News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Lengkap Konten Kreator Temukan Jasad Pelajar SMPN 26 Bandung di Rumah Kosong: Tiba-Tiba Hati Saya Terketuk

Konten kreator, Sukanang Apriansah membagikan pengalamannya ketika dirinya dan tim menemukan jasad siswa SMPN 26 Bandung, ZAAQ (14). Begini cerita lengkapnya.
Senin, 16 Februari 2026 - 14:42 WIB
Misteri Pelajar SMP Tewas di Kampung Gajah Belum Terpecahkan, Terakhir Ada di Sekolah saat Pelajaran Olahraga hingga Ditemukan di Semak Belukar
Sumber :
  • Polres Cimahi

Jakarta, tvOnenews.com - Jasad siswa SMPN 26 Bandung, ZAAQ (14) ditemukan oleh seorang konten kreator bernama Sukanang Apriansah, Jumat (13/2/2026) lalu. Begini cerita lengkapnya.

Sukanang diketahui adalah konten kreator yang suka membuat video menjelajah tempat-tempat kosong. Hari itu, ia mengatakan entah kenapa ingin menjelajah rumah kosong di daerang Kampung Gajah, Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya kita kan eksplor jarang ke tempat itu, tiba-tiba hati saya terketuk pengen eksplor ke tempat tersebut, ternyata kita (tim) berkumpul, ngobrol sama tim kesepakatan, akhirnya kita eksplor di tempat kejadian korban meninggal," kata Sukanang, dalam program Pagi Pagi Seru tvOne, Senin (16/2/2026).

Akhirnya, Sukanang dan tim pun datang ke lokasi rumah kosong tersebut. Sejak awal kedatangannya, ia sudah mulai siaran langsung atau live streaming.

Sepanjang di dekat rumah kosong itu, ia mengatakan sempat mencium bau bangkai yang kuat. Namun, ia tak curiga jika bau tersebut berasal dari manusia.

Sebab, di awal perjalannya, ia sempat menemukan bangkai kucing. Oleh karenanya, pemuda itu mengira bau menyengat itu berasal dari bangkai hewan lainnya.

"Jadi kita udah live streaming, tiba-tiba kita mencum bau menyenangat. Semacam udah baunya parah banget nih. Awalnya kita enggak menduga bahwa itu manusia yang sudah meninggal," katanya menambahkan.

Namun, selama live streaming berlangsung bau bangkai itu tak kunjung menghilang, sebaliknya justru semakin parah dan mengganggu.

Sukanang pun berinisiatif meminta tolong kepada salah satu anggota timnya untuk mencari sumber bau menyengat itu. Anggota tim itu pun akhirnya pergi sementara sang streamer tetap menyalakan rekamannya.

Anggota tim itu pun kemudian mencari dan menemukan sumber bau yang sangat menyengat tersebut. Betapa terkejutnya ternyata bau itu berasal dari tubuh manusia yang telah membusuk.

"Ketika tim saya maju ke depan, mencari titik bau tersebut, akhirnya menemukan salah satu korban yang sudah tergeletak dan dikiranya awalnya itu boneka, tapi ketika dideketin lagi bonekanya kok bau mayat? Seperti itu," ungkapnya.

Saat itu, Sukanang yang masih streaming kemudian dipanggil oleh anggota timnya tersebut. Ia pun mendekati sumber bau dan tak kalah terkejutnya dengan anggota tim lainnya.

Ia mengaku tak berani semakin mendekat apalagi menyentuh jasad manusia tersebut. 

"Saya sempat kaget juga di situ ternyata beneran mayat dan kita pun di situ enggak pegang dan enggak mendekati secara dekat. Kita jarak jauh lah agak jauh, enggak berani kita ngedekat," tutur pemuda itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Sukanang dan timnya menghubungi penjaga yang ada di dekat rumah kosong tersebut. Penjaga itulah yang kemudian melapor ke aparat setempat hingga akhirnya terungkap ada korban pembunuhan.

Diketahui, korban adalah ZAAQ yang masih berusia 14 tahun. Ia dibunuh oleh temannya sendiri yaitu YA (16) dan AP (17). (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Dedi Mulyadi 'Cosplay' Jadi Antagonis, Minta Kakek Tunanetra Ucapkan Kata Tak Pantas soal KDM, Jawabannya Mengejutkan

Jawaban menyentuh dari seorang kake tunanetra di Sumedang yang diminta Dedi Mulyadi untuk menjelek-jelekkan Gubernur Jawa Barat dengan iming-iming uang Rp5 juta
Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Puluhan Orang Diamankan Terkait Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Polisi Temukan Ada Balita Diikat

Polresta Yogyakarta terus melakukan pendalaman terkait alasan daycare di Sorosutan tersebut melakukan kekerasan dan penelantaran terhadap anak yang dititipkan.
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Rebut Puncak Lagi dari Manchester City, Liverpool Sodok Empat Besar

Arsenal berhasil kembali menguasai puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Sebelumnya, Manchester City sempat mengambil alih di pertengahan pekan.
30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

30 Orang Diamankan dalam Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Pengelola, Pengasuh, hingga Satpam

Sebanyak 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian dalam aksi penggerebekan daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (24/4/2026). 
Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Awal Mula Kasus Little Aresha di Yogyakarta Terungkap, Sebanyak 53 Anak Diduga Alami Kekerasan Fisik

Kasus sekolah dan penitipan anak Little Aresha di Yogyakarta mendapatkan perhatian khusus pemerintah daerah setempat sampai viral di media sosial.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kasih Pelajaran kepada NAC Breda

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali beraksi. Salah satunya adalah Maarten Paes yang memberi pil pahit kepada NAC Breda.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Selengkapnya

Viral