GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Diam, Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Akhirnya Ungkap Motif Pengeboman, Singgung Dendam hingga Perlakuan Teman

Polisi mengungkap, aksi ekstrem yang dilakukan seorang siswa berstatus anak berkonflik dengan hukum (ABH) berinisial F itu bukan terjadi tanpa sebab.
Jumat, 6 Februari 2026 - 08:36 WIB
SMAN 72 Jakarta.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.comPelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, akhirnya mengungkap motif di balik aksi pengeboman pada November 2025 itu.

Polisi mengungkap, aksi ekstrem yang dilakukan seorang siswa berstatus anak berkonflik dengan hukum (ABH) berinisial F itu bukan terjadi tanpa sebab. Hasil pendalaman penyidik mengungkap, pelaku menyimpan luka batin yang cukup lama akibat perlakuan lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa sakit hati itu perlahan berubah menjadi amarah, hingga akhirnya meledak dalam bentuk aksi kekerasan yang membahayakan banyak nyawa. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, mengatakan ABH mengaku merasa terasing dan dikucilkan oleh teman-temannya di sekolah.

“Berdasarkan keterangan Anak, motif yang disampaikan adalah rasa sakit hati terhadap lingkungan sekolah, khususnya perlakuan dari sejumlah teman yang dinilai sering mengucilkan,” ujar dia, Kamis, 5 Februari 2026.

Tak berhenti disitu, ABH juga mengungkap pengalaman pahit yang dialaminya sejak masih duduk di bangku SMP. Ia mengaku kerap menjadi sasaran ejekan yang menyentuh ranah personal.

“Anak menerangkan bahwa sejak SMP kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan yang merendahkan karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan, dan situasi serupa berlanjut saat SMA,” ujarnya.

Tekanan demi tekanan itu disebut membuat kondisi psikologis pelaku semakin rapuh. Polisi menyebut ejekan yang terus-menerus diterima ABH menyerang penampilan dan kondisi pribadinya.

“Perlakuan tersebut membuat Anak merasa marah dan tertekan karena serangan yang menyasar penampilan serta kondisi pribadinya. Atas dasar itu, Anak mengaku kemudian memutuskan untuk melakukan aksi pemboman di sekolah,” tutur dia.

Untuk diketahui, terdapat tujuh bom rakitan aktif yang dibawa F, pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Henik Maryanto menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan ledakan terjadi di dua titik, yakni area masjid sekolah serta bank sampah.

“TKP masjid sekolah ditemukan dua bekas ledakan bom rakitan beserta sejumlah barang bukti seperti serpihan plastik, dua crater atau kawah ledak yang kami temukan, paku, potongan tas, serta komponen elektronik seperti switching rocker," ujar Henik dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 11 November 2025.

Menurut Henik, bom di dalam masjid diduga diledakkan menggunakan pengendali jarak jauh atau remot. Dugaan itu diperkuat dari temuan perangkat elektronik dan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku membawa benda mirip remot.

“Dapat disimpulkan di TKP pertama, bom dikendalikan dengan remot dan ledakan menimbulkan efek overpressure serta pecahan paku yang menyebabkan banyak korban luka,” kata dia.

Henik menuturkan, lokasi bom selanjutnya, yakni di area taman baca dan bank sampah sekolah. Di taman baca, polisi menemukan satu bom dalam kemasan kaleng minuman bersoda dengan sumbu bakar sebagai pemicu.

Sementara di area bank sampah, ditemukan empat bom rakitan lain. Dua diantaranya meledak tidak sempurna, sementara dua sisanya masih aktif dan berhasil diamankan tim Gegana.

“Untuk dua bom yang meledak, hanya bagian tutup casing yang hancur, sementara pipa utamanya masih utuh,” kata Henik.

Menurutnya, bom-bom di area bank sampah menggunakan sumbu bakar sebagai inisiator. Diduga dua bom yang tidak meledak karena sumbunya belum sempat dipicu oleh pelaku.

Total ada tujuh bom di lokasi. Dua di masjid dan lima di area taman baca serta bank sampah. Dari jumlah itu, empat meledak dan tiga berhasil diamankan dalam kondisi aktif.

