GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua hingga Wakil PN Depok Kena OTT KPK, Advokat: Tampar Wajah Peradilan

Advokat menilai operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, menampar wajah peradilan
Senin, 9 Februari 2026 - 14:31 WIB
Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta berjalan menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan pasca terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) dinihari.
Sumber :
  • tvOnenews/Julio

Jakarta, tvOnenews.com - Advokat Jonson Jacobus Amstrong Sembiring, memandang operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, menampar wajah peradilan.

“Kabar ini bukan sekadar mengecewakan, melainkan juga sangat memualkan sebab di ruang sidang yang seharusnya menjadi tempat paling steril dari transaksi kotor, justru terjadi jual beli putusan,” ujar dia, dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (9/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia memandang hakim seharusnya dapat menghindari godaan korupsi.

Menurutnya, ketika hakim tidak dapat menolak godaan, maka kepercayaan publik maupun keberanian ‘orang-orang kecil’ untuk memperjuangkan haknya turut berdampak atau runtuh.

Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok
Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

“Pencari keadilan seperti buruh yang menuntut upah, warga yang mempertahankan tanah, hingga korban yang mencari kepastian hukum, mereka datang dengan biaya, waktu, dan harapan. Ketika hakim korup, biaya itu berubah menjadi beban ganda. Bukan hanya ongkos perkara, melainkan ongkos keputusasaan,” katanya.

Sementara itu, dia menyarankan lima hal yang dapat dilakukan oleh instansi terkait usai OTT KPK terhadap hakim di PN Depok.

Pertama, perkuat pengawasan internal dan eksternal dengan akses publik yang nyata. 

Hal tersebut meliputi keterbukaan putusan, audit gaya hidup, maupun mekanisme pelaporan yang aman bagi pelapor.

Kedua, pembenahan rekrutmen dan promosi berbasis rekam jejak integritas, bukan sekadar senioritas.

Ketiga, sanksi harus keras dan konsisten. Bukan hanya pidana, melainkan pemiskinan hasil korupsi dan pemecatan permanen.

Keempat, mendorong digitalisasi proses perkara untuk meminimalkan ruang pertemuan gelap.

Kelima, perbanyak OTT KPK ke berbagai instansi penegak hukum lainnya baik itu instansi kepolisian, kejaksaan, maupun advokat.

“Setiap hakim yang jujur sesungguhnya sedang menambal retakan kepercayaan itu, tetapi setiap OTT di pengadilan adalah pengingat pahit. Selama korupsi masih bisa menyusup ke palu hakim, pencari keadilan akan terus merasa sangat mual dan negara hukum kita tetap pincang,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap hakim di wilayah Kota Depok, Jawa Barat. 

KPK menjelaskan OTT tersebut terkait dugaan korupsi dalam pengurusan perkara sengketa lahan.

Pada 6 Februari 2026, KPK mengungkapkan menangkap tujuh orang dalam OTT tersebut yang terdiri atas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, seorang dari PN Depok, kemudian seorang direktur dan tiga orang pegawai PT Karabha Digdaya yang merupakan anak usaha Kementerian Keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK kemudian menetapkan lima dari tujuh orang tersebut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di lingkungan PN Depok.

Mereka adalah I Wayan Eka Mariarta (EKA), Bambang Setyawan (BBG), Juru Sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya (YOH), Direktur Utama Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman (TRI), dan Head Corporate Legal Karabha Digdaya, Berliana Tri Kusuma (BER). (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Bukan FIFA Series, John Herdman Justru Tak Sabar Bawa Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2026

Ternyata bukan FIFA Series, John Herdman justru tidak sabar membawa Timnas Indonesia untuk bersaing di Piala AFF 2026. Apa kata John Herdman soal Piala AFF?
Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Zulhas Semprot Anggota DPR Hingga Kepala Daerah dari PAN: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Sok Gaya

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan memberikan peringatan keras kepada seluruh kadernya yang kini menduduki kursi pejabat publik. 
Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces

Ramalan Cinta Zodiak 15 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, hingga Pisces. Sehari setelah Valentine, suasana cinta pada 15 Februari 2026 terasa lebih
Viral Album Punk Rock Gandhi Sehat 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' Ditarik dari Peredaran, Ini Penyebabnya

Viral Album Punk Rock Gandhi Sehat 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)' Ditarik dari Peredaran, Ini Penyebabnya

Publik dihebohkan dengan kabar viral di media sosial mengenai album musik milik penyanyi cilik bernama Gandhi Sehat berusia 6 tahun asal Sleman, Yogyakarta ditarik dari peredarannya.
Pameran BIFHEX Digelar, UMKM di Jawa Barat Dukung Masuknya Produk Pangan Pertanian Halal Korea

Pameran BIFHEX Digelar, UMKM di Jawa Barat Dukung Masuknya Produk Pangan Pertanian Halal Korea

Pergerakan produk pangan halal asal Korea Selatan semakin terstruktur di pasar Indonesia.
Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

Pemulihan Pascabencana Sumatera Bergerak Cepat, Layanan Dasar Kembali Normal

IBSW apresiasi respons cepat pemerintah dalam pemulihan pascabencana Sumatera, soroti pembangunan hunian, infrastruktur, dan layanan publik.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT