Festival Ikan Bandeng, Penjual Ngeluh Masih Ada Ormas Minta Jatah Rp150 Ribu dan Ikan
- Syifa Aulia/tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Festival Ikan Bandeng yang berlangsung di wilayah Rawa Belong, Jakarta Barat, masih ramai dikunjungi pembeli pada Minggu (15/2/2026).
Festival ini digelar selama dua hari pada 14-15 Februari 2026 menjelang Hari Raya Imlek 2026. Terlihat warga berdatangan mengerubungi pedagang ikan bandeng sejak pagi hingga siang hari.
Bang Cobra, salah satu pedagang ikan bandeng mengaku sudah ikut festival ini sejak tahun 2025 kemarin. Dia mengaku sangat terbantu dengan diadakannya Festival Ikan Bandeng.
“Iya dong, tiap tahun emang dagang di sini,” kata Bang Cobra di lokasi.

- Syifa Aulia/tvOnenews.com
Meski demikian, dia menyayangkan masih adanya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh organisasi masyarakat (ormas).
Bang Cobra menyebut beberapa pedagang ada yang didatangi ormas tersebut.
“Masih ada ormas yang mau nagihin,” kata dia.
Menurut Bang Cobra, ormas itu meminta jatah uang Rp150 ribu dan satu ekor ikan bandeng kepada masing-masing pedagang.
“Kemarin sih denger dibilang minta Rp150 (ribu) sama ikan satu ekor,” ungkapnya.
Dia bersama seluruh pedagang di festival tersebut mengaku tidak nyaman dengan adanya pungli itu.
Pasalnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan lapak dagang secara gratis.
“Padahal kita sudah digratisin sama Pemprov ya, sudah enggak ada pungli-pungli, tapi ternyata masih ada. Jadi kita enggak nyaman juga gitu loh,” kata Bang Cobra.
Meski begitu, Bang Cobra menyebut seluruh pedagang kompak tidak memberi jatah kepada ormas tersebut.
“Enggak, tetap enggak (dikasih jatah). Karena biasanya yang nagih-nagih itu ormas yang di luar daerah sini. Kalau ormas yang anak-anak sini enggak mau, dia ngertilah,” pungkasnya. (saa/muu)
Load more