GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Ungkap Alasan Keluarga Siswa SD Bunuh Diri di NTT Tak Terima Bansos

Ia menegaskan persoalan tersebut seharusnya bisa segera diselesaikan karena hanya menyangkut kelengkapan administrasi.
Kamis, 5 Februari 2026 - 10:49 WIB
Gubernur NTT, Melki Laka Lena
Sumber :
  • Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Jakarta, tvOnenews.com – Fakta baru terungkap dalam kasus siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan bahwa keluarga korban ternyata tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos) pemerintah.

Kondisi administrasi kependudukan disebut menjadi salah satu penyebab orang tua korban tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah daerah pun diminta segera melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini saya tahu ternyata data kependudukannya tidak ditopang. Dia pindah dari Nagekeo ke Jerebuu ternyata adminduk dia belum diamankan,” kata Melki, dikutip Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan persoalan tersebut seharusnya bisa segera diselesaikan karena hanya menyangkut kelengkapan administrasi.

“Inikan cuman soal kertas selembar. Segera bereskan, yang begini-begini kan seharusnya tidak terjadi,” tambah dia.

Meski demikian, Melki mengaku tidak ingin menyalahkan pihak mana pun atas tidak diterimanya bantuan oleh keluarga korban. Ia lebih menekankan pentingnya pembenahan sistem pendataan agar tepat sasaran.

Melki berharap tragedi serupa tidak kembali terjadi. Ia menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memastikan pendataan keluarga miskin dilakukan secara menyeluruh dan akurat, sehingga warga yang berhak benar-benar menerima bantuan sosial.

Selain itu, pemerintah daerah disebut telah berdiskusi untuk memberikan perhatian khusus kepada keluarga korban, termasuk rencana pembangunan rumah layak huni dan bantuan material lainnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada dengan cara gantung diri di pohon cengkeh. Bocah tersebut meninggalkan sepucuk surat untuk ibundanya yang berinisial MGT (47).

Dalam surat yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, korban menuliskan:

“Surat buat Mama *
Mama saya pergi dulu
Mama relakan saya pergi
Jangan menangis ya Mama
Tidak perlu Mama menangis dan mencari, atau mencari saya
Selamat tinggal Mama”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, korban tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu, yang merupakan orang tua tunggal, bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima orang anak, termasuk korban yang telah meninggal dunia.

Kasus ini menjadi perhatian publik dan mendorong evaluasi terhadap sistem pendataan bantuan sosial serta perlindungan terhadap keluarga rentan di Nusa Tenggara Timur. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Kalah Langkah, Kini Liverpool Terdepan untuk Amankan Bintang Rp800 Miliar Milik Dortmund Musim Panas Nanti

AC Milan Kalah Langkah, Kini Liverpool Terdepan untuk Amankan Bintang Rp800 Miliar Milik Dortmund Musim Panas Nanti

Klub Liga Italia, AC Milan, semakin aktif bergerak jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026 dengan menargetkan sejumlah pemain potensial dari Eropa.
Presiden Prabowo Sindir Kaum Elite di Jakarta Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Presiden Prabowo Sindir Kaum Elite di Jakarta Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pesisir

Presiden Prabowo Subianto menyindir sikap abai sebagian orang pintar alias kalangan elite di ibu kota Jakarta terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal ini
Media Vietnam Sampai Heran, Timnas Indonesia U-17 Ternyata Bisa Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Media Vietnam Sampai Heran, Timnas Indonesia U-17 Ternyata Bisa Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Media Vietnam dibuat heran melihat Timnas Indonesia U-17 berpeluang lolos ke Piala Dunia U-17 tiga kali beruntun. Begini katanya.
Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Kurniawan Dwi Yulianto Bongkar Kekuatan Qatar, Timnas Indonesia U-17 Diminta Waspada: Cara Bermain Mereka Kurang Lebih Seperti China!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bahkan secara khusus menyoroti kecepatan pemain-pemain Qatar, terutama di sektor sayap dan lini depan
Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Marc Marquez Jatuh di Lap Terakhir! Jorge Martin Bawa Aprilia Berjaya di Le Mans

Hasil sprint race MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada hari Sabtu 9 Mei malam WIB di mana Marc Marquez lagi-lagi menelan pil pahit.
Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Penjelasan Kubu Ahmad Dedi Usai Diperiksa KPK: Sebagai Saksi Bukan Tersangka

Eks Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda, Ahmad Dedi berlari dari awak media usai diperiksa sebagai sebagai saksi oleh KPK pada Jumat (8/5/2026).

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Malam Ini Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Cetak Rekor Baru: Hat-trick Lolos Piala Dunia

Asa Timnas Indonesia U-17 untuk kembali menggetarkan panggung dunia kini terbuka lebar. Skuad Garuda Muda memiliki kesempatan emas untuk lolos ke Piala Dunia ..
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Selengkapnya

Viral