News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Sumatera Jadi Titik Balik Evaluasi Tata Kelola Hutan, Raja Juli Sebut akan Ada 70 Ribu Polisi Kehutanan Baru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sebut butuh evaluasi mendasar terhadap tata kelola kehutanan nasional agar pengelolaan hutan lebih efektif.
Jumat, 20 Februari 2026 - 05:30 WIB
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjawab pertanyaan awak media
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Butuh evaluasi mendasar terhadap tata kelola kehutanan nasional agar pengelolaan hutan lebih efektif. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi salah satu titik balik untuk melakukan evaluasi nasional. 

"Bagi saya dan teman-teman di kehutanan, kejadian ini menjadi sebuah tamparan yang sangat keras yang mewajibkan kami semua melakukan evaluasi yang mendasar tentang tata kelola kehutanan kita atau forest governance kita," kata Menhut dalam acara Lesson Learned Workshop bertajuk "Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera" di Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyampaikan dalam beberapa bulan terakhir kementeriannya telah mencatat berbagai kemajuan dalam pembenahan sektor kehutanan, meski tanpa dipicu bencana.

Namun, peristiwa banjir menjadi momentum refleksi dan percepatan evaluasi mendasar tata kelola hutan nasional.

"Sekali lagi dengan ada bencana tersebut menjadi cambuk kepada kami untuk membenahi sektor kehutanan dengan lebih baik lagi," ujarnya.

Ia menilai tantangan utama terletak pada ketimpangan antara luas kawasan hutan dan keterbatasan sumber daya. Dari total sekitar 125 juta hektare kawasan hutan secara nasional, pengamanan hanya ditopang sekitar 4.800 polisi kehutanan yang sebagian telah memasuki usia tidak lagi produktif.

Dengan jumlah tersebut, rata-rata satu polisi kehutanan harus mengawasi sekitar 25.000 hektare hutan. Kondisi itu dinilai hampir mustahil untuk menjamin perlindungan optimal terhadap potensi pelanggaran dan kerusakan kawasan.

Di Aceh, misalnya, kawasan hutan mencapai sekitar 3,5 juta hektare dengan jumlah polisi kehutanan 63 orang. Ketimpangan serupa juga terjadi di provinsi lain dengan luasan besar dan personel terbatas.

Ia juga menyoroti kondisi di Bengkulu yang memiliki sekitar 900.000 hektare hutan produksi dan hutan lindung yang menjadi tanggung jawab provinsi, namun dukungan anggaran pengamanannya sangat minim.

Struktur otonomi daerah membuat urusan kehutanan diposisikan sebagai kewenangan opsional, sehingga alokasi anggaran dari pemerintah daerah kerap terbatas dan tidak proporsional terhadap luas kawasan yang dijaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan fiskal tersebut, menurutnya, membuat pengamanan hutan sulit jika hanya mengandalkan pemerintah. Karena itu, partisipasi publik dan kolaborasi multipihak menjadi kunci penguatan perlindungan hutan.

Ia menegaskan momentum bencana harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk melakukan pembenahan struktural, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta membangun sinergi lebih luas demi menjaga kelestarian hutan nasional.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BNI Bergerak Cepat Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat

BNI Bergerak Cepat Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat

terus mengambil bagian dalam upaya penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan. Yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak banjir di Padang.
Unpas Buka Suara soal Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Sebut Setiap Laporan Berarti dan Ditindaklanjuti

Unpas Buka Suara soal Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Sebut Setiap Laporan Berarti dan Ditindaklanjuti

Unpas buka suara soal beredarnya isu dugaan pelecehan seksual di media sosial. Pihak kampus mengimbau mahasiswa/mahasiswi untuk melapor apabila mendapatkan perkataan atau tindakan tak pantas.
Mau Foto Bareng Megawati Hangestri, Kapten Hi-pass Sampai Minta Izin ke Yeum Hye-seon

Mau Foto Bareng Megawati Hangestri, Kapten Hi-pass Sampai Minta Izin ke Yeum Hye-seon

Kapten Hi-pass Kang So-hwi sampai minta izin ke Yeum Hye-seon untuk bisa foto bareng Megawati Hangestri. Momen ini terjadi saat acara Media Day berlangsung.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Siang Ini Ada Red Sparks Vs SOOP SOOPers, Pink Spiders Lawan IBK Altos

Link Live Streaming KOVO Cup 2026: Siang Ini Ada Red Sparks Vs SOOP SOOPers, Pink Spiders Lawan IBK Altos

Link live streaming KOVO Cup 2026 hari ini, Selasa (13/10/2026), Red Sparks akan berusaha meraih kemenangan perdana saat menghadapi SOOP SOOPers dalam lanjutan penyisihan Grup A.
Jadwal Timnas Indonesia Vs Kuwait di FIFA Matchday November 2026 Bocor ke Publik

Jadwal Timnas Indonesia Vs Kuwait di FIFA Matchday November 2026 Bocor ke Publik

Timnas Indonesia dikabarkan akan melawan Kuwait di FIFA Matchday November 2026. Kabar ini dibeberkan oleh jurnalis asal Kuwait, Mutlaq Nassar Al-Sharifi.
15 Daftar Pemain Kidnap Game, Drama Penculikan di Tujuh Kota Asia, Dibintangi Lee Joon Gi dan Sakaguchi Kentaro

15 Daftar Pemain Kidnap Game, Drama Penculikan di Tujuh Kota Asia, Dibintangi Lee Joon Gi dan Sakaguchi Kentaro

Berikut daftar pemain 'Kidnap Game', melibatkan aktor dan aktris dari Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Filipina, dan Thailand. Ada Lee Joon Gi dan Sakaguchi Kentaro.

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Bintang Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki akan kembali berkarier di luar negeri. Pemain yang berposisi sebagai opposite itu bergabung dengan The Cong Tan Cang pada putaran kedua Liga Voli Vietnam 2026.
Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak pernah benci dengan Indonesia, ternyata Radja Nainggolan punya kisah miris dengan orang yang mengalirkan darah Indonesia padanya, yakni ayahnya sendiri. 
Jadwal KOVO Cup 2026, Selasa 13 Oktober: Ada Red Sparks Vs SOOP SOOPers, Pink Spiders Hadapi IBK Altos

Jadwal KOVO Cup 2026, Selasa 13 Oktober: Ada Red Sparks Vs SOOP SOOPers, Pink Spiders Hadapi IBK Altos

Jadwal KOVO Cup 2026 hari ini Selasa (13/10/2026), Terdapat sejumlah laga seru termasuk Red Sparks mencoba bangkit saat berhadapan dengan SOOP SOOPers.
ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, mengalami kenaikan 1.917 titik pada Senin 12 Oktober 2026. Atas kenaikan hotspot tersebut, membua
Calvin Verdonk Dibawa Lille untuk Laga Kontra Arsenal, Bintang Timnas Indonesia Debut di Liga Champions?

Calvin Verdonk Dibawa Lille untuk Laga Kontra Arsenal, Bintang Timnas Indonesia Debut di Liga Champions?

Lille telah resmi merilis skuad untuk pertandingan melawan Arsenal dan Calvin Verdonk termasuk di antaranya. Sang bintang Timnas Indonesia berpotensi debut di Liga Champions.
Selengkapnya

Viral