GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang Mengaku Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin

Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang mengaku dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin usai polemik mutasi dan isu independensi kolegium.
Senin, 16 Februari 2026 - 13:24 WIB
dr. Piprim Basarah
Sumber :
  • TikTok/dr.piprim

Jakarta, tvOnenews.com - Nama dr Piprim Basarah Yanuarso mendadak menjadi sorotan publik setelah mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh dr Piprim melalui unggahan di media sosial pribadinya, menyusul polemik mutasi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RSUP Fatmawati.

Lalu siapa sebenarnya dr Piprim Basarah Yanuarso?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Spesialis Jantung Anak dan Ketua IDAI

dr Piprim Basarah Yanuarso memiliki nama lengkap dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K). Ia dikenal sebagai dokter spesialis anak konsultan kardiologi anak, dengan fokus penanganan penyakit jantung pada bayi, anak, hingga remaja.

Saat ini, dr Piprim menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dalam kapasitasnya tersebut, ia aktif menyuarakan berbagai isu kesehatan anak, termasuk soal tata kelola kolegium ilmu kesehatan anak.

Lahir pada 15 Januari 1967, dr Piprim telah meniti karier panjang di dunia medis. Selama sekitar 20 tahun, ia berpraktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, yang merupakan rumah sakit rujukan nasional.

Sebagai konsultan kardiologi anak, keahliannya meliputi diagnosis dan penanganan kelainan jantung bawaan maupun gangguan jantung yang didapat pada anak.

Pendidikan dan Rekam Jejak Akademik

Dalam perjalanan akademiknya, dr Piprim menempuh pendidikan subspesialis kardiologi anak di Institusi Jantung Negara, Malaysia, dan menyelesaikannya pada 2007. Gelar Subsp.Kardio(K) menegaskan kompetensinya sebagai konsultan jantung anak.

Tak hanya sebagai praktisi, dr Piprim juga aktif di dunia pendidikan. Ia tercatat sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Pada Mei 2025, ia meraih gelar doktor (Dr.) dalam bidang Ilmu Kedokteran dari Universitas Indonesia.

Kombinasi peran sebagai dokter, akademisi, dan pimpinan organisasi profesi membuat dr Piprim menjadi salah satu figur berpengaruh dalam pengembangan ilmu kesehatan anak di Indonesia.

Polemik Mutasi ke RSUP Fatmawati

Kontroversi bermula ketika dr Piprim dimutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati oleh Kementerian Kesehatan. Ia mengaku menolak mutasi tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan asas meritokrasi dan dilakukan tanpa komunikasi yang memadai.

Akibat mutasi itu, akun pelayanannya untuk pasien BPJS di RSCM dibekukan. Kondisi ini membuat ia tidak lagi bisa melayani pasien BPJS di RSCM, tempat ia mengabdi selama hampir tiga dekade.

Dalam pernyataan terbuka, dr Piprim menyebut mayoritas pasien yang ditanganinya selama 28 tahun di RSCM merupakan peserta BPJS. Ia juga mengungkapkan bahwa jika pasien ingin tetap ditangani olehnya di unit swasta RSCM Kencana, maka harus membayar biaya mandiri yang tidak ditanggung BPJS.

Pihak RSCM sendiri menyatakan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Kesehatan. Kebijakan tersebut disebut telah melalui kajian organisasi dan bertujuan memperluas jangkauan layanan jantung anak, termasuk memperkuat layanan di RSUP Fatmawati.

Mengaku Dipecat Menkes

Perkembangan terbaru, dr Piprim menyatakan dirinya dipecat oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin setelah menolak mutasi tersebut. Ia juga mengaitkan keputusan itu dengan sikapnya yang mempertahankan independensi kolegium ilmu kesehatan anak agar tidak berada di bawah kendali langsung Kementerian Kesehatan.

Dalam pesan yang disampaikan kepada pasien, mahasiswa, dan para residen calon dokter anak, dr Piprim menyampaikan permohonan maaf karena tidak lagi dapat mendampingi mereka di RSCM.

Pernyataan itu memicu perhatian luas, mengingat posisi dr Piprim sebagai Ketua IDAI dan figur akademik yang cukup dikenal di kalangan dokter anak.

Sorotan pada Independensi Kolegium

Salah satu poin yang disoroti dr Piprim adalah soal independensi kolegium ilmu kesehatan anak. Ia menilai kolegium sebagai lembaga ilmiah profesi seharusnya berdiri independen, bukan berada di bawah struktur kementerian.

Isu ini menjadi bagian dari dinamika lebih luas mengenai tata kelola organisasi profesi dan regulasi kesehatan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari polemik yang berkembang, profil dr Piprim Basarah Yanuarso menunjukkan rekam jejak panjang sebagai dokter spesialis jantung anak, akademisi, dan pimpinan organisasi profesi.

Kini, publik menanti klarifikasi lebih lanjut dari berbagai pihak terkait pernyataan pemecatan tersebut serta kelanjutan kiprah dr Piprim di dunia kesehatan anak Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Modal Janji Jadi Wakil Bupati, Vicky Prasetyo Bikin Nunun Lusida Gelontorkan Uang Ratusan Juta

Nunun Lusida mengaku menyerahkan uang Rp700 juta kepada Vicky Prasetyo setelah dijanjikan mantan suaminya bakal dijadikan calon wakil bupati.
Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pernah Jadi Pemain Terbaik La Liga dan Cetak 42 Gol Semusim, Gelandang Berdarah Banten Ini Berpeluang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Abdurrahman Iwan Kuswanto, gelandang berdarah Banten yang sempat diabaikan Shin Tae-yong, kini bersinar di Qatar dan berpotensi dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

Dua Pembalap Italia Masuk Daftar, Aprilia Gerak Cepat Cari Tandem Marco Bezzecchi untuk MotoGP 2027: 

CEO Aprilia, Massimo Rivola, tidak menutup kemungkinan membentuk duet sesama pembalap Italia di untuk formasi rider mereka di MotoGP 2027.
Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Hasil Muktamar PII ke-XXXIII: Amsal Alfian Nahkodai PB PII Dua Tahun ke Depan

Muktamar Nasional Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-XXXIII yang digelar di Palembang resmi menetapkan Amsal Alfian sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PII ...
Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kanwil Kemenag Jatim Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan di 21 Titik Lokasi

Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Jawa Timur melaksanakan Rukyatul Hilal awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H.
Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan Pincang ke Norwegia, Dua Jenderal Lapangan Tengah Absen di Liga Champions Lawan Bodo/Glimt

Inter Milan dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam lanjutan Liga Champions. Dua gelandang utama mereka absen.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT