News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:18 WIB
Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro resmi jadi tersangka dalam perkara narkoba. Penetapan itu dilakukan setelah penyidik Bareskrim Polri menemukan koper berisi sejumlah barang bukti narkotika yang diduga berkaitan dengannya.

Koper tersebut terungkap setelah AKBP Didik diamankan oleh Biro Paminal Divisi Propam Polri pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik memperoleh informasi mengenai keberadaan koper yang diduga berisi narkotika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diinterogasi dan didapat keterangan bahwa ada koper berwarna putih milik AKBP Didik Putra Kuncoro yang diduga berisi Narkotika," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Brigjen Eko Hadi Santoso, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Eko menjelaskan, koper itu disimpan di rumah seorang polisi wanita (polwan), Aipda Dianita, yang berlokasi di Karawaci, Tangerang, Banten. Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.

"Selanjutnya penyidik menuju ke kediaman Aipda Dianita dan menemukan koper tersebut telah diamankan lebih dulu oleh personil Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan," ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, isi koper diketahui berupa sabu seberat 16,3 gram, 49 butir ekstasi, serta dua butir sisa pakai dengan berat 23,5 gram. Selain itu, ditemukan pula Aprazolam 19 butir, Happy Five dua butir, dan ketamin lima gram.

Atas temuan tersebut, penyidik langsung menggelar perkara dan meningkatkan status AKBP Didik menjadi tersangka.

"Terhadap DP telah ditetapkan sebagai tersangka," ucapnya.

Penyidik juga mengambil sampel darah dan rambut dari Miranti Afriana, yang merupakan istri AKBP Didik, serta Aipda Dianita untuk menjalani tes narkoba.

Dalam kasus ini, AKBP Didik dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana serta Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika jo Lampiran 1 nomor urut 9 UU RI Nomor 1 Tahun 2026.

Pengembangan Kasus

AKBP Didik sebelumnya telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Bima Kota karena dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus yang menjerat mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

Malaungi telah dipecat dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan sabu pada Senin (9/2/2026). Dalam keterangannya, ia menyebut atasannya menerima aliran dana dari bandar narkoba bernama Koko Erwin.

Kuasa hukum Malaungi, Asmuni, mengungkapkan kliennya mengaku menjalankan perintah AKBP Didik dalam peredaran sabu tersebut.

"Ini murni melaksanakan perintah pimpinan sehingga klien kami melakukan tindak pidana tersebut," kata dia.

Asmuni menjelaskan, Malaungi berperan menyimpan sabu milik Koko Erwin atas perintah atasan. Sebagai imbalannya, disebut ada uang Rp 1 miliar yang diberikan kepada AKBP Didik untuk membeli mobil.

Dana itu ditransfer secara bertahap, yakni Rp 200 juta dan Rp 800 juta, ke rekening seorang wanita. Uang tersebut kemudian diserahkan kepada AKBP Didik melalui ajudannya.

Setelah dana diterima, Malaungi diperintahkan mengambil narkoba di hotel tempat Koko Erwin menginap untuk disimpan sebelum diedarkan ke wilayah Sumbawa.

Menurut Asmuni, kliennya memiliki bukti perintah tersebut yang telah disampaikan kepada penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semua bukti perintahnya ada di dalam chat sudah masuk dalam berita acara pemeriksaan," lanjutnya.

Terkait temuan sabu seberat 488 gram di rumah dinas Malaungi, Asmuni menyebut barang tersebut merupakan milik Koko Erwin. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Iran Dinilai Semakin Percaya Diri Melawan Amerika Serikat

Menurut laporan The New York Times, mengutip data intelijen Amerika Serikat terbaru, Iran dinilai semakin percaya diri dengan kemampuannya menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan semakin bertekad melanjutkan konflik dengan AS
Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Gawat! Ratusan Wisatawan Mendadak Tinggalkan Gili Trawangan, Ini Penyebabnya

Gawat! Ratusan Wisatawan Mendadak Tinggalkan Gili Trawangan, Ini Penyebabnya

Krisis air bersih yang melanda wilayah destinasi wisata Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) turut berdampak terhadap iklim pariwisata.
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Kepsek dan Guru Wanita Mesum di Lingkungan SD Pekalongan, Sanksi Hanya Dipindah

Kepsek dan Guru Wanita Mesum di Lingkungan SD Pekalongan, Sanksi Hanya Dipindah

Jagat media sosial dihebohkan dengan viral rekaman video asusila seorang kepala sekolah (kepsek) dengan oknum guru wanita di lingkungan SD kawasan Pekalongan, Jawa Tengah.
Waspada Karhutla, Polda Riau Sorot Empat Wilayah Rawan

Waspada Karhutla, Polda Riau Sorot Empat Wilayah Rawan

Polda Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyusul munculnya hotspot dalam jumlah cukup tinggi di sejumlah wilayah.

Trending

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Terdapat 33 Penerbangan Terdampak

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB sampai dengan 05.30 WIB seiring adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Link Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Tersebar, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Pornografi Lebih Parah dari Narkoba

Di pelbagai media sosial, seperti X hingga Telegram bertebaran akun-akun yang sengaja membagikan atau mempromosikan link video mesum Kepsek dan guru tersebut.
Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Ancam Kesehatan Warga Pesisir Banten

Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai mengancam keselamatan jiwa warga yang bermukim di kawasan pesisir Kabupaten Serang, Banten.
Sopir Taksi Nekat Bakar Gerobak Pedagang Akringan di Jakarta Timur

Sopir Taksi Nekat Bakar Gerobak Pedagang Akringan di Jakarta Timur

Seorang pengemudi taksi ngamuk hingga membakar isi gerobak milik pedagang angkringan gegara tak terima ditegur saat parkir. Peristiwa ini terjadi ‎di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur.
AHY: Gunakan Kekuasaan Untuk Melayani

AHY: Gunakan Kekuasaan Untuk Melayani

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta kepada para kadernya agar bekerja untuk rakyat dan tidak hanya mencari suara dari masyarakat.
Kepsek dan Guru Wanita Mesum di Lingkungan SD Pekalongan, Sanksi Hanya Dipindah

Kepsek dan Guru Wanita Mesum di Lingkungan SD Pekalongan, Sanksi Hanya Dipindah

Jagat media sosial dihebohkan dengan viral rekaman video asusila seorang kepala sekolah (kepsek) dengan oknum guru wanita di lingkungan SD kawasan Pekalongan, Jawa Tengah.
Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Usai Dentuman Keras di Langit, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Hujani Wilayah Banten

Dentuman keras menggelegar di langit wilayah Banteng, dan Jawa Barat saat Gunung Anak Krakatau meletus pada Jumat (4/9/2026) malam.
Selengkapnya

Viral