NTT. Ia hidup bersama neneknya yang berusia 80 tahun.

Korban ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri. YBS tewas tergantung seutas tali di sebuah dahan pohon cengkih terletak di sebuah pondok bersama neneknya.

Dalam hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan salah satu barang bukti berupa sepucuk surat wasiat. Isi tulisannya meliputi kekecewaan anak SD tersebut kepada ibunya, MGT (47).

Dugaan penyebab anak SD tersebut mengakhiri hidupnya tercatat dalam salah satu baris di surat wasiat tersebut yang diperuntukkan kepada sang ibu dengan bahasa Bajawa. Berikut isinya yang pilu:

Kertas Tii Mama Reti (Surat untuk mama Reti)

Mama Galo Zee (Mama pelit sekali)

Mama molo Ja'o Galo mata Mae Rita ee Mama (Mama baik sudah. Kalau saya meninggal mama jangan menangis)

Mama jao Galo Mata Mae woe Rita ne'e gae ngao ee (Mama saya meninggal, jangan menangis juga jangan cari saya ee)

Molo Mama (Selamat tinggal mama)

Korban juga menggambar seseorang diduga dirinya yang sedang menangis. Hal ini mengarahkan adanya dugaan korban telah putus asa akibat tidak diberi uang oleh ibunya untuk membeli buku dan pena seharga kurang dari Rp10 ribu.

Berdasarkan kesaksian dari sejumlah saksi, MGT selaku ibu korban merupakan seorang janda lima anak. Ia berasal dari golongan masyarakat miskin.

MGT tidak memberikan uang karena terbentur ekonomi. Untuk memperoleh Rp10 ribu, baginya bukanlah yang mudah hanya mengandalkan pekerjaan sebagai petani dan buruh serabutan.

Apalagi ibu korban harus menafkahi lima anaknya. Karena tidak mampu, YBS terpaksa diasuh oleh neneknya dan tinggal di sebuah pondok.

MGT mengakhiri hidupnya di sebuah pondok di mana ia tinggal bersama neneknya. Ia pun ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon cengkih pada akhir Januari 2026.

Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus R Pissort mengatakan, dari hasil olah TKP, surat wasiat sekaligus perpisahan itu ditulis oleh korban. Hal tersebut diduga terjadi sebelum bunuh diri.

"Surat itu betul, petugas turun ke TKP temukan surat itu, anak itu yang tulis," ujar Benediktus saat dihubungi, Selasa, 3 Februari 2026.

Terkait dugaan penyebab korban kecewa terhadap ibunya, Benediktus menegaskan, polisi belum memastikan motif tersebut karena masih melakukan pendalaman secara hati-hati dalam proses penyelidikan.

"Masih pendalaman," tegasnya.

Sementara, polisi telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan di tengah proses penyelidikan yang masih berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(ant/hap)

TRIGGER WARNING BUNUH DIRI: Informasi tragedi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video Kades di Pasuruan Berduaan dengan Istri Orang, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Larangan Selingkuh

Viral Video Kades di Pasuruan Berduaan dengan Istri Orang, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Larangan Selingkuh

Pria berinisial AGS (31) meminta didampingi oleh Ketua RT setempat untuk mendatangi kamar kos. Tempat yang jadi tempat berduaan Kades dengan istri orang viral.
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Febrie Adriansyah Bantah Soal Pemerasan Hingga Kepemilikan IUP Tambang

Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Febrie Adriansyah Bantah Soal Pemerasan Hingga Kepemilikan IUP Tambang

Febrie tiba di Kejari Jakarta Selatan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna pink dan dalam kondisi tangan diborgol.
Usai Ketemu Prabowo, TVS Siap Ekspansi Investasi Motor Listrik dan Etanol

Usai Ketemu Prabowo, TVS Siap Ekspansi Investasi Motor Listrik dan Etanol

Rencana tersebut mencakup pengembangan motor listrik dan sepeda motor berbahan bakar etanol. Hal ini dibahas saat jajaran pimpinan TVS,
Pria di Muara Angke Ditangkap Usai Cabuli Bocah Laki-laki, Polisi: Sudah Dua Kali Beraksi

Pria di Muara Angke Ditangkap Usai Cabuli Bocah Laki-laki, Polisi: Sudah Dua Kali Beraksi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A.A. Ngurah Made Pandu Prabawa mengatakan, pelaku telah melancarkan aksinya sebanyak dua kali terhadap korban.
Sudah Datangkan Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Masih Dibayangi Keresahan Ini Jelang V-League

Sudah Datangkan Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Masih Dibayangi Keresahan Ini Jelang V-League

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League musim baru dengan kekuatan Megawati Hangestri, tetapi pelatih Kang Sung-hyung masih menyimpan sejumlah resah.
Media Internasional Puji Transformasi BUMN, Sebut Pemimpin Barat Harus Belajar dari Prabowo

Media Internasional Puji Transformasi BUMN, Sebut Pemimpin Barat Harus Belajar dari Prabowo

Media internasional The Telegraph menyoroti kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia.

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Polsek Mampang Bongkar Kendali Peredaran Narkoba dari Lapas

Unit Reskrim Polsek Mampang Prapatan menangkap seorang pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu yang diduga dikendalikan oleh seseorang yang berada di lembaga pemasyarakatan (lapas).
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Viral, Begini Kronologi Lengkap Kades H di Pasuruan Digrebek Warga Berduaan sama Wanita di Kamar Kos

Viral, Begini Kronologi Lengkap Kades H di Pasuruan Digrebek Warga Berduaan sama Wanita di Kamar Kos

Viral di media sosial (Medsos) dengan video Kades di Pasuruan digrebek warga. Peristiwa ini pun masih di dalami pihak Kepolisian.
Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Masih Ingat Istri Joni Iskandar? Dulu Keberatan Suaminya Ditembak Polisi, Kini Ditangkap Imbas Edarkan Narkoba

Apriliani Niken Pratiwi, istri Joni Iskandar, residivis curanmor & narkotika yang pernah protes suami ditembak polisi kini ditangkap akibat peredaran narkoba.
Selengkapnya

Viral