News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Jumat, 6 Februari 2026 - 12:31 WIB
Blueray Cargo
Sumber :
  • dok. Blueray Cargo

Jakarta, tvOnenews.com – PT Blueray Cargo mendadak menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Perusahaan jasa kepabeanan dan pengurusan impor yang dipimpin John Field tersebut diduga terlibat dalam praktik suap untuk meloloskan barang impor tanpa pemeriksaan ketat.

Profil Blueray Cargo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Blueray Cargo merupakan perusahaan milik John Field. Perusahaan ini bergerak di bidang jasa kepabeanan, pengurusan dokumen impor, serta layanan logistik. Blueray Cargo menangani proses clearance barang dari luar negeri agar dapat masuk ke Indonesia melalui pelabuhan dan bandara.

Namun, dalam kasus yang diungkap KPK, perusahaan tersebut diduga memanfaatkan celah sistem pemeriksaan impor demi memperlancar distribusi barang.

Duduk Perkara OTT KPK

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik. Padahal, berdasarkan analisis risiko, barang tersebut seharusnya masuk jalur merah yang memerlukan pemeriksaan fisik.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa meski secara sistem tetap tercatat sebagai jalur merah, parameter pemeriksaan disebut diatur hingga 70 persen sehingga peluang pemeriksaan fisik menjadi sangat kecil.

Data tersebut kemudian dikirim dari Direktorat Penindakan dan Penyidikan ke Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai. Mesin pendeteksi barang pun diduga dikondisikan.

Akibatnya, barang yang diimpor Blueray Cargo diduga tidak melalui pemeriksaan fisik secara semestinya. KPK menilai praktik ini berisiko membuka celah masuknya barang ilegal, termasuk barang palsu atau tidak sesuai ketentuan.

"Jatah Bulanan" 

KPK juga mengungkap adanya dugaan pemberian uang secara rutin sejak Desember 2025 kepada sejumlah oknum pejabat DJBC.

Uang tersebut disebut sebagai “jatah” bulanan yang diberikan John Field agar proses importasi berjalan mulus tanpa hambatan pemeriksaan ketat.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan enam tersangka, yakni:

  • Rizal (RZL), Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC
  • Sispiran Subiaksono (SIS), Kepala Subdirektorat Intelijen
  • Orlando Hamonangan (ORL), Kepala Seksi Intelijen
  • John Field (JF), pemilik PT Blueray
  • Andri (AND), Ketua Tim Dokumentasi Blueray
  • Dedy Kurniawan (DK), Manajer Operasional Blueray

Barang Bukti dan Kerugian

Dalam OTT tersebut, penyidik menyita uang tunai dalam rupiah dan valuta asing, dokumen transaksi, serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan pengaturan sistem pemeriksaan impor.

KPK masih mendalami total nilai suap dan potensi kerugian negara akibat praktik manipulasi jalur impor tersebut. Penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya kerugian dari potensi masuknya barang ilegal yang tidak melalui prosedur pemeriksaan.

Nasib John Field Kini

John Field berhasil kabur saat KPK melakukan OTT di Blueray Cargo. Penyidik kemudian memasukkan namanya dalam daftar pencarian orang (DPO).

KPK juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mencegah yang bersangkutan bepergian ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, John Field masih berstatus buron dan diminta segera menyerahkan diri untuk menjalani proses hukum.

Kasus ini masih terus dikembangkan KPK, termasuk pendalaman aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam praktik dugaan suap impor di lingkungan Bea Cukai. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral