News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kucing Tewas Diduga Dianiaya, Pemilik di Blora Tolak Damai dan Desak Proses Hukum

Kasus kucing tewas di Blora terus bergulir. Pemilik menolak damai meski pelaku minta maaf dan menuntut proses hukum tetap berjalan.
Jumat, 6 Februari 2026 - 10:20 WIB
Viral Video Pria Tendang Kucing hingga Mati di Stadion Kridosono Blora, Pensiunan ASN Itu Akhirnya Diperiksa
Sumber :
  • Tangkapan layar

Blora, tvOnenews.com – Kasus dugaan kekerasan terhadap seekor kucing di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus bergulir. Pemilik kucing, Firda Latifah Anwar, menegaskan menolak upaya damai dan tetap menuntut pelaku diproses secara hukum atas peristiwa yang menyebabkan hewan peliharaannya tewas.

Firda menyatakan penolakan tersebut disampaikan usai dirinya menerima kunjungan terduga pelaku berinisial PJ (60), warga Kelurahan Karangjati, pada Selasa malam (3/2/2026). Kedatangan itu turut didampingi istri pelaku, lurah setempat, serta Bhabinkamtibmas dalam rangka mediasi dan permintaan maaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya menolak dan tidak mau diganti kucing baru. Parsel buah juga belum kami buka dan rencananya akan kami berikan kepada orang yang lebih membutuhkan,” ujar Firda di Blora, Kamis (6/2/2026).

Ia menegaskan keluarga tidak bersedia berdamai dan tetap menginginkan pertanggungjawaban hukum atas tindakan yang diduga menyebabkan kematian kucing kesayangannya.

Tawaran Damai Ditolak

Dalam pertemuan tersebut, terduga pelaku sempat menawarkan penggantian kucing yang mati dengan kucing baru berjenis Anggora. Namun, tawaran itu secara tegas ditolak oleh pihak keluarga korban.

Firda mengatakan, mediasi tersebut belum mengubah sikap keluarganya. Menurutnya, proses hukum harus tetap berjalan sebagai bentuk keadilan dan pembelajaran agar kasus serupa tidak kembali terulang.

“Kami ingin kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Komunitas Pecinta Kucing Ikut Melapor

Kasus ini juga mendapat perhatian luas dari komunitas pecinta hewan. Komunitas Cat Lovers In The World (CLOW) turut melaporkan dugaan kekerasan terhadap hewan tersebut ke pihak kepolisian agar penanganan dilakukan secara serius dan profesional.

Perwakilan CLOW Solo, Hening, mengatakan pelaporan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan hewan serta untuk membuka ruang penyidikan secara resmi.

“Kasus ini harus direspons dan dilaporkan agar ada kepastian hukum,” ujarnya.

Menurut Hening, kekerasan terhadap hewan tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut aspek kemanusiaan, etika, serta ketertiban sosial.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penendangan kucing di kawasan Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi,” kata Zaenul.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa lima orang saksi serta meminta keterangan dari pemilik kucing yang diketahui bernama Farida Rizki (FR), warga Kelurahan Karangjati. Penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap kronologi secara utuh dan memastikan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasus Mencuat Usai Video Viral

Peristiwa ini mencuat setelah beredar video berdurasi sekitar 11 detik di media sosial, yang diunggah oleh akun Instagram @faridaarz pada Minggu (25/1/2026). Video tersebut memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seekor kucing di area publik.

Berdasarkan pendalaman awal, motif terduga pelaku diduga karena merasa terganggu saat beraktivitas di lokasi kejadian. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa permintaan maaf maupun mediasi tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

Potensi Jerat Hukum

Terduga pelaku berinisial PJ berpotensi dijerat Pasal 337 ayat (1) dan ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan terhadap hewan. Pasal tersebut mengatur sanksi pidana bagi siapa pun yang dengan sengaja melukai atau menyebabkan kematian hewan tanpa alasan yang dibenarkan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penegakan hukum dalam kasus ini penting untuk memberikan efek jera serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan hewan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Firda berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan adil. Ia menegaskan bahwa penolakannya terhadap damai bukan semata-mata soal kucing yang mati, tetapi juga tentang prinsip dan perlindungan terhadap makhluk hidup.

“Ini bukan hanya soal hewan peliharaan kami, tetapi soal kemanusiaan dan tanggung jawab,” ujarnya. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Simbol Keberlanjutan Perjuangan, Gerindra Bagi Bibit Pohon Buah saat HUT ke-18

Simbol Keberlanjutan Perjuangan, Gerindra Bagi Bibit Pohon Buah saat HUT ke-18

Partai Gerindra memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 dengan langkah yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga membawa pesan jangka panjang bagi masa depan
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, BRI Peduli Kumpulkan Nyaris 1 Ton Sampah dalam Giat Bersih Pantai Kedonganan

Dukung Gerakan Indonesia ASRI, BRI Peduli Kumpulkan Nyaris 1 Ton Sampah dalam Giat Bersih Pantai Kedonganan

BRI melalui program Corporate Social Responsibility BRI Peduli menggelar kegiatan bertajuk Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan di Kuta, Bali.
Hector Souto Blak-blakan Sebut Timnas Futsal Indonesia Bakal Main Aman saat Hadapi Iran, Siap Pakai Taktik Parkir Bus?

Hector Souto Blak-blakan Sebut Timnas Futsal Indonesia Bakal Main Aman saat Hadapi Iran, Siap Pakai Taktik Parkir Bus?

‎Pertandingan puncak Piala Asia Futsal 2026 akan digelar di Indonesia Arena pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB itu diprediksi berlangsung berat. Iran dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan rapi dan mental juara yang kuat.
Wapres Gibran: Saya Memiliki Tanggung Jawab Memastikan Program dan Visi Presiden Berjalan Baik

Wapres Gibran: Saya Memiliki Tanggung Jawab Memastikan Program dan Visi Presiden Berjalan Baik

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menegaskan peran pentingnya dalam menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 
Dukung UMKM Sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kadin dan APF of Canada Teken MoU

Dukung UMKM Sebagai Pilar Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Kadin dan APF of Canada Teken MoU

Upaya mendukung UMKM perempuan Indonesia sebagai pilar pertumbuhan ekonomi , Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menandatangani MoU dengan APF of Canada
Warga Keluhkan Lubang di Jalan Flyover Pesing, Anggota DPRD DKI Jakarta Kenneth Lakukan Sidak

Warga Keluhkan Lubang di Jalan Flyover Pesing, Anggota DPRD DKI Jakarta Kenneth Lakukan Sidak

Warga dan pengguna jalan layangkan keluhan terkait banyaknya lubang di Flyover Pesing, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT