News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menhut Cabut Izin 5 Perusahaan di Kalimantan Penyebab Karhutla, Total Konsesi 92.464 Hektare

Lima perusahaan yang dikenai pencabutan izin tersebut yakni PT Wana Lestari Jaya yang memiliki konsesi di Sanggau dan Sekadau, Kalimantan Barat, dengan luas sekitar 29.140 hektare.
Selasa, 22 September 2026 - 10:31 WIB
Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mencabut izin usaha lima perusahaan yang beroperasi di sejumlah wilayah Kalimantan. Pencabutan izin dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini bagian dari perintah Bapak Presiden (Prabowo Subianto), penegakan hukum yang tidak pandang bulu, tidak hanya kepada yang kecil, tidak hanya tajam pada yang kecil, tapi juga tajam ke atas,” ujar Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima perusahaan yang dikenai pencabutan izin tersebut yakni PT Wana Lestari Jaya yang memiliki konsesi di Sanggau dan Sekadau, Kalimantan Barat, dengan luas sekitar 29.140 hektare.

Selanjutnya, PT Prima Multi Buana di Banjar, Kalimantan Selatan, dengan konsesi seluas 11.882 hektare; serta PT Pancaran Wana Nusa di Lamandau, Kalimantan Tengah, yang menguasai area sekitar 3.812 hektare.

Kemudian, PT Grace Putri Perdana yang memiliki wilayah konsesi di Lamandau dan Sukamara, Kalimantan Tengah, serta Ketapang, Kalimantan Barat, dengan luas 28.990 hektare.

Perusahaan kelima adalah PT Babugus Wahana Lestari yang beroperasi di Kapuas, Kalimantan Tengah, dengan luas konsesi mencapai 18.640 hektare.

Raja Antoni mengatakan akumulasi luas konsesi kelima perusahaan tersebut mencapai 92.464 hektare.

Selain luas konsesi, Kementerian Kehutanan mencatat area yang terbakar di wilayah masing-masing perusahaan. PT Wana Lestari Jaya tercatat memiliki area terbakar 47,84 hektare.

Sementara itu, luas lahan terbakar di wilayah PT Prima Multi Buana mencapai 18,20 hektare. PT Pancaran Wana Nusa tercatat memiliki area terbakar seluas 497 hektare.

Adapun area terbakar pada konsesi PT Grace Putri Perdana mencapai 374,99 hektare, sedangkan PT Babugus Wahana Lestari tercatat 231,10 hektare.

Dengan demikian, total area yang terbakar di lima wilayah konsesi tersebut mencapai 1.169,13 hektare.

Raja Antoni menjelaskan pencabutan izin dilakukan karena adanya pelanggaran yang berkaitan dengan kewajiban perusahaan sebagai pemegang konsesi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) memiliki tanggung jawab untuk menjaga kawasan yang berada dalam konsesinya serta menjalankan seluruh kewajiban sesuai izin yang diberikan.

“Namun sekali lagi karena mereka mengabaikan, tidak peduli dengan hal itu, maka hari ini lima tersebut saya cabut,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Melemah ke Rp17.879 per Dolar AS Seiring "Wait and See" Investor Jelang RDG BI

Rupiah Melemah ke Rp17.879 per Dolar AS Seiring "Wait and See" Investor Jelang RDG BI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah 32 poin atau 0,18 persen pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9/2026).
Jumpa Timnas Indonesia, Malaysia Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumpa Timnas Indonesia, Malaysia Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru di FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia bakal diperkuat oleh tiga pemain naturalisasi baru untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka bisa tampil dalam laga kontra Timnas Indonesia nanti.
Dulu Tandem, Kini Lawan, Megawati Hangestri Beri Respons Jelang Hadapi Vanja Bukilic di V-League

Dulu Tandem, Kini Lawan, Megawati Hangestri Beri Respons Jelang Hadapi Vanja Bukilic di V-League

Megawati Hangestri bakal menghadapi mantan tandemnya, Vanja Bukilic, dalam persaingan V-League musim ini setelah keduanya tak lagi rekan setim di Red Sparks.
Mengerikan! Dua Bidan Buka Bisnis Suntik Pemutih Ilegal Tarif Rp400 Ribu, Pakai Obat Berbahaya dan Sudah Berjalan Tiga Tahun

Mengerikan! Dua Bidan Buka Bisnis Suntik Pemutih Ilegal Tarif Rp400 Ribu, Pakai Obat Berbahaya dan Sudah Berjalan Tiga Tahun

Dua bidan berinisial MG dan LS ditangkap terkait dugaan praktik ilegal suntik pemutih. Dalam sekali penyuntikan, pelanggan dikenai tarif Rp400 ribu.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Pasangan Sesama Jenis "A Day in My Life" Produksi Video Mesum Sejak Juli 2026, Dibuat di Bogor, Depok hingga Jakarta

Pasangan Sesama Jenis "A Day in My Life" Produksi Video Mesum Sejak Juli 2026, Dibuat di Bogor, Depok hingga Jakarta

Pasangan sesama jenis yang membuat konten “A Day in My Life” ternyata sudah memproduksi video mesum sejak bulan Juli 2026. 

Trending

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Siapa Resal Octavian? Ofisial Java United yang Diduga Sebut Shin Tae-yong 'Pendatang'

Resal Octavian menjadi sorotan suporter sepak bola Indonesia lantaran sebut pelatih Shin Tae-yong sebagai 'pendatang' dalam laga Persija Jakarta vs Java United.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Selasa 22 September: Indonesia Turun Peringkat, Tim Merah Putih Belum Gondol Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (22/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan peringkat, dan belum mampu menggondol emas.
Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia Kena Sial Jelang Hadapi Timnas Indonesia, 3 Pemain Bintang Batal Gabung Skuad untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Malaysia tampaknya mengalami kesialan jelang menghadapi Timnas Indonesia. Sebab, pelatih Tan Cheng Hoe perlu melakukan perombakan dari 23 pemain yang dipanggilnya.
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Semakin Resah, Prilly Latuconsina Minta Masyarakat Tak Takut Bersuara Lawan Kekerasan Seksual Anak

Aktris Prilly Latuconsina mengajak masyarakat terus berani bersuara dan melawan maraknya tindakan kekerasan seksual maupun pelecehan seksual terhadap anak.
Selengkapnya

Viral