News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota Komisi IV DPR Sebut Beberapa Tantangan Ini Masih Jadi Masalah untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Indonesia

Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri soroti masa depan pangan Indonesia. Ia menilai negara ini berpeluang di bidang pangan, namun hal ini harus diperhatikan.
Rabu, 18 Februari 2026 - 19:56 WIB
Prof. Rokhmin Dahuri
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri menyoroti soal masa depan pangan Indonesia. Ia menilai negara ini sangat berpeluang di bidang pangan, namun ada beberapa hal yang harus jadi perhatian.

Ia mengatakan, masih ada tantangan yang harus dihadapi sektor pangan indonesia. Antara lain terkait tingginya angka kemiskinan petani dan nelayan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, usaha pangan skala kecil dinilainya masih kurang efisien. Rokhmin juga menyoroti maraknya alih fungsi lahan pertanian.

Masalah lainnya berkaitan dengan ketahanan pangan yang masih bergantung impor. Selain itu juga masalah pemanfaatan teknologi modern dalam sektor pangan.

Menurutnya, Indonesia memiliki semua modal dasar untuk bisa berdaulat pangan, mulai dari tanah yang subur, sumber daya alam yang sangat banyak, serta manusia tangguh.

Meski demikian, harus ada reformasi kebijakan di sektor pangan secara menyeluruh jika ingin Indonesia bisa mencapai kedaulatan pangan.

"Yang kita perlukan adalah tata kelola pangan yang tepat, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat," kata Rokhmin, Rabu (18/2/2026).

Politikus PDIP iniĀ pun berharap supaya kelak Indonesia tak cuma bisa memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri namun juga memenuhi pangan secara global.

Rokhmin menjelasan, unit usaha kecil dalam sektor pangan masih tidak menerapkan manajemen yang memadai. Sementara perusahaan besar yang menerapkan manajemen secara baik tidak bekerja sama dengan unit usaha kecil.

Dirinya juga menyoroti salah satu alasan petani dan nelayan masih miskin karena usaha sektor pangan lebih banyak dinikmati oleh pengusaha industri pengolahan dan pemasaran.

Ia berpendapat, terdapat kesenjangan besar antara potensi besar negara dan realitas kesejahteraan petani. Selama ini, ia mengkritisi bahwa pemerintah terlalu fokus pada stabiltas harga pangan untuk konsumen.

Hal ini tercermin dari dominasi HET dan operasi pasar sebagai instrumen utama pengendalian pangan, namun kebijakan ini justru menekan harga di tingkat produsen.

Mengutip data dari OECD 2025 insentif atau subsidi untuk petani menurun dari sebelumnya. Misalnya di tahun 2015 jumlah penerima mencapai 26,5 persen, sementara di tahun 2022-2024 hanya 7,5 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu masalah lainnya juga yakni adanya tumpang tindih kelembagaan, yang tersebar di Kementerian Pertanian, Badan Pangan nasional, dan Kementerian Perdagangan.

"Keterlibatan ini mencerminkan kegagalan mekanisme tata kelola sipil dan cenderung menggantikan reformasi struktural dengan pendekatan komando," ujar dia. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Link Video Syur 'Banyuwangi Bilqis' Viral di Medsos, Kondisi Bilqis Luvena Danendra Diungkap Sang Mama

Usai Link Video Syur 'Banyuwangi Bilqis' Viral di Medsos, Kondisi Bilqis Luvena Danendra Diungkap Sang Mama

Usai link video syur 'Banyuwangi Bilqis' viral di media sosial, kondisi Bilqis Luvena Danendra diungkap sang mama.
Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Malaysia Disebut akan Main Mata dengan Singapura Demi Singkirkan Timnas Indonesia, Noor Korompot: Ada Skenario Besar

Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot menyebut ada skenario yang menyebut bahwa Timnas Indonesia akan disingkirkan oleh Malaysia dan Singapura.
IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA Berpotensi Hapus Gap Tarif RI-Vietnam, Investasi Padat Karya Bisa Bergeser ke Indonesia

IEU-CEPA berpotensi menghapus gap tarif produk padat karya RI-Vietnam di Eropa dan membuka peluang Indonesia menarik relokasi investasi.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Desak Sekolah Tindak Tegas Pelaku Bully, Viral Siswa Diduga Jadi Korban Perundungan Senior

Viral di media sosial, yang memperlihatkan adanya seorang ibu datang ke tempat tongkrongan senior yang diduga pelaku bully pada anaknya. Kasus ini disorot KDM.
Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Usai Ditetapkan Tersangka, Polisi Bakal Periksa Masinis KA Argo Bromo Anggrek Pekan Depan

Masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi
Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Raih Medali Emas Asian Games 2026, Loe/Daniel Beberkan Kunci Kemenangan Comeback atas Wakil China di Partai Final

Ganda campuran andalan Indonesia yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil meyumbang medali emas ketiga untuk Merah Putih di gelaran Asian Games 2026.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral