News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bitcoin Terus Turun Saat Emas Melesat, Ini Penyebab Investor Ramai Tinggalkan Kripto

Harga bitcoin terus melemah saat emas melonjak tajam. Ini alasan investor beralih ke emas dan meninggalkan aset kripto dalam beberapa waktu terakhir.
Jumat, 6 Februari 2026 - 11:23 WIB
ilustrasi Investasi Digital dan Kripto di Indonesia, Tren atau Masa Depan Ekonomi? Ekosistem Digital CFX CryptoConference 2025
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com Harga bitcoin hari ini kembali melemah di tengah lonjakan harga emas yang terus mencetak rekor baru dalam beberapa waktu terakhir. Perbedaan arah pergerakan dua aset ini memunculkan pertanyaan besar di pasar: mengapa Bitcoin kian tertekan ketika emas justru semakin diminati investor global?

Dalam perdagangan Kamis (5/2/2026), harga BTC hari ini tercatat turun sekitar 7 persen ke level US$71.000 per koin. Posisi tersebut menjadi yang terendah sejak Oktober 2024, sekaligus jauh di bawah rata-rata harga pada Mei 2025 yang sempat menyentuh US$112.000 per bitcoin. Pelemahan ini terjadi di saat pasar kripto secara keseluruhan kehilangan kapitalisasi hingga setara Rp 2.187 triliun hanya dalam sehari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, emas justru bergerak berlawanan arah. Harga emas dunia kembali naik setelah sempat terkoreksi, bahkan diproyeksikan kembali menembus US$5.000 per troy ounce dalam kontrak berjangka. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor dari aset digital berisiko tinggi menuju instrumen yang dianggap lebih aman.

Tekanan Kebijakan AS Jadi Pemicu Bitcoin Melemah

Salah satu faktor utama yang menekan harga bitcoin hari ini datang dari pernyataan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent. Dalam sidang dengar pendapat di Kongres AS, ia menegaskan bahwa Departemen Keuangan tidak memiliki kewenangan membeli aset kripto. Pernyataan tersebut dipersepsikan pasar sebagai sinyal bahwa pemerintah AS tidak akan memberikan dukungan atau talangan terhadap industri kripto.

Sentimen negatif juga diperkuat oleh komentar manajer investasi senior AS, Michael Burry, yang menyebut Bitcoin dan aset kripto murni sebagai instrumen spekulasi. Ia menilai kripto tidak memiliki karakteristik lindung nilai seperti emas atau logam mulia lain. Pandangan Burry mendapat perhatian luas di pasar mengingat rekam jejaknya yang pernah memprediksi krisis keuangan global 2008.

Kombinasi pernyataan pejabat pemerintah dan tokoh pasar keuangan ini membuat kepercayaan investor terhadap kripto semakin tertekan. Dampaknya, arus keluar dana dari aset digital meningkat tajam, memicu koreksi lanjutan pada harga BTC hari ini.

Investor Beralih ke Emas di Tengah Ketidakpastian Global

Di sisi lain, lonjakan harga emas didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global serta kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam kondisi seperti ini, emas kembali dipandang sebagai aset lindung nilai utama yang mampu menjaga nilai kekayaan saat pasar bergejolak.

Data perdagangan menunjukkan harga emas sempat terkoreksi ke US$4.662 per troy ounce pada awal Februari, sebelum kembali naik ke kisaran US$4.903 per troy ounce sehari kemudian. Proyeksi pasar bahkan menempatkan emas berpotensi kembali ke atas US$5.000 per troy ounce untuk pengiriman April 2026.

Sejumlah bank investasi global juga optimistis terhadap prospek emas. Goldman Sachs memproyeksikan harga emas dapat mencapai US$5.400 per troy ounce, sementara JPMorgan bahkan memperkirakan emas berpeluang menembus US$6.300 per troy ounce pada akhir 2026.

Lonjakan ini turut didorong oleh pembelian emas secara agresif oleh bank sentral di berbagai negara. Mereka meningkatkan cadangan emas sembari mengurangi eksposur terhadap valuta asing, termasuk dolar AS, yang dinilai semakin berisiko di tengah dinamika geopolitik dan perubahan arah kebijakan moneter.

Bitcoin Kehilangan Daya Tarik Safe Haven

Perbedaan arah antara harga bitcoin hari ini dan emas juga mencerminkan pergeseran persepsi investor terhadap fungsi Bitcoin sebagai aset lindung nilai. Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin sempat dipromosikan sebagai “emas digital.” Namun, volatilitas tinggi dan koreksi tajam yang terjadi belakangan membuat status tersebut kembali dipertanyakan.

Sepanjang setahun terakhir, nilai pasar aset kripto dilaporkan telah menyusut hingga US$1,7 triliun. Penurunan ini mempertegas bahwa kripto masih sangat rentan terhadap sentimen risiko global, berbeda dengan emas yang cenderung menguat saat ketidakpastian meningkat.

Selain itu, ekspektasi pengetatan likuiditas global turut memukul pasar kripto. Pasar menduga bank sentral AS akan lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter, seiring perubahan kepemimpinan di Federal Reserve. Kondisi ini mengurangi aliran dana murah ke aset spekulatif, termasuk Bitcoin.

Perbandingan Pergerakan Bitcoin dan Emas Terkini

Berikut gambaran pergerakan dua aset dalam beberapa waktu terakhir:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Bitcoin

    • Harga terbaru: sekitar US$71.000 per BTC

    • Turun sekitar 7 persen dalam sehari

    • Terendah sejak Oktober 2024

  • Emas

    • Harga terbaru: sekitar US$4.900 per troy ounce

    • Diproyeksikan kembali menembus US$5.000

    • Tren menguat dalam beberapa pekan terakhir

Perbedaan kinerja ini memperjelas mengapa investor global kini lebih memilih emas ketimbang kripto sebagai instrumen lindung nilai. Selama sentimen risiko masih tinggi dan kejelasan regulasi kripto belum menguat, tekanan terhadap harga BTC hari ini diperkirakan masih akan berlanjut, sementara emas tetap menjadi tujuan utama arus dana defensif. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cerita Taufik Hidayat Saat Buron: Curiga ke Semua Orang Hingga Pelariannya ke Tangerang dan Majalaya

Cerita Taufik Hidayat Saat Buron: Curiga ke Semua Orang Hingga Pelariannya ke Tangerang dan Majalaya

Upaya Taufik Hidayat (30) menghilang dari kejaran polisi ternyata tidak berlangsung lama
Ruben Onsu Umrah Bersama Ivan Gunawan, Betrand Peto Tiba-tiba Kirim Pesan Menyentuh

Ruben Onsu Umrah Bersama Ivan Gunawan, Betrand Peto Tiba-tiba Kirim Pesan Menyentuh

Betrand Peto kirim pesan menyentuh saat Ruben Onsu umrah bersama Ivan Gunawan. Meski beda agama, Onyo tetap tulus dukung ibadah sang ayah.
Magis Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Ukir 3 Rekor Langka di Usia 41 Tahun

Magis Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Ukir 3 Rekor Langka di Usia 41 Tahun

Cristiano Ronaldo masih bisa mengukir rekor sensasional yang langka di usia 41 tahun, bersama Timnas Portugal yang tampil di Piala Dunia 2026.
Ramalan Keuangan Shio 25 Juni 2026: Rezeki Naga dan Babi Tiba-Tiba Mengalir Deras

Ramalan Keuangan Shio 25 Juni 2026: Rezeki Naga dan Babi Tiba-Tiba Mengalir Deras

Ramalan keuangan shio 25 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Cek peruntungan keuangan shiomu besok, siapa yang rezekinya tiba-tiba mengalir di hari Kamis ini!
Menakar Risiko Hukum di Industri Pergadaian, Pelaku Usaha Gadai Wajib Cermati Aspek Pidana dan Perdata

Menakar Risiko Hukum di Industri Pergadaian, Pelaku Usaha Gadai Wajib Cermati Aspek Pidana dan Perdata

Berbagai aspek hukum dalam industri pergadaian wajib dicermati oleh pelaku usaha. Dalam menjalankan bisnis pergadaian, pelaku usaha perlu menakar risiko pidana dan perdatanya.
Jejak Pelarian Taufik Hidayat, Tersangka Penyekapan, Sebelum Dicokok di Majalaya

Jejak Pelarian Taufik Hidayat, Tersangka Penyekapan, Sebelum Dicokok di Majalaya

Jejak pelarian dan upaya menghindari pengejaran petugas dari Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR (29).

Trending

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Jejaknya di Media Sosial Jadi Petunjuk, Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat Pelaku Kasus Penyiksaan Perempuan di Bandung

Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita di Bandung. Polisi bahkan menggandeng Meta Platforms untuk menelusuri jejak
Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Bukan Ragnar Oratmangoen, Bukan Pula Thom Haye, Gelandang Timnas Indonesia Ini Dapat Kabar Super Bahagia dari Eropa

Masa depan gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kini mulai menemukan titik terang. Bintang Lommel SK itu dapat kabar super bahagia dari Eropa.
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Jawaban Santai Pelaku Penyekapan Wanita di Cileunyi saat Digiring Jadi Sorotan, Hanya Ucap Dua Kata kepada Polisi

Jawaban Santai Pelaku Penyekapan Wanita di Cileunyi saat Digiring Jadi Sorotan, Hanya Ucap Dua Kata kepada Polisi

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung kini memasuki babak baru. Jawaban santai Taufik Hidayat jadi sorotan.
Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Kapolda Jabar sebut Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Pelarian Taufik Hidayat pelaku penyekapan pacar 3 tahun berakhir di tangan Polda Jabar. Pasalnya, ia dibekuk Polda Jabar di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung
Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang Perdana Perceraian, Rafaela Rahardja Bahas KDRT

Sidang perdana gugatan perceraian Rafaela Rahardja terhadap suaminya Brian Siawarta beragendakan mediasi digelar di Pengadilan Negeri Tangerang pada Selasa (23/6/2026).
Selengkapnya

Viral