News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Ngeri Penembakan Smart Air, Pilot Lari ke Hutan hingga Kirim Sinyal Darurat Sebelum Ditembak

Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena melibatkan kelompok bersenjata di kawasan tersebut dan menimbulkan pertanyaan soal keselamatan penerbangan perintis di Papua.
Kamis, 12 Februari 2026 - 10:06 WIB
Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden penembakan pesawat Smart Air yang terjadi di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Rabu (11/2/2026), menewaskan dua awak pesawat setelah dibidik oleh orang tak dikenal sesaat setelah mendarat. 

Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena melibatkan kelompok bersenjata di kawasan tersebut dan menimbulkan pertanyaan soal keselamatan penerbangan perintis di Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian bermula ketika pesawat Cessna Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-SNR milik Smart Air lepas landas dari Bandara Tanah Merah sekitar pukul 10.38 WIT menuju Bandara Korowai Batu. 

Pesawat itu membawa dua kru penerbangan (pilot dan kopilot) serta 13 penumpang, termasuk satu bayi. Sekitar pukul 11.05 WIT, pesawat mendarat di Korowai Batu.

Namun sesaat setelah mendarat, pesawat tiba-tiba ditembaki orang tak dikenal (OTK) dari arah hutan di samping area landasan. 

Tembakan itu membuat suasana menjadi kacau dan seluruh penumpang serta awak pesawat berusaha menyelamatkan diri. Pilot kemudian menghentikan pesawat dan para penumpang turun, lalu lari ke arah hutan.

Namun sayangnya, dalam pelarian itu, kedua awak pesawat ditangkap dan ditembak oleh para pelaku hingga tewas, sementara seluruh 13 penumpang selamat. Mereka kemudian ditemukan oleh aparat dan jenazah dievakuasi dari dalam hutan ke Bandara Korowai.

Akibat Insiden

Akibat penembakan itu, dua kru pesawat tewas dengan luka tembak yang parah. Pilot bernama Kapten Egon Erawan dan kopilot Baskoro dinyatakan meninggal dunia. Penumpang 12 dewasa dan satu balita selamat tanpa luka serius.

Kondisi pesawat sendiri mengalami kerusakan akibat tembakan. Sejumlah kaca jendela pecah, pintu penumpang terbuka, dan lubang bekas tembakan terlihat di badan dan sayap pesawat. Bahan bakar pesawat bahkan menetes akibat kerusakan tangki akibat tembakan.

Komunikasi Terakhir Pilot Sebelum Ditembak

Dalam kondisi panik, pilot dan kopilot sempat mengirim sinyal darurat melalui perangkat GPS Garmin kepada petugas operasional, melaporkan bahwa mereka sedang ditembaki pelaku dan berlari ke arah hutan.

“Situasi langsung kacau… pilot, kopilot, dan penumpang berhamburan turun dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar Kabid Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.

Dalam pelarian itu, dua awak pesawat — Kapten Egon Erawan dan kopilot Baskoro — kemudian tertangkap oleh para pelaku dan ditembak hingga tewas. 

Sementara itu, seluruh 13 penumpang selamat tanpa luka berat. Jasad kedua kru dievakuasi dari hutan menuju Bandara Korowai dan dibawa ke rumah sakit setempat.

Penanganan Pasca Insiden

Polda Papua, bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, menerjunkan tim untuk mengevakuasi korban dan menyelidiki insiden penembakan ini. Aparat berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk otoritas bandara setempat, untuk mengamankan lokasi dan melakukan pengusutan lebih jauh terhadap pelaku penembakan.

Hingga kini, motif penembakan ini masih ditelusuri, namun sejumlah laporan awal menyebut bahwa pelaku merupakan kelompok bersenjata yang aktif di wilayah Papua Selatan. Polisi terus melakukan penyelidikan terkait siapa yang berada di balik serangan tersebut dan apa latar belakangnya.

Profil Pilot Smart Air

Salah satu pilot yang tewas, Egon Erawan, adalah pilot berkebangsaan Indonesia dengan pengalaman panjang di dunia penerbangan sejak tahun 2009. Ia pernah mengabdi sebagai pilot di berbagai maskapai seperti PT Maleo Air sebelum bergabung dengan Smart Air. Egon juga dikenal sebagai alumnus SMA Negeri 3 Yogyakarta angkatan 1982.

Rekan-rekannya dan kolega menyebut Egon sebagai pilot yang berpengalaman dan berdedikasi, yang baru saja menyelesaikan penerbangan saat insiden terjadi. Pesan darurat yang sempat dikirimnya menjadi komunikasi terakhir sebelum ia dan kopilotnya tewas.

Reaksi Keluarga Korban

Keluarga almarhum pilot menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Dalam pernyataan singkat kepada media, sanak keluarga menyatakan bangga atas dedikasi Egon Erawan yang selama ini mengabdi sebagai pilot profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami kehilangan sosok yang berdedikasi dan penuh semangat. Dia selalu menomorsatukan keselamatan penumpang,” kata salah satu anggota keluarga. 

Mereka berharap aparat dapat mengungkap motif di balik penembakan ini serta memberikan rasa keadilan bagi korban dan keluarga. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral