Seminar Sidang Isbat: Hilal Belum Terlihat Hari Selasa
- Julio Trisaputra/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar seminar untuk mengetahui posisi hilal untuk menentukan 1 Ramadan dari segi Astronomi.
Seminar disampaikan langsung oleh anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya.
Hasil kesimpulannya, Cecep mengatakan, bahwa Selasa (17/2/2026), ketinggian hilal di wilayah NKRI minus 2 derajat 24 menit 43 detik hingga minus 0 derajat 55 menit 41 detik.
Dengan elongasi antara 0 derajat 56 menit 23 detik sampai 1 derajat 53 menit 36 detik.
"Oleh karenanya hilal menjelang Ramadan pada hari Rukyat ini diprediksi mustahil dapat di rukyat, karena posisinya masih berada di bawah ufuk pada saat matahari terbenam," katanya.
Diketahui, dalam kriteria MABIMS ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimum 6,4 derajat.
"Sehingga tanggal 1 Ramadhan 1447 Hijriyah secara hisab jatuh bertepatan dengan hari Kamis Pahing, tanggal 19 Februari 2026," ucapnya. (aha/iwh)
Load more