GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Pasien Cuci Darah Usai Ramai Keluhan di Media Sosial

Kemensos mengaktifkan kembali BPJS PBI khusus pasien cuci darah setelah ratusan pasien terdampak penonaktifan mendadak dan viral di media sosial.
Jumat, 6 Februari 2026 - 14:33 WIB
Seorang perawat tengah mempersiapkan alat untuk pasien cuci darah di RS Hasan Sadikin Bandung
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan akan mengaktifkan kembali status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) khusus bagi pasien cuci darah yang sempat dinonaktifkan. Kebijakan ini diambil setelah ramai keluhan di media sosial terkait pasien yang tidak bisa melanjutkan terapi cuci darah karena kepesertaan BPJS mereka tiba-tiba nonaktif.

Sedikitnya, terdapat sekitar 11 juta peserta PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang status kepesertaannya dinonaktifkan. Dampaknya cukup signifikan, terutama bagi lebih dari 100 pasien cuci darah yang selama ini rutin menjalani terapi menggunakan fasilitas BPJS PBI dan mendadak kehilangan akses layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penonaktifan tersebut disesalkan banyak pihak karena dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada peserta. Akibatnya, sejumlah pasien yang seharusnya menjalani terapi rutin di rumah sakit terpaksa tertunda bahkan sempat ditolak saat hendak berobat.

Respons Cepat Kemensos

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan pasien cuci darah kehilangan akses terhadap layanan kesehatan yang bersifat vital dan berkelanjutan. Ia memastikan Kemensos segera berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan untuk mengaktifkan kembali kepesertaan mereka.

“Ini saya sampaikan khusus untuk pasien cuci darah. Kita akan segera melakukan reaktivasi kembali. Kita sedang berkoordinasi dengan Kemenkes dan BPJS,” ujar Agus saat ditemui di Bandung Barat, Jumat (5/2/2026).

Menurutnya, pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah rutin tidak boleh sampai terputus dari layanan kesehatan karena kendala administrasi. Pemerintah, kata dia, berkomitmen menjamin kesinambungan pengobatan pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan terapi berkelanjutan.

Rumah Sakit Diminta Tidak Menolak Pasien

Seiring proses reaktivasi berjalan, Kemensos juga meminta seluruh rumah sakit di Indonesia untuk tetap memberikan pelayanan kepada pasien cuci darah, meskipun status BPJS PBI mereka sempat nonaktif.

“Per hari ini, rumah sakit tidak boleh menolak pasien cuci darah. Yang kemarin diblokir itu akan segera kita reaktivasi kembali,” tegas Agus.

Ia menambahkan, rumah sakit cukup memberikan tanda atau catatan khusus terhadap pasien cuci darah yang datang berobat, agar proses pengaktifan kembali status BPJS mereka dapat dipercepat secara administratif.

Sekitar 100 Pasien Terdampak Langsung

Kemensos mencatat, dari jutaan peserta PBI yang dinonaktifkan, setidaknya terdapat sekitar 100 pasien cuci darah yang terdampak langsung karena selama ini bergantung penuh pada BPJS PBI untuk menjalani terapi rutin. Sebagaimana diketahui, pasien gagal ginjal kronis umumnya membutuhkan cuci darah dua hingga tiga kali dalam sepekan, sehingga terputusnya layanan dapat membahayakan kondisi kesehatan mereka.

Kasus-kasus pasien yang gagal mendapat layanan karena status BPJS nonaktif ini kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu perhatian publik. Sejumlah keluarga pasien mengeluhkan penolakan layanan rumah sakit karena kepesertaan JKN yang mendadak tidak berlaku, meskipun sebelumnya masih aktif dan digunakan secara rutin.

Proses Reaktivasi Nasional

Agus menegaskan, Kemensos telah meminta BPJS Kesehatan agar memberi penandaan khusus terhadap pasien cuci darah yang terdampak, sehingga reaktivasi dapat dilakukan secara cepat dan serentak di seluruh Indonesia.

“Jadi kalau mereka sudah masuk rumah sakit, segera akan kita reaktivasi. Kita sudah minta kepada BPJS khusus pasien-pasien cuci darah untuk diberi tanda supaya secepatnya secara nasional bisa kita reaktivasi semua,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan akses layanan kesehatan bagi pasien cuci darah tanpa harus menunggu proses administratif yang panjang, sekaligus memastikan mereka tetap mendapatkan perawatan sesuai jadwal medis yang telah ditetapkan.

Jaminan Keberlanjutan Layanan Kesehatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan pengaktifan kembali BPJS PBI ini menjadi bentuk respons pemerintah terhadap dampak sosial yang muncul akibat penonaktifan massal peserta PBI JKN. Kemensos menegaskan bahwa kelompok rentan, terutama pasien dengan penyakit kronis seperti gagal ginjal, harus menjadi prioritas dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat, khususnya bagi peserta PBI yang selama ini mengandalkan bantuan negara untuk mendapatkan akses pengobatan. Dengan reaktivasi ini, pasien cuci darah diharapkan dapat kembali menjalani terapi rutin tanpa hambatan administratif dan tanpa kekhawatiran ditolak rumah sakit. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.
BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

BLU Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat Lewat Ajang Lari di GBK

Olahraga lari kini menjadi bagian gaya hidup sehat masyarakat urban seperti di Ibu Kota Jakarta.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

IKN Batal Jadi Ibu Kota Negara, Eks Gubernur Jakarta Beri Komentar Menohok

Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Jakarta masih menjadi Ibu Kota Negara.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Selengkapnya

Viral