Asal Mula Nama Virus Nipah Menurut Pakar: Bukan dari Bahasa India, tapi Bahasa Melayu
- Rawpixel.com
Jakarta, tvOnenews.com - Virus nipah merupakan hal yang diperbincangkan masyarakat akhir-akhir ini. Ternyata ada asal mulanya kenapa virus ini dinamakan virus nipah.
Adjunct Professor Griffith University Prof. Tjandra Yoga Aditama menceritakan asal mula nama virus nipah.
Seperti yang diketahui, kasus ini ada di India. Namun, nama virus nipah sebenarnya bukan dari bahasa India, melainkan bahasa Melayu.
“Kita dan dunia mengikuti dengan waspada perkembangan penyakit akibat virus nipah yang saat ini kasusnya ada di India. Tentu nama virus ini, nipah, bukanlah bahasa India. Ini adalah bahasa Melayu yang kita kenal bersama,” terang dia, Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologinya, Tjandra memaparkan klaster kumpulan kasus pertama virus tersebut bermula pada akhir September 1998 di dekat Kota Ipoh, Perak, Malaysia.
Setelah itu, klaster kumpulan kasus kedua terjadi dekat Kota Sikamat, Negeri Sembilan, Malaysia pada Desember 1998 dan Januari 1999.
Pada waktu klaster pertama dan kedua ini, sambung Tjandra, penyakitnya belum dikenal.
Awalnya penyakit ini diduga sebagai sebagai penyakit Japanese Encephalitis (JE) karena pasiennya mengalami radang otak atau ensefalitis.
Kemudian, penyakit ini juga tadinya diduga sebagai penyakit hendra.
Ini sesuai tulisan di jurnal ilmiah Morbidity Mortality Weekly Report (MMWR) berjudul Outbreak of Hendra-Like Virus—Malaysia and Singapore, 1998–1999 yang terbit pada April 1999.
Klaster ketiga kasus ini pun terjadi. Saat itu, kasus menjadi wabah yang paling besar di Kampung Sungai Nipah, Bukit Pelandok, Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia pada Desember 1998.
Tjandra menjelaskan saat itu Kampung Sungai Nipah terkena lockdown oleh pemerintah setempat.
Dari data di Kampung Sungai Nipah inilah kemudian dilakukan penelitian mendalam.
Hingga pada kesimpulannya, penyakit baru tersebut disebabkan oleh virus baru yang diberi nama virus nipah.
“Buku Nipah Virus Infection terbitan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008 juga menyebutkan bahwa penamaan virus ini menunjukkan pada desa di Malaysia di mana virus ini resmi ditemukan,” jelasnya.
Seperti yang telah dipaparkan, Tjandra menyebut awal mulanya penyakit ini diduga Japanese Encephalitis (JE) karena pasiennya mengalami radang otak atau ensefalitis.
Lalu, penyakit ini juga diduga penyakit hendra karena gejalanya mirip dan asal usul virusnya berdekatan.
Akhirnya virus nipah dengan virus hendra membentuk gen virus baru yang diberi nama henipavirus—dari hendra + nipah—yang termasuk dalam familia virus Paramyxoviridae. (ant/nsi)
Load more