News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Gus Ipul Tidak Tahu Kenapa Bansos Ibu Siswa yang Bunuh Diri di NTT Terputus

Tragedi wafatnya siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga akibat tekanan ekonomi, memicu evaluasi besar-besaran di Kementerian Sosial. 
Kamis, 5 Februari 2026 - 20:45 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi wafatnya seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga akibat tekanan ekonomi, memicu evaluasi besar-besaran di tubuh Kementerian Sosial (Kemensos). 

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kejadian ini menjadi sinyal kuat untuk memperbaiki akurasi pendataan perlindungan sosial di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang akrab disapa Gus Ipul ini menyatakan bahwa setiap data kemiskinan harus diperlakukan dengan penuh rasa empati, bukan sekadar statistik di atas kertas.

"Ya, benar kita jujur saja, menjadi bahan evaluasi bersama. Jadi jangan sampai data ini dilihat sebagai angka tapi di dalamnya ada keadilan, ada rasa keadilan," ujar Gus Ipul saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan hasil asesmen tim Kemensos di lapangan, ditemukan adanya kejanggalan dalam alur distribusi bantuan untuk keluarga korban. 

Meski sang bocah tercatat sebagai penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan kakek-neneknya terdaftar dalam bantuan sosial reguler, bantuan tersebut diketahui tidak sampai secara kontinu kepada sang ibu.

Gus Ipul menyayangkan adanya pemutusan bantuan yang belum diketahui penyebab pastinya. 

"Saya tidak tahu mengapa sempat terputus," ujarnya.

Kesenjangan ini diduga terjadi karena masalah domisili. Korban selama ini tinggal bersama kakek dan neneknya, sementara sang ibu yang berjuang sendirian menghidupi lima anak bekerja sebagai buruh serabutan di tempat lain. 

Hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem pemutakhiran data bagi anak-anak yang tinggal di luar satuan keluarga inti penerima bantuan.

Sebagai respons cepat, Kementerian Sosial telah menyalurkan paket bantuan darurat senilai total Rp9 juta untuk keluarga almarhum. 

Bantuan tersebut mencakup santunan sosial sebesar Rp5 juta, dukungan nutrisi dan sembako senilai Rp1,5 juta, serta bantuan sandang sebesar Rp2,5 juta.

Tak hanya berhenti pada santunan, Kemensos juga berkomitmen menjamin masa depan saudara-saudara kandung korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Ipul memastikan mereka akan tetap mendapatkan akses pendidikan melalui program perlindungan sosial, termasuk melalui skema Sekolah Rakyat.

"Peristiwa di Ngada tersebut menegaskan pentingnya penguatan pendataan terpadu dan perluasan jangkauan program perlindungan anak, khususnya di daerah dengan tingkat kerentanan sosial ekonomi seperti Nusa Tenggara Timur, dan juga di daerah-daerah lainnya," ujar Gus Ipul.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral