News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Rizal, Pejabat Bea Cukai yang Pernah Pimpin Operasi Lintas Negara sebelum Terjaring OTT KPK

Jejak karier Rizal di Bea Cukai dari Direktur Penindakan hingga Kepala Kanwil sebelum ditangkap KPK dalam OTT terkait dugaan korupsi impor.
Jumat, 6 Februari 2026 - 12:20 WIB
Profil Rizal, Pejabat Bea Cukai yang Pernah Pimpin Operasi Lintas Negara sebelum Terjaring OTT KPK
Sumber :
  • Istimewa

Hasil operasi mencatat:

  • 67 pemeriksaan terhadap kapal

  • 9 penyegelan kapal impor

  • 3 penegahan komoditas berupa rokok, baby lobster, dan barang campuran

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total nilai barang hasil penindakan mencapai sekitar Rp 29 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai Rp 30 miliar. Operasi tersebut menjadi salah satu capaian penting selama Rizal menjabat sebagai Direktur P2 Bea Cukai.

Di bawah kepemimpinannya, Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai juga memperkuat pengawasan terhadap jalur-jalur rawan penyelundupan, termasuk pelabuhan utama, kawasan perdagangan bebas, dan perairan perbatasan.

Mutasi Terakhir sebelum OTT

Pada akhir Januari 2026, Rizal kembali mendapatkan penugasan baru. Ia dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam upacara di Aula Djuanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Namun, masa tugasnya di jabatan tersebut terbilang singkat. Per Senin, 2 Februari 2026, Rizal tercatat baru saja dimutasi ke wilayah Lampung. Dua hari berselang, tepatnya pada Rabu, 4 Februari 2026, ia diamankan KPK dalam operasi senyap yang digelar di lingkungan Bea dan Cukai.

OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi dalam proses impor barang yang masuk ke Indonesia. Hingga kini, KPK belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara maupun status hukum para pihak yang ditangkap dalam operasi tersebut.

Pernah Diperiksa KPK dalam Kasus Lain

Sebelum OTT ini, nama Rizal juga sempat muncul dalam proses penegakan hukum KPK. Pada 24 Desember 2024, ia pernah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Rizal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai. KPK tidak merinci materi pemeriksaan, namun pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan penggeledahan di ruang kerja Direktur P2 Bea Cukai pada Februari 2025.

Penggeledahan tersebut sempat menjadi sorotan publik, meskipun pimpinan KPK kala itu menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai kegiatan tersebut. Namun demikian, tidak ada keterangan lebih lanjut yang mengaitkan langsung Rizal dengan perkara Rita Widyasari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringkat Klasemen Selisih Jauh, Pelatih Semen Padang Tak Ragu Beri Target Kalahkan Persib

Peringkat Klasemen Selisih Jauh, Pelatih Semen Padang Tak Ragu Beri Target Kalahkan Persib

Bertemu dalam lanjutan Super League 2025-2026 setelah jeda lebaran dan FIFA Matchday, Semen Padang akan menjamu Persib di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026).
Saudara Irfan Bachdim Diduga Terlibat, ‎Media Belanda Korek Lebih Dalam soal Polemik Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia

Saudara Irfan Bachdim Diduga Terlibat, ‎Media Belanda Korek Lebih Dalam soal Polemik Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia

Media Belanda, Het Algemeen Dagblad (AD) menyoroti terkait keterlibatan sosok penting di balik polemik paspoortgate yang menghantam sejumlah pemain Timnas Indonesia di Eredivisie. 
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Panglima TNI Berikan Santunan Rp200 Juta hingga Beasiswa Pendidikan kepada Keluarga Mayor Zulmi Aditya Iskandar

Panglima TNI Berikan Santunan Rp200 Juta hingga Beasiswa Pendidikan kepada Keluarga Mayor Zulmi Aditya Iskandar

Panglima TNI Jendral Agus Subiyanto memimpin langsung prosesi pemakaman Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.
Skandal Paspor Meluas ke Luar Belanda! Susul Dean James hingga Justin Hubner, Dua Pemain Timnas Indonesia Ikut Dilarang Main?

Skandal Paspor Meluas ke Luar Belanda! Susul Dean James hingga Justin Hubner, Dua Pemain Timnas Indonesia Ikut Dilarang Main?

Skandal paspor tampaknya sudah meluas ke luar dari Liga Belanda. Setelah Dean James hingga Justin Hubner, dua pemain Timnas Indonesia berisiko dilarang main.
Menteri Agama Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Sekolah Agama

Menteri Agama Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Sekolah Agama

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar mengusulkan tambahan anggaran 2026 sebesar Rp24,8 triliun.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral