News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Oknum TNI Diduga Aniaya Pengemudi Ojol di Jakbar, Polisi Ngaku Kesulitan Tangani Kasus karena Pelaku Anggota Militer

Seorang pengemudi ojek online (ojol) jadi korban penganiayaan, diduga dilakukan oleh oknum TNI hingga alami luka-luka di Jakbar. Begini kronologi lengkapnya.
Senin, 9 Februari 2026 - 19:31 WIB
Ilustrasi penganiayaan.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Begini kronologi pengemudi ojek online (ojol), Hasan (26) alami luka-luka akibat dianiaya seseorang diduga oknum TNI di Kembangan, Jakarta Barat.

Hasan mengungkapkan, penganiayaan itu terjadi pada Rabu (4/2/2026) lalu. Saat itu dirinya sedang mengantar seorang perempuan bernama Nur ke Jalan Haji Lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, kata Hasan, dirinya sedang menunggu orderan masuk di Jalan Mawar. Ia akhirnya mendapatkan seorang penumpang yaitu Nur.

Nur minta diantar ke Jalan Haji Lebar atau alamat rumah pelaku penganiayaan. Saat itu, masih belum ada masalah sehingga Hasan mengendarai motornya seperti biasa.

Namun, ternyata alamat tujuan tidak sesuai dengan aplikasi. Hasan pun bertanya kepada penumpangnya.

"Sampai di lokasi tujuan, penumpang saya mengatakan bahwa rumahnya bukan ini. Terus dia sering dipanggil ke sana, cuma dia enggak tahu jalan. Saya konfirmasi jalannya ke mana, dia enggak tahu juga," ujar Hasan, Senin (9/2/2026).

Nur kemudian mengatakan bahwa ia dikirimkan lokasi oleh pelaku melalui fitur share location. Namun, informasi tersebut tak bisa diakses tidak diketahui alasannya.

Pengemudi ojol itu kemudian memeriksa peta yang mengarah ke Jalan Kecapi berdasarkan titik merah. Ia pun mengendarai motornya beserta penumpang ke arah tersebut.

Akan tetapi usaha itu tak membuahkan hasil. Rumah pelaku yang menjadi tujuan penumpangnya masih belum juga terlihat.

"Pas saya coba buka, ternyata titiknya enggak jauh, sekitar dua kilo. Ya udah saya antar aja lah ke sana. Tapi belum nemu juga rumahnya yang mana," katanya menjelaskan.

Hasan akhirnya meminta Nur untuk menelepon memastikan lokasi rumahnya. Penumpang itu kemudian mengarahkan ponselnya ke Hasan supaya lebih jelas arahnya.

Bukannya diberi penjelasan soal arah, ia malah mendapatkan makian kasar dari pelaku.

"Terus dia jawabannya malah kasar, marah-marah. 'Ngapain kamu di Jalan Kecapi? Situ kan udah saya share-loc!," kata Hasan meniru perkataan yang ia terima.

Merasa kebingungan, pria 26 tahun itu bertanya kenapa pelaku malah marah ketika dirinya bertanya alamat.

Berkata demikian, ia malah mendapat makian bahkan disamakan dengan hewan serta dikira ingin menantang.

"Saya bilang, 'Bapak ngapain marah-marah? Saya kan cuma nanya alamat'. Terus malah dia bilang, 'Monyet kamu ya! Sini kamu kalau berani!" ujar dia.

Sebenarnya Hasan merasa enggan mengantar Nur ke lokasi tujuannya setelah menerima makian tak terduga itu. Akan tetapi, karena kasihan ia pun tetap mengantarkan perempuan tersebut.

Sebab, kata dia, penumpangnya adalah seorang ibu-ibu sendirian yang pergi pada malam hari tanpa tahu jalan.

Di lokasi, anak pelaku menunggu di depan rumah. Ia merasa marah karena menilai Hasan telah berkata kasar kepada ayahnya.

"Anaknya sudah berdiri di depan rumah dengan nada kayak nantangin gitu, bilang kalau saya enggak sopan ke bapaknya. Padahal, mah saya cuma nanya alamat, bapaknya dia yang ngomel-ngomel," tutur Hasan.

Keduanya pun cekcok mulut hingga anak pelaku menendang motor pengemudi ojol tersebut. Mereka berdua pun semakin ribut hingga saling memukul.

Tiba-tiba, sang ayah atau pelaku datang sambil membawa batang besi. Pelaku yang berusia 40 hingga 50 tahun itu melayangkan senjata tersebut ke arah kepala sang ojol.

"Sekali pukul pakai besi, terus warga langsung udah di situ semua. Saya luka berdarah di dahi kiri, ngucur darahnya," ujarnya menjelaskan.

Sang pengemudi ojol itu langsung melakukan visum sekaligus melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Kembangan.

Hasan lalu dipanggil lagi pada Sabtu (7/2/2026). Pihak kepolisian mengatakan, ia harus melapor ke Pomdam karena pelaku adalah anggota militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di situ kepolisian bilang, 'harus ke Pomdam' (Polisi Militer Kodam)," kata Hasan.

Merasa kasusnya tak akan selesai, dirinya pun membagikan kasus ini ke media sosial berharap supaya viral. Akhirnya, harapannya terwujud dan ia kembali dipanggil oleh Polsek Kembangan. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Bakal Diperiksa Bareskrim Polri 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Kim Yeon-gyeon Terpukau dengan Power Megawati Hangestri, Singgung Gaya Serang Megatron

Kim Yeon-gyeon Terpukau dengan Power Megawati Hangestri, Singgung Gaya Serang Megatron

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya dalam latihan bersama Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, bahkan mengaku terkejut atas power.
Pernyataan Tak Terduga Roberto Mancini usai Timnas Italia Kalahkan Turki: Ini Tak Ada Artinya

Pernyataan Tak Terduga Roberto Mancini usai Timnas Italia Kalahkan Turki: Ini Tak Ada Artinya

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, menilai bahwa kemenangan atas Turki sama tidak berartinya dengan kekalahan dari Belgia. Dia menekankan timnya harus fokus kepada apa yang bisa dilakukan di lapangan.
Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Detik-detik Kevin Diks dapat Contekan dari John Herdman, Kapten Timnas Indonesia Langsung Baca di Tengah Lapangan

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks kedapatan baca contekan yang diberikan John Herdman lewat Ivar Jenner di tengah lapangan dalam laga lawan Malaysia, semalam
Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Pengakuan Jujur Alessandro Bastoni usai Bikin Timnas Italia Gagal ke Piala Dunia 2026: Saya Merasa Berutang

Bek tengah Timnas Italia, Alessandro Bastoni, merasa bahwa dirinya berutang kepada masyarakat Italia. Hal ini beriringan dengan kegagalannya untuk mempersembahkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Indonesia Lolos ke Perempat Final Asian Games 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Indonesia lolos ke babak perempat final voli putra Asian Games 2026. Skuad Garuda masih memiliki peluang untuk melaju ke babak delapan besar, namun kemenangan atas Iran menjadi syarat mutlak.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral