News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-Fakta Dugaan Pegawai Bea Cukai Punya Safe House untuk Simpan Uang terkait Kasus Importasi Barang KW: Disewa secara Khusus hingga Purbaya Sudah Tahu dari Beberapa Tahun Lalu

Fakta-fakta dugaan pegawai Bea Cukai mempunyai safe house atau rumah aman untuk menyimpan uang terkait kasus importasi barang KW terkuak satu per satu. 
Senin, 9 Februari 2026 - 10:29 WIB
ILUSTRASI - Uang
Sumber :
  • Antara/Yudhi Mahatma

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta dugaan pegawai Bea Cukai mempunyai safe house atau rumah aman untuk menyimpan uang terkait kasus importasi barang KW terkuak satu per satu. 

Hal ini bermula dari adanya operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Inilah fakta-faktanya: 

OTT di Lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu hingga Pemilik Blueray Cargo John Field Jadi Tersangka 

Pada 4 Februari 2026, KPK melakukan OTT di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. 

Salah satu orang yang ditangkap adalah Kepala Kantor Wilayah DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai) Sumatera Bagian Barat Rizal.

Pada 5 Februari 2026, 6 dari 17 orang yang ditangkap ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang KW. 

Enam orang itu antara lain: 

  • Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026 Rizal (RZL) 
  • Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS)
  • Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL)
  • Berikutnya pemilik Blueray Cargo John Field (JF)
  • Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo Andri (AND)
  • Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK)

KPK menyebut dugaan kasus ini bermula dari Blueray Cargo yang menginginkan barang impor KW di bawah naungannya tidak dicek saat masuk ke Indonesia.

KPK menduga Blueray Cargo “berkomplot” dengan sejumlah oknum di DJBC untuk meloloskan barang-barang tersebut. 

Ada Rumah Aman untuk Simpan Uang dan Logam

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan oknum pegawai DJBC menyediakan rumah aman atau safe house terkait kasus ini.

“Diduga para oknum dari Ditjen Bea Cukai ini menyiapkan safe house ya untuk menyimpan barang-barang seperti uang kemudian logam," katanya, Kamis (5/2/2026). 

Safe House Disewa secara Khusus

Budi menduga safe house tersebut sengaja disewa secara khusus. Meski demikian, pihaknya akan memastikan siapa sosok pemilik dari rumah aman tersebut.

“Punyanya siapa? Nanti kami cek dulu ya,” ungkapnya. 

Purbaya Sudah Tahu soal Safe House

Purbaya mengatakan informasi soal keberadaan safe house itu sudah diketahuinya sejak lama. 

Akan tetapi, kata dia, proses pengungkapannya merupakan kewenangan penegak hukum.

“Saya pikir sudah lama itu. Saya sudah tahu berapa tahun lalu ada safe house. Tapi memang belum saatnya dibuka. Saya sih enggak tahu. Saya kan bukan penegak hukum. Tapi mereka sudah memberi sinyal ke saya,” katanya, Jumat (6/2/2026). 

Menurut Purbaya, umumnya praktik operasi ilegal punya lokasi khusus yang sulit dilacak.

Menurut dia, lokasi khusus yang sulit dilacak itu digunakan untuk tempat berkumpul oknum-oknum yang terlibat.

Dia menyebut kemungkinan hanya sedikit orang yang mengetahui lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya bahkan mengakui saat itu informasi soal safe house yang diterimanya sempat dianggapnya tidak serius.

“Saya tahu karena orang sana telepon saya, ngasih informasi. Tapi saya pikir enggak serius. Rupanya betul-betul serius ada,” kata Purbaya. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Peringatan Keras Bagi ASN di Pemprov Jabar, Dedi Mulyadi Perintahkan Investigasi Surat Edaran Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi memilih menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung buntut tak menjalankan kebijakannya.
Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral