GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Mudah Cek Status BPJS PBI JK Masih Aktif atau Tidak Secara Online

Panduan lengkap cek status BPJS PBI JK apakah masih aktif atau nonaktif lewat Mobile JKN, WhatsApp Pandawa, dan call center BPJS Kesehatan.
Jumat, 6 Februari 2026 - 14:53 WIB
Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan
Sumber :
  • Antara/BPJS Kesehatan

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini, banyak masyarakat mengeluhkan status kepesertaan BPJS PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) yang mendadak dinonaktifkan, terutama setelah adanya pembaruan data per 1 Februari 2026. Kondisi ini membuat sejumlah peserta BPJS PBI tidak bisa mengakses layanan kesehatan seperti biasa.

Padahal, status BPJS PBI sangat penting diketahui agar peserta tetap bisa mendapatkan pelayanan medis tanpa hambatan. Karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek apakah kepesertaan BPJS PBI JK masih aktif atau sudah nonaktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, BPJS PBI JK merupakan program bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Seluruh iuran BPJS PBI ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak perlu membayar iuran bulanan seperti peserta mandiri atau pekerja.

Untuk memastikan apakah status BPJS PBI masih aktif atau tidak, BPJS Kesehatan menyediakan sejumlah kanal resmi yang bisa diakses dengan mudah secara online maupun melalui telepon. Berikut panduan lengkap cara cek BPJS PBI JK agar masyarakat tidak salah informasi.

Cara Cek Status BPJS PBI JK Secara Online

1. Cek BPJS PBI lewat Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN menjadi cara paling praktis untuk mengetahui status BPJS PBI JK.

Langkah-langkahnya:

  • Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store atau App Store

  • Daftar akun menggunakan NIK KTP

  • Login menggunakan username dan password

  • Pada halaman utama, pilih menu Lainnya

  • Klik Info Peserta

  • Sistem akan menampilkan status kepesertaan BPJS, termasuk apakah masih terdaftar sebagai BPJS PBI JK atau tidak

Melalui aplikasi ini, peserta juga bisa melihat fasilitas kesehatan terdaftar, riwayat pelayanan, hingga status pembayaran iuran bagi non-PBI.

2. Cek BPJS PBI melalui WhatsApp BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menyediakan layanan WhatsApp resmi bernama Pandawa yang dapat digunakan untuk cek status BPJS PBI JK kapan saja.

Caranya:

  • Simpan nomor 0811-8165-165

  • Kirim pesan: Halo atau Hai

  • Pilih menu Informasi

  • Klik Cek Status Kepesertaan

  • Masukkan NIK KTP atau Nomor BPJS Kesehatan

Setelah itu, sistem akan langsung membalas dengan informasi status kepesertaan BPJS PBI Anda, apakah masih aktif, nonaktif, atau perlu pembaruan data.

3. Cek BPJS PBI lewat Call Center BPJS Kesehatan

Jika tidak memiliki akses internet, peserta BPJS PBI JK tetap bisa mengecek status kepesertaan melalui layanan telepon.

Langkahnya:

  • Hubungi 165 dari ponsel atau telepon rumah

  • Ikuti petunjuk operator atau menu suara

  • Pilih layanan cek status kepesertaan

  • Siapkan NIK KTP atau nomor BPJS Kesehatan

Petugas akan menyampaikan apakah status BPJS PBI masih aktif atau sudah nonaktif.

Pentingnya Rutin Cek Status BPJS PBI JK

Banyak peserta BPJS PBI JK baru mengetahui statusnya nonaktif saat datang ke rumah sakit atau puskesmas. Kondisi ini tentu berisiko, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan rutin.

Dengan rutin mengecek status BPJS PBI:

  • Peserta bisa memastikan masih terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran

  • Bisa segera mengurus reaktivasi jika status berubah

  • Tidak mengalami penolakan layanan kesehatan di fasilitas medis

Jika setelah pengecekan status BPJS PBI JK dinyatakan nonaktif, peserta disarankan segera menghubungi Dinas Sosial setempat atau kantor BPJS Kesehatan untuk proses verifikasi dan pengaktifan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Siapa yang Berhak Mendapatkan BPJS PBI JK?

BPJS PBI JK diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdaftar dalam DTSEN dan memenuhi kriteria pemerintah. Peserta BPJS PBI tidak dikenakan biaya iuran bulanan karena seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena adanya pemutakhiran data secara berkala, status BPJS PBI bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh sebab itu, masyarakat dianjurkan aktif mengecek status kepesertaan BPJS PBI JK agar tidak kehilangan hak layanan kesehatan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, masyarakat dapat memastikan apakah masih terdaftar sebagai peserta BPJS PBI JK atau tidak, sekaligus mengantisipasi gangguan layanan kesehatan akibat perubahan status kepesertaan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral