GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan dan Siapa Saja yang Wajib Lapor LHKPN dan LHKASN

Banyak yang belum tahu siapa wajib lapor LHKPN dan LHKASN. Simak perbedaan, aturan, serta tujuan pelaporan harta aparatur negara untuk cegah korupsi.
Jumat, 20 Februari 2026 - 11:03 WIB
Petugas melayani pelapor saat melakukan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 di Gedung KPK lama, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Transparansi harta kekayaan aparatur negara kerap dianggap hanya berlaku bagi pejabat tinggi. Padahal, sistem pelaporan kekayaan di Indonesia mencakup lebih luas dari itu. Pemerintah menerapkan dua mekanisme berbeda, yakni LHKPN dan LHKASN, yang masing-masing memiliki sasaran, tujuan, dan tingkat keterbukaan berbeda sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih.

LHKPN merupakan singkatan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, sedangkan LHKASN adalah Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara. Keduanya sama-sama bertujuan memastikan akuntabilitas aparatur, namun diterapkan berdasarkan tingkat kewenangan jabatan dan risiko penyalahgunaan kekuasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa yang Wajib Lapor LHKPN?

LHKPN wajib disampaikan oleh penyelenggara negara yang memiliki posisi strategis dan berkaitan langsung dengan pengambilan kebijakan, pengelolaan anggaran, maupun pelayanan publik. Pelaporan ini dilakukan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai lembaga yang berwