News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Polemik Penonaktifan PBI, Dirut BPJS Kesehatan Tegaskan Kuota 96,8 Juta Tak Dikurangi

Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti buka suara soal penonaktifan sekitar 11 juta PBI yang membuat heboh. Ia menyatakan kuota yang diberikan tetap sama.
Senin, 9 Februari 2026 - 14:24 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti
Sumber :
  • YouTube TVR Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. Ali Ghufron Mukti menegaskan masih banyak kesalahpahaman masyarakat terkait fungsi dan kedudukan BPJS Kesehatan, khususnya dalam polemik penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“BPJS Kesehatan itu badan hukum publik, bukan badan usaha untuk mencari profit,” kata Ali Ghufron Mukti dalam rapat konsultasi bersama DPR RI dan pemerintah di Gedung DPR RI, Senin (9/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan BPJS Kesehatan berada langsung di bawah Presiden, bukan di bawah kementerian atau lembaga tertentu.

“Kedudukannya ini langsung di bawah presiden, jadi bukan di bawah sebuah kementerian atau lembaga,” ujarnya.

Ali Ghufron menjelaskan pembiayaan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berasal dari skema gotong royong. Peserta miskin ditanggung pemerintah, sementara peserta lainnya membayar iuran sesuai ketentuan.

“Yang miskin itu diberikan oleh pemerintah, sedangkan yang tidak miskin ya itu iuran, bayar sendiri,” ucapnya.

Ia juga menegaskan peran BPJS Kesehatan bukan pada penyedia layanan kesehatan, melainkan pada sisi pembiayaan dan akses layanan.

“BPJS itu tugasnya umumnya di demand side. Supply side seperti dokter, faskes, obat, dan alat kesehatan itu bukan BPJS,” tegasnya.

Ali Ghufron menyebut capaian kepesertaan JKN Indonesia saat ini hampir menyentuh seluruh penduduk.

“Dalam 10 tahun bisa mencapai hampir 99 persen penduduk atau lebih dari 98 persen,” katanya.

Menurutnya, sebanyak 473 kabupaten/kota di 35 provinsi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Ia juga membantah anggapan layanan kesehatan gratis. Menurutnya, biaya kesehatan sangat mahal, namun ditanggung melalui skema jaminan.

“Kesehatan itu mahal. Cuma ada yang bayarin,” ujarnya.

Terkait polemik penonaktifan PBI, Ali Ghufron mengungkap sepanjang 2025 terdapat penonaktifan lebih dari 11 juta peserta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial.

“Yang dinonaktifkan ini kan 11 jutaan, 11.085.000,” katanya.

Namun, ia menegaskan kuota PBI nasional tidak berubah.

“Kuota kita itu sama sebetulnya, jatahnya itu 96,8 juta,” ujarnya.

Ali Ghufron menyebut sebagian peserta nonaktif kemudian berpindah segmen atau kembali diaktifkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada yang didaftarkan kembali, ada yang pindah segmen, total keseluruhan tetap 96,8 juta,” katanya.

Ia juga menyoroti kasus peserta nonaktif yang menderita penyakit berbiaya besar atau katastropik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia Bawa PSG Juara Piala Super Eropa 2026 usai Kalahkan Aston Villa 2-1

Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia menjadi penentu kemenangan Paris Saint-Germain menjuarai Piala Super Eropa 2026. PSG mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

Rincian Lengkap Saham yang Masuk dan Keluar Rebalancing MSCI

MSCI mengeluarkan dua saham Indonesia dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham Indonesia yang masuk ke MSCI Global Standard Index.
PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI Targetkan Empat Medali di Asian Games 2026, Minimal Bawa Pulang Perunggu

PB PASI diketahui mengirimkan sebanyak 13 atlet atletik untuk Asian Games 2026. Meski demikian, federasi memilih realistis untuk mendapatkan minimal empat medali perunggu di ajang empat tahunan tersebut.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Selengkapnya

Viral