News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

70 Anak Terpapar Konten Kekerasan TCC, DPR Nilai Negara Gagal Lindungi Anak di Ruang Digital

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyoroti fakta bahwa ada 70 anak terpapar konten kekerasan melalui komunitas True Crime Community (TCC).
Kamis, 5 Februari 2026 - 16:50 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyoroti fakta bahwa ada 70 anak di berbagai daerah terpapar konten kekerasan melalui komunitas daring True Crime Community (TCC).

Menurut Singgih, fenomena ini membuktikan lemahnya perlindungan anak di ruang digital, sehingga membuka celah serius bagi anak-anak di bawah umur terpapar konten kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk kasus pelemparan bom molotov oleh seorang siswa SMP di Kalimantan Barat yang disebut memiliki keterkaitan komunitas dengan pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta.

“Kasus 70 anak yang terpapar TCC ini bukan persoalan biasa. Ini menunjukkan rapuhnya perlindungan anak kita di ruang digital,” tegas Singgih, Kamis (5/2/2026).

Ia menilai anak-anak menjadi kelompok paling rentan akibat minimnya kontrol terhadap konten kekerasan yang beredar bebas di platform digital.

Paparan tersebut, kata Singgih, tidak berhenti pada konsumsi konten, tetapi telah memengaruhi cara berpikir hingga mendorong tindakan kekerasan nyata.

“Anak-anak berada pada fase perkembangan psikologis yang sangat mudah terpengaruh, sehingga paparan konten kekerasan berpotensi membentuk pola pikir dan perilaku yang menyimpang,” ujarnya.

Singgih juga menyoroti peran orang tua yang dinilai belum sepenuhnya hadir dalam kehidupan digital anak.

Ia menegaskan, pembiaran terhadap aktivitas daring anak sama dengan membiarkan mereka menghadapi risiko tanpa perlindungan.

“Orang tua harus hadir secara utuh, bukan hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga mendampingi. Mengetahui apa yang ditonton anak, dengan siapa mereka berinteraksi di media sosial, dan apa yang mereka diskusikan di ruang digital adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” katanya.

Di sisi lain, Singgih menyebut sekolah belum menjalankan fungsi pencegahan secara optimal. Sekolah diminta tidak menutup mata terhadap perubahan perilaku siswa yang mengarah pada kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekolah harus mampu mendeteksi gejala dini perubahan perilaku anak, memperkuat pendidikan karakter, serta membangun literasi digital yang sehat. Guru dan konselor perlu dibekali kemampuan untuk membaca tanda-tanda anak yang mulai terpapar konten berbahaya,” jelasnya.

Lebih jauh, Singgih menegaskan negara tidak boleh hanya bereaksi setelah kekerasan terjadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

Sambut Imlek, KAI Daop 8 Hias Stasiun Gubeng dengan Barongsai dan Lampion

PT KAI Daop 8 Surabaya menghias tiga stasiun besar di wilayahnya dengan ornamen maupun pernik khas Imlek.
Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Pemain Ratchaburi FC Minta Suporter Beri Tekanan pada Persib Bandung

Tampil di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026, Ratchaburi FC akan lebih dahulu menjadi tuan rumah untuk Persib Bandung. Kedua tim akan bertemu di Stadion Ratchaburi, Thailand, pada Rabu (10/2/2026).
Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Sumatera Utara Berpeluang Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19 2026

Indonesia telah dipastikan menjadi tuan rumah untuk kedua turnamen tersebut. Piala AFF U-17 dijadwalkan berlangsung pada 11–23 April 2026, sementara Piala AFF U-19 akan digelar pada 1–14 Juni 2026. Namun hingga kini, penetapan daerah penyelenggara masih dalam tahap pembahasan.
Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Usai Dituntut 12 Tahun, Tujuh Terdakwa Penganiayaan Anak Diduga Klitih di Mlati Sleman Divonis Beragam

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman akhirnya menjatuhkan vonis beragam bagi tujuh terdakwa dalam kasus penganiayaan terhadap dua orang anak yang diduga terkait aksi klitih di wilayah Mlati. 
Baru Saja Raih Gelar Juara Dunia Formula 1 Pertamanya, Lando Norris Akui Tak Merasakan Perubahan jelang F1 2026

Baru Saja Raih Gelar Juara Dunia Formula 1 Pertamanya, Lando Norris Akui Tak Merasakan Perubahan jelang F1 2026

Pembalap asal Inggris, Lando Norris, menyambut F1 2026 tanpa euforia berlebihan meski baru merebut gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.
Pelatih Ratchaburi Minta Tim Tak Buat Kesalahan Demi Amankan Poin Penuh dari Persib

Pelatih Ratchaburi Minta Tim Tak Buat Kesalahan Demi Amankan Poin Penuh dari Persib

Pelatih kepala Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka memastikan timnya akan menyambut klub asal Indonesia tersebut. Dia pun meminta tim untuk tak membuat kesalahan demi mengamankan poin penuh dari Persib. 

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT