Suhu Panas Capai 37 Derajat Celsius, BMKG Minta Warga Waspada dan Batasi Aktivitas Luar
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah daerah mewaspadai suhu panas maksimum harian yang mencapai 37 derajat Celsius.
Berdasarkan hasil pengamatan suhu udara tertinggi dalam 24 jam terakhir, suhu panas maksimum 37 derajat Celsius tercatat di wilayah pantauan Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani menyampaikan kondisi tersebut berdasarkan hasil pemantauan tim meteorologi BMKG pada Senin, 28 September 2026.
Selain suhu 37 derajat Celsius di Maros, BMKG juga mendeteksi suhu maksimum di kisaran 36,4 hingga 36,6 derajat Celsius di sejumlah wilayah.
Puncak suhu panas tersebut terpantau terjadi pada tengah hari sekitar pukul 12.00 waktu setempat.
Sejumlah Wilayah Terpantau Panas
Kondisi suhu panas maksimum tersebut terdeteksi di beberapa wilayah pantauan stasiun meteorologi dan klimatologi BMKG.
Wilayah yang mencatat suhu maksimum 36,4 hingga 36,6 derajat Celsius meliputi:
-
Berau, Kalimantan Timur, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kalimarau.
-
Barito Utara, Kalimantan Tengah, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Beringin Muara Teweh.
-
Kalimantan Selatan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Kalimantan Selatan.
-
Jawa Tengah, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Jawa Tengah.
-
Sumatera Selatan, berdasarkan pantauan Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan.
-
Majalengka, Jawa Barat, berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kertajati.
BMKG menyebut kondisi suhu panas tersebut masih berkaitan dengan tutupan awan yang minim serta posisi pergerakan semu matahari yang berada di atas wilayah khatulistiwa.
Meski suhu udara cukup tinggi, BMKG memastikan kondisi tersebut masih berada dalam kategori biasa. Kondisi ini juga tidak berdampak pada perubahan musim di Indonesia.
BMKG Imbau Warga Cukupi Kebutuhan Air
Untuk mengurangi dampak suhu panas, BMKG mengimbau masyarakat mengonsumsi air minum dalam jumlah yang cukup dan dilakukan secara teratur.
Asupan cairan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu mencegah terjadinya dehidrasi akibat paparan suhu panas.
Masyarakat juga diminta menggunakan perlindungan ketika harus beraktivitas di bawah terik matahari.
Perlindungan yang dapat digunakan antara lain topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas. Masyarakat juga dapat menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar matahari.
Load more