"Tiga bom aktif sudah kami amankan di Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Sebagai informasi, kejadian ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta saat melaksanakan shalat Jumat. Akibat kejadian ini, puluhan siswa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari Direktur Utama Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, dr. Pradono Handojo, sebagian besar korban mengalami gangguan pendengaran akibat tekanan ledakan yang cukup kuat.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Blak-blakan Sebut Hyundai Hillstate Sempat Kesampingkan Megawati Hangestri Demi Sahabatnya di Red Sparks

Media Korea Blak-blakan Sebut Hyundai Hillstate Sempat Kesampingkan Megawati Hangestri Demi Sahabatnya di Red Sparks

Megawati Hangestri kini resmi menjadi bagian dari Hyundai Hillstate dan diproyeksikan sebagai tumpuan baru lini serang. Ternyata klub itu sempat incar sahabatnya.
John Herdman Tak Beri Libur Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bakal Digembleng 20 Hari di Bali Jelang Piala AFF 2026

John Herdman Tak Beri Libur Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bakal Digembleng 20 Hari di Bali Jelang Piala AFF 2026

John Herdman menyiapkan TC 20 hari di Bali jelang Piala AFF 2026, pemain lokal Timnas Indonesia diminta kerja keras tanpa libur panjang demi Garuda siap tempur.
Belum Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Sudah Terancam Kehilangan Setengah Musim Bersama Hyundai Hillstate

Belum Injakkan Kaki di Korea, Megawati Hangestri Sudah Terancam Kehilangan Setengah Musim Bersama Hyundai Hillstate

Belum bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah terancam kehilangan banyak menit bermain di V-League. Ada apa? Simak selengkapnya di sini.
Resmi! Liverpool Depak Arne Slot setelah Dua Musim di Anfield

Resmi! Liverpool Depak Arne Slot setelah Dua Musim di Anfield

Arne Slot meninggalkan Liverpool meski sukses mempersembahkan gelar Liga Inggris, keputusan mengejutkan ini langsung jadi sorotan besar publik Anfield dunia.
APBN Saja Tak Akan Cukup Topang Ekonomi, DPR Ingatkan Jangan Hambat Swasta dengan Regulasi: Ini Mesin Pertumbuhan

APBN Saja Tak Akan Cukup Topang Ekonomi, DPR Ingatkan Jangan Hambat Swasta dengan Regulasi: Ini Mesin Pertumbuhan

Anggota DPR RI, Firman Soebagyo, mengingatkan bahwa negara maju tidak dibangun hanya dengan mengandalkan APBN saja, tapi dengan ekosistem swasta yang sehat.
Komentar Menohok Deretan Parpol Terkait Sikap Jokowi Bakal Blusukan ke Daerah

Komentar Menohok Deretan Parpol Terkait Sikap Jokowi Bakal Blusukan ke Daerah

Sikap mantan Presiden ke-7 RI Jokowi dikomentari sejumlah partai politik tanah air. Diketahui, Jokowi bakal blusukan ke sejumlah daerah mulai juni 2026, seperti

Trending

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Resmi! Persib Kena Sanksi Berat FIFA Usai Juara Super League, Maung Bandung Tak Bisa Lakukan Transfer Musim Depan

Kabar mengejutkan datang dari Persib di tengah suasana perayaan gelar juara Super League musim 2025/2026. Maung Bandung malah resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA.
PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

PDIP Komentari Rencana Jokowi Blusukan ke Daerah: Supaya Masyarakat Yakin, Tunjukkan Ijazah Aslinya

Ketua DPP PDIP Djarot Djarot Saiful Hidayat berkomentar terkait rencana mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke sejumlah daerah, pada Sabtu.
Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Mitchell Baker dan Luke Vickery Hadir di TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Fix Dinaturalisasi buat Bela Garuda?

Sejumlah wajah baru terpantau hadir dalam sesi latihan Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026. Termasuk diaspora Mitchell Baker hingga Luke Vickery.
Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib Disanksi FIFA, Ini Langkah yang Harus Dilakukan Maung Bandung agar Lolos dari Hukuman Transfer Ban Musim Depan

Persib hadapi situasi sulit setelah FIFA menjatuhkan sanksi larangan transfer kepada klub berjuluk Maung Bandung itu. Manajemen kini dituntut bergerak cepat.
Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Kode Keras untuk Klub-klub Super League? Begini Kata Shin Tae-yong Setelah Ditanya tentang Masa Depannya

Secara tidak langsung, eks Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjawab rumor ketertarikan klub Super League ketika ditanya orang Korea mengenai karier melatihnya.
Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Sosok dan Kronologi Heru 'Jejak Si Gundul' Kena Bisa Ular Kobra: 18 Jam Tidak Bisa Melihat

Akibat insiden itu, mata Heru Gundul mengalami kemerahan dan bengkak. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa membuka mata selama 18 jam. 
Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Calo SPMB Bakal Dijerat Pidana, KPK Keluarkan Surat Edaran Soal Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 25 Mei 2026.
Selengkapnya

Viral