GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dalami Unsur Zat dalam Air Keras Milik Tiga Pelaku Penyiraman ke Pelajar di Cempaka Putih

Polisi masih mengusut kasus penyiraman air keras tiga pelajar oleh tiga pelaku yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, pada Jumat (6/2/2026).
Senin, 9 Februari 2026 - 17:19 WIB
Tiga Pelajar Siram Air Keras ke Pelajar Lain hingga Cidera Mata di Cempaka Putih, Jakarta.
Sumber :
  • Instagram @baehaqi

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mengusut kasus penyiraman air keras terhadap tiga pelajar oleh tiga pelaku yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, saat ini pihak kepolisian tengah mendalami soal kandungan zat dalam air keras yang disiramkan ke pelajar tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan terkait tentang zat apa yang disiramkan,” kata Budi, di Polda Metro Jaya, Senin (9/2/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) di Polda Metro Jaya, Senin (9/2/2026)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (tengah) di Polda Metro Jaya, Senin (9/2/2026)
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Selain itu, Budi mengungkapkan, pihaknya juga masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku.

“Terkait tentang adanya aksi video penyiraman berupa air ke tiga orang pelajar, yang dilakukan oleh tiga orang pelajar di wilayah Jakarta Pusat. Ini masih dalam pendalaman dan untuk pelaku, ini anak berhadapan dengan hukum, tiga orang juga sudah diamankan kemarin oleh Polres Metro Jakarta Pusat,” ucap Budi.

Untuk diketahui, Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan tiga pelaku penyiraman air keras terhadap tiga pelajar yang melintas di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengatakan, ketiga pelaku diamankan di tiga lokasi berbeda.

“Pelaku diamankan Minggu malam. Kita hadirkan. Jadi kita secara persuasif, minta hadirkan orangnya. Karena kan mereka lagi di luar kota, tiga orang itu. Jadi di Karawang, di Cikarang, di Depok,” kata Roby, kepada wartawan, Senin (9/2/2027).

Sementara itu Roby menyebutkan, ketiga pelaku dan korban diketahui tidak saling mengenal. 

Adapun pengakuannya, pelaku melancarkan aksinya dengan memilih korban secara random lantaran takut diserang duluan.

“Jadi keterangannya itu hanya random aja. Mereka itu ngelihat anak-anak sekolah lain di seberang jalan, langsung kalau alasannya sih, kebiasaannya kalau begitu takutnya mereka yang diserang, mereka menyerang duluan. Intinya sih mereka berperilaku agresif duluan. Tapi korbannya random,” jelas Roby.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Roby menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku.

“Hasil pemeriksaannya belum selesai. Kalau bukti-bukti cukup, dua bukti permulaan cukup, kemungkinan kita tetap tahan ya. Tapi ini kan perlengkapan pra-bukti dulu,” tutur Roby. (ars/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT