Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan
- UGM
Tiyo menegaskan tidak akan menunjukkan rasa takut akan aksi teror ini.
“Cahaya itu telah menerangi gulita teror dan bahaya yang saya, keluarga dan pengurus BEM UGM alami. Kita buat setiap teror itu gagal dengan tetap berdiri tegak dan kepala mendongkak,” tulisnya di Instagram pribadinya.
“Soal teror dan ancaman yang saya, keluarga dan pengurus BEM terima, kami sudah komunikasikan dengan LPSK, KIKA dan kampus untuk tindak lanjutnya,” sambungnya.
Istana Buka Suara
Terkait hal ini, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut penyampaian kritik oleh mahasiswa merupakan hal yang sah.
Akan tetapi, kata dia, perlu dilakukan secara bertanggung jawab dengan mengedepankan etika dan adab.
"Menyampaikan kritik atau masukan itu selalu kami sampaikan bahwa itu sah-sah saja. Tetapi tentu kita mengimbau kepada semuanya ya untuk menyampaikan segala sesuatu itu dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan etika, adab. Adab-adab ketimuran gitu loh," kata Prasetyo di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026).
Terkait dugaan teror termasuk adanya ancaman melalui pesan hingga terhadap anggota keluarga Ketua BEM UGM, Prasetyo menyebutkan bahwa hal tersebut akan dicek lebih lanjut.
"Nanti kita cek," pungkasnya. (nsi)
Load more