News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru SMA di Pasar Rebo Lakukan Pelecehan Terhadap Siswinya, Korban Disebut Lebih dari Dua Orang

Kasus dugaan pelecehan guru di SMA Pasar Rebo berkembang. Kuasa hukum menyebut korban lebih dari dua orang dan kini dalam penyelidikan polisi.
Selasa, 10 Februari 2026 - 07:45 WIB
Ilustrasi pelecehan terhadap anak.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan oknum guru di salah satu SMA di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, terus berkembang. Tidak hanya dua siswi yang menjadi korban, kuasa hukum menyebut jumlah korban diduga lebih banyak dan baru mulai berani bersuara setelah laporan pertama masuk ke aparat kepolisian.

Kuasa hukum salah satu korban berinisial N, Wanda Al-Fathi Akbar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima sejumlah informasi dari siswa maupun alumni yang mengaku mengalami kejadian serupa. Namun, selama ini para korban memilih diam karena takut dan belum memiliki keberanian untuk melapor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang kita dapat, ada beberapa korban. Selama ini mereka tidak berani speak up. Estimasinya kemungkinan lebih dari dua orang,” kata Wanda di Jakarta, Selasa (10/2).

Menurutnya, kasus tersebut diduga telah berlangsung cukup lama tanpa terungkap ke publik. Situasi baru berubah setelah salah satu korban memberanikan diri melapor dan mendapatkan pendampingan hukum.

“Kasus ini seperti diam selama ini. Begitu korban yang sekarang melapor, korban-korban lainnya mulai bermunculan,” ujarnya.

Pihak kuasa hukum telah melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur. Saat ini, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan dan berpotensi segera naik ke tahap penyidikan.

“Sekarang masih penyelidikan, kemungkinan akan segera naik ke penyidikan,” kata Wanda.

Selain menempuh jalur hukum, pihak kuasa hukum juga mendatangi pihak sekolah untuk mengonfirmasi status terduga pelaku yang merupakan guru aktif di sekolah tersebut. Mereka meminta agar pihak sekolah tidak lepas tangan dan turut mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Kami bermusyawarah supaya ada solusi dari pihak sekolah. Dengan adanya laporan dan pemberhentian terhadap dua oknum guru, kami berharap sekolah tetap bertanggung jawab dan tidak lepas tangan,” jelasnya.

Wanda menekankan, dukungan institusi pendidikan sangat penting agar proses hukum berjalan transparan dan para korban mendapatkan keadilan, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi seluruh siswa.

Sebelumnya, sejumlah siswa di sekolah tersebut menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban. Aksi digelar pada Senin (9/2), dengan membawa poster dan menyampaikan orasi yang menuntut kejelasan serta transparansi penanganan kasus dugaan pelecehan tersebut.

Para siswa mendesak pihak sekolah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Dalam aksi tersebut, mereka juga menyebut dugaan pelecehan telah berlangsung sejak lama. Pernyataan ini diperkuat oleh sejumlah alumni yang mulai angkat bicara dan menyampaikan pengalaman serupa di media sosial.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum, dugaan pelecehan dilakukan melalui percakapan di grup WhatsApp yang melibatkan oknum guru. Dalam pesan-pesan tersebut, terduga pelaku membicarakan korban dan siswi lainnya dengan bahasa yang dinilai tidak pantas dan merendahkan.

“Oknum guru itu saling chat-chat-an lewat WhatsApp. Dari situ mereka membicarakan korban dan siswa-siswa lain soal fisik,” ungkap Wanda.

Ia menyebutkan, bukti yang saat ini telah dikantongi tim kuasa hukum masih sebatas dugaan pelecehan verbal melalui pesan singkat. Namun, dari informasi yang dihimpun, terdapat dugaan bahwa sebagian korban juga mengalami pelecehan fisik, meskipun hingga kini belum semuanya teridentifikasi.

“Bukti yang kami pegang baru verbal lewat WA. Tapi informasi dari teman-teman korban, ada juga yang mengalami pelecehan fisik, hanya saja korbannya belum diketahui secara pasti,” katanya.

Untuk klien yang saat ini didampingi, Wanda mengatakan dugaan pelecehan berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir. Namun, ia tidak menutup kemungkinan kasus serupa terjadi dalam rentang waktu yang lebih lama terhadap korban lainnya.

“Kalau durasi pastinya, kami belum tahu. Tapi informasi dari siswa menyebut jumlah korban lebih dari dua orang, salah satunya klien kami,” ujarnya.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami dampak psikologis yang cukup berat. Beberapa di antaranya mengalami trauma, rasa takut, tekanan mental, hingga kesulitan menjalani aktivitas belajar seperti biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wanda berharap proses hukum berjalan secara terbuka dan adil, serta tidak berhenti hanya pada penanganan administratif di internal sekolah. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis bagi para korban agar dapat pulih dan kembali merasa aman di lingkungan pendidikan.

“Kami berharap keadilan bagi seluruh korban dan adanya pendampingan agar mereka bisa pulih dari trauma yang dialami,” pungkasnya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Sebut Laga Kontra Vietnam Jadi Ujian Terberat Bagi Timnas Indonesia

John Herdman Sebut Laga Kontra Vietnam Jadi Ujian Terberat Bagi Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Laga itu sendiri nantinya berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor pada Senin (3/8/2026) malam WIB. 
Bahlil Dorong agar Daerah Juga Punya IUP, Buka Peluang UMKM dan Koperasi Kelola Tambang

Bahlil Dorong agar Daerah Juga Punya IUP, Buka Peluang UMKM dan Koperasi Kelola Tambang

Menteri Bahlil mendorong agar masyarakat daerah juga menjadi pemegang izin usaha pertambangan (IUP). Sehingga, ada peluang agar UMKM dan koperasi juga bisa mengelola tambang.
Ramalan Shio Babi 3 Agustus 2026: Banjir Hoki di Awal Pekan, tapi Waspadai Penyesalan Finansial!

Ramalan Shio Babi 3 Agustus 2026: Banjir Hoki di Awal Pekan, tapi Waspadai Penyesalan Finansial!

Lantas, bagaimana peruntungan hoki, proyeksi finansial, hingga kisah percintaan Shio Babi tanggal 3 Agustus 2026? Simak analisis selengkapnya di bawah ini!
Fabrizio Romano Bongkar Sikap Tegas AC Milan, Rafael Leao Tak Akan Dilepas jika Kurang dari Rp900 Miliar

Fabrizio Romano Bongkar Sikap Tegas AC Milan, Rafael Leao Tak Akan Dilepas jika Kurang dari Rp900 Miliar

Masa depan Rafael Leao menjadi sorotan pada bursa transfer musim panas 2026. Penyerang asal Portugal itu terus dikaitkan dengan peluang hengkang dari AC Milan.
Apa yang Terjadi Jika Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam? Ini Skenario Lengkap Perebutan Tiket Semifinal Piala AFF 2026

Apa yang Terjadi Jika Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam? Ini Skenario Lengkap Perebutan Tiket Semifinal Piala AFF 2026

Laga Timnas Indonesia vs Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF menjadi salah satu laga paling krusial di fase penyisihan. Bagaimana jika skuad Garuda kalah?
Tiga Pekan Jelang Musim Baru, AC Milan Masih Terjebak Kebuntuan di Bursa Transfer

Tiga Pekan Jelang Musim Baru, AC Milan Masih Terjebak Kebuntuan di Bursa Transfer

AC Milan belum mampu bergerak leluasa pada bursa transfer 2026. Rossoneri masih dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah sebelum mendatangkan pemain baru lagi.

Trending

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” viral di media sosial. Seorang pelajar SMK di Banyuwangi berinisial MD menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 3 Agustus 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Pada 3 Agustus 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa peluang finansial yang menjanjikan bagi beberapa zodiak. Kamu termasuk yang bercuan deras?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 3 Agustus 2026: Kabar Baik dan Keberuntungan Menghampiri di Awal Pekan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 3 Agustus 2026: Kabar Baik dan Keberuntungan Menghampiri di Awal Pekan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 3 Agustus 2026: Ada kabar baik dan keberuntungan menghampiri di awal pekan.
Selengkapnya

Viral