News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selasa, 17 Februari 2026 - 07:53 WIB
Ilustrasi pencabulan terhadap anak.
Sumber :
  • Antara

Korban sempat menolak dan mengingatkan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama. Namun pelaku justru berdalih akan “mengajari” agar perbuatan itu tidak dianggap haram.

Pada malam harinya sekitar pukul 24.00 WIB, korban kembali diminta datang ke rumah pelaku seorang diri. Di sana, korban diberikan secarik kertas berisi tulisan Arab yang tidak sepenuhnya dipahami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban hanya menangkap sebagian makna yang mengarah pada kalimat ijab kabul. Dalam situasi membingungkan tersebut, pelaku diduga mengajak korban melakukan pernikahan secara diam-diam tanpa saksi. Korban juga diberi uang Rp100 ribu yang disebut sebagai uang jajan.

Dugaan Pelecehan Terjadi Berulang

Setelah peristiwa itu, dugaan tindakan asusila disebut terus berlanjut. Pelaku kerap meminta korban menuruti keinginannya dengan dalih agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah.

Tindakan tersebut tidak berhenti bahkan setelah korban lulus dari pondok pesantren. Pelaku meminta korban kembali datang untuk mengajar beberapa hari dalam sepekan.

Setiap kali korban datang, dugaan pelecehan kembali terjadi. Aktivitas mengajar dilakukan pada pagi hari, sementara tindakan asusila diduga berlangsung pada malam hari.

Keluarga menyebut korban semakin tertekan karena pelaku juga mendokumentasikan perbuatan tersebut. Dokumentasi itu bahkan dikirimkan kembali kepada korban, yang membuat kondisi psikologisnya semakin terpuruk.

Dalam kondisi tertentu, pelaku disebut tetap memaksa korban melayani keinginannya, termasuk saat korban sedang menstruasi.

Kasus Terbongkar dari Ponsel Korban

Kasus ini baru terungkap pada 24 Juli 2025. Saat itu, adik korban yang juga mondok di pesantren menemukan percakapan mencurigakan di ponsel korban yang berisi komunikasi bernada asusila dengan pengasuh.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada orang tua korban. Keluarga yang selama ini mengenal dekat pelaku mengaku sangat terpukul mengetahui dugaan perbuatan tersebut.

Setelah melalui proses pendampingan, keluarga akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Jepara pada 20 November 2025.

Sudah Dipanggil Penyidik, Keluarga Minta Penanganan Serius

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan keluarga, terduga pelaku telah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan. Namun hingga kini, proses hukum masih berjalan.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera menuntaskan perkara tersebut secara transparan dan memberikan keadilan bagi korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Literasi Keuangan Makin Naik, Tapi Literasi Asuransi Turun: Gen Z Paling Berisiko?

Gen Z semakin mudah mengakses layanan keuangan digital, tetapi literasi asuransi masih rendah. Ini pentingnya edukasi finansial bagi mahasiswa sejak dini.
Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur Tak Bisa Bohong, Tapi Justru Kehilangan Filter

Review film Bapak Paling Jujur, drama komedi Fajar Nugros tentang calon gubernur yang tak bisa berbohong dan kehilangan filter dalam berbicara. Bagaimana
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti Musik Digital Capai Rp103 Triliun, Indonesia Dorong Sistem Global agar Uang Pencipta Tak Hilang di Tengah Jalan

Royalti dari pemanfaatan karya secara digital mencapai sekitar Rp103 triliun pada 2024. Indonesia mendorong sistem royalti global yang lebih transparan

Trending

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Yakinkan Investor: Jangan Ragu Masuk, Indonesia Tidak akan Kolaps

Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan investor bahwa Indonesia tidak akan kolaps. Pemerintah kini mendorong investasi yang membawa inovasi, teknologi, dan
Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Gara-gara Main HP di Kelas, Tiga Mahasiswa Untad Diduga Disiksa Senior: Nyaris Ditelanjangi hingga Disulut Rokok

Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, dilaporkan jadi korban aksi main hakim sendiri yang diduga dilakukan barisan mahasiswa senior.
Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista Serius Ingin Tinggal di Madinah, Intip Vila Rp7,5 Miliar Dekat Masjid Nabawi

Celine Evangelista mengungkapkan rencana serius untuk menetap di Madinah, Arab Saudi. Tak sekadar wacana, ia bahkan telah melakukan survei vila mewah dekat.
Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Tangis Perpisahan Lionel Messi, La Pulga Akhiri 20 Tahun Perjalanan Bersama Timnas Argentina

Bintang Inter Miami, Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun mengenakan jersey La Albiceleste.
Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo Ubah Cara Pandang TNI-Polri, Tak Cuma Soal Fisik: Perang Drone dan Siber Jadi Alasannya

Prabowo meminta profesionalisme TNI-Polri diperkuat menghadapi ancaman baru. Kemampuan intelektual, teknologi, pendidikan, dan latihan menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral