GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah

Polemik izin masuk bantuan dari warga Aceh yang tinggal di Malaysia (diaspora) untuk korban bencana di Sumatra mencuat dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Rabu, 18 Februari 2026 - 22:01 WIB
Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik izin masuk bantuan dari warga Aceh yang tinggal di Malaysia (diaspora) untuk korban bencana di Sumatra mencuat dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendesak agar persoalan kewenangan segera diputus agar bantuan tidak berlarut-larut tertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang terakhir saya tangkap masalah bantuan dari warga Aceh yang di Malaysia, itu untuk memasukkan barang sekarang ini jadi kewenangannya siapa pak mendagri? Supaya cepat diputus di sini,” tegas Dasco.

Menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menjelaskan bahwa kewenangan berada di Bea Cukai Kementerian Keuangan.

Ia menyebut bantuan tersebut murni dari diaspora Aceh di Malaysia, bukan dari pemerintah atau lembaga swadaya masyarakat.

“Kewenangan dari bea cukai, kementerian keuangan ini dari diaspora mereka kumpul-kumpul warga Aceh di sana, kami sudah ketemu langsung dengan presiden datuk Mansur datang ke sini,” ujar Tito.

Tito memaparkan rincian bantuan yang kini sudah berada di Port Klang, Malaysia. Di antaranya minyak goreng 3.000 liter senilai Rp1 miliar, gula pasir sekitar Rp50 juta, air mineral Rp672 juta, makanan siap saji 5.000 dus senilai Rp1 miliar, pakaian baru 3.000 karung senilai Rp126 miliar, Al-Quran Rp1 miliar, hingga kloset toilet Rp4,8 miliar.

“Barangnya sekarang sudah ada di port klang. Namun kami sudah mengirim surat kepada ditjen bea cukai kemenkeu, intinya adalah untuk minyak goreng dan gula pasir kita perlu ada surat dari kementerian teknis, yaitu mentan, karena minyak goreng dan gula pasir apakah boleh dimasukkan,” jelasnya.

Tito juga mengungkapkan, rencana pengiriman beras sebelumnya ditolak.

“Tadinya mereka mau kirim beras juga tapi kita tolak. Sebaiknya jangan beras, karena kita sudah swasembada beras,” katanya.

Masalah lain muncul pada pakaian baru senilai Rp126 miliar. Bea Cukai mempertanyakan dampaknya terhadap produksi dalam negeri.

“Pakaian baru ini nilainya cukup tinggi, 3.000 karung, bukan pakaian bekas. Rp 126 miliar. Nanti bisa dicek sama-sama dengan bea cukai di pelabuhan kekeuh di lhokseumawe,” ujar Tito.

Ia menegaskan pemerintah siap mengawal distribusi agar tidak disalahgunakan.

“Kami sampaikan bahwa ini kami akan awasi langsung dari pelabuhan itu kita sama TNI Polri awasi supaya langsung masuk ke tempat pengungsi, tidak untuk dijual kemana2. Kami siap bertanggung jawab untuk itu,” tegasnya.

Merespons Mendagri Tito, Dasco menilai bantuan tersebut hanya bersifat satu kali dan tidak akan mengganggu pasar domestik.

“Ini kan cuma pengiriman satu kali? Sumbangan dari wargaAaceh yang tinggal di Malaysia. Saya pikir mungkin mentan ga keberatan kali kan ini karena jumlahnya ga terlalu banyak. Pak Mentan?” kata Dasco sambil memanggil Menteri Pertanian.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman kemudian menanggapi dengan hati-hati.

“Usul kami kalau bisa beras ini sangat sensitif,” ujarnya.

Dasco menegaskan kembali bahwa tidak ada beras dalam pengiriman tersebut.

“Enggak ada beras pak, hanya minyak goreng dan gula pasir sedikit itu,” balasnya.

Mentan Amran tetap mengingatkan soal pengawasan.

“Kalau masih bisa, usul kami, karena kami juga ekspor minyak goreng besar-besaran ke beberapa negara. Tapi kalau memang bisa itu diuangkan, tapi kalau harus masuk, saya kira pengawasan yang sangat ketat,” katanya.

Namun Dasco menilai opsi diuangkan justru akan menambah kerumitan.

“Ini sudah keburu dibeli, barangnya tinggal dikirim, dan hanya 1 kali. Dan saya pikir mungkin kita bisa kasih dispensasi karena cuma sekali, daripada nanti kita kan repot harus diuangkan lagi, beli lagi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun meminta koordinasi lintas kementerian segera dilakukan.

“Pak mensesneg dan menkeu bisa koordinasi dengan dirjen bea cukai, ini kita sudah dengar mentan, karena ini namanya sumbangan hanya 1 kali dan jumlahnya tidak ganggu. Saya pikir pak mendagri kita bisa realisasi secepatnya supaya barang-barang ini bisa masuk dan diawasi ketat langsung ke pengungsian dalam rangka sambut puasa dan hari raya lebaran,” tandas Dasco.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas Hadiri Sidang Etik AKBP Didik Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Beri Peringatan Ini untuk Polisi

Kompolnas turut hadir dalam sidang etik Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro di Mabes Polri. Kompolnas pun mengingatkan soal ini untuk Polri.
Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Jelang MotoGP 2026, Jorge Martin Mengaku Meminta Nasihat Pada Marc Marquez Sebelum Dirinya Melakukan...

Persiapan dari juara dunia tahun 2024, Jorge Martin, menuju MotoGP 2026 nampaknya kembali tidak berjalan mulus.
Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Di Forum Business Summit AS, Prabowo Cerita Komitmen atas Stunting dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Presiden RI Prabowo Subianto membuka langsung alasan di balik prioritas besar pemerintahannya mempercepat pembangunan manusia.
Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Sidang Etik AKBP Didik Putra Kuncoro Soal Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Kompolnas Ungkap Potensi PTDH Sangat Besar

Kompolnas angkat bicara soal peluang sanksi yang akan didapatkan AKBP Didik Putra Kuncoro terkait kasus penyalahgunaan narkotika. Peluang PTDH sangat besar.
Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Jejak Perjalanan Jakmania Away ke Bali: Bukan hanya Dukung Persija tapi Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Hasil analisa dan pengalaman suporter Persija Jakarta, the Jakmania away days ke Bali. Tidak hanya dukung Persija, tetapi meningkatkan perekonomian warga lokal.
Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Rekan Cole Palmer Bongkar Kabar Mengejutkan Soal Transfer ke MU

Isu Cole Palmer ke MU memanas setelah unggahan temannya viral. Bintang Chelsea itu disebut rindu Manchester dan terbuka hengkang pada 2026.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT