News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak SD yang Bunuh Diri di NTT Kerap Tak Bawa Bekal ke Sekolah, Kepala Dinas Pendidikan Ungkap Sekolah Belum Terima MBG

Aksi bunuh diri yang dilakukan anak SD berinisial YBR (10) di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tamparan bagi masyarakat Indonesia.
Rabu, 4 Februari 2026 - 21:42 WIB
Anak SD bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT)
Sumber :
  • tim tvOne - Kabar Siang

tvOnenews.com - Aksi bunuh diri yang dilakukan seorang anak SD berinisial YBR (10) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjadi tamparan bersama bagi masyarakat Indonesia.

Dimana seorang anak SD yang memutuskan bunuh diri akibat tidak mampu membeli alat tulis berupa buku dan pena seharga Rp10 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

YBR ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah pohon cengkeh pada Kamis (29/1/2026) dengan meninggalkan sepucuk surat untuk ibunya.

Kini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Elisius Kletus Watungadha membeberkan sosok dan kehidupan sehari-hari YBS semasa hidupnya.

Dalam program Kabar Siang, tvOne, Elisius Kletus menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, YBS dikenal sebagai anak yang ramah, ceria serta mudah berbaur dengan lingkungan sekitar.

Pihaknya juga mengatakan kondisi ekonomi keluarga membuat YBS jarang membawa bekal ke sekolah. 

Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Isi surat wasiat ditulis anak SD yang bunuh diri di Ngada, NTT
Sumber :
  • Istimewa

Meski begitu, YBS kerap mendapat bantuan dari teman-temannya serta guru di sekolah yang dengan tulus berbagi makanan dengannya.

“Dalam kesehariannya di sekolah jarang membawa bekal. Kalaupun membawa bekal, bekalnya dalam bentuk ubi-ubian,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada, Elisius Kletus Watungadha pada program acara Kabar Siang, tvOne, Rabu (4/2/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngada juga menjelaskan di sekolah tempat YBS belajar belum mendapatkan bantuan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kebetulan program MBG belum masuk ke sekolah ini. Teman-teman sekolahnya bapak ibu guru sering membagi bekal-bekal mereka kepada anak ini,” sambungnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, ia menetap di sebuah gubuk sederhana yang terletak di kebun bersama sang nenek. Sementara anak berusia 10 tahun tersebut tidak tinggal dengan ibunya.

Demi membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, ia juga sering berjualan sayur dan kayu kepada warga di sekitar tempat tinggalnya.

“Saat saya ketemu dengan masyarakat sekitar, bagaimana keseharian anak ini (YB) di luar jam sekolah karena anak ini tidak tinggal bersama ibu kandungnya. Anak ini tinggal bersama neneknya yang ada di kebun dengan rumah pondok, semacam gubuk yang berada di kebun,” jelasnya.

“Untuk bisa memenuhi kehidupan keseharian, selain pertanian anak ini suka menjual bahan-bahan hasil pertanian termasuk sayur-sayuran dan kayu-kayu kepada masyarakat sekitar untuk membantu membiayai kehidupan mereka sehari-hari,” lanjutnya menjelaskan.

Dalam surat wasiat yang ditemukan oleh polisi, menggambarkan dugaan penyebab YBS bunuh diri karena kecewa pada ibunya. Ia juga menyematkan sebuah gambar seseorang sedang menangis.

Dugaan penyebab kuat lainnya siswa kelas IV SD itu karena putus asa. Terutama kondisi yang dialami tidak kunjung mendapat uang untuk membeli buku dan pena dari ibunya, MGT (47).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MGT tidak memenuhi permintaan tersebut karena faktor ekonomi keluarga yang saat itu tidak punya uang.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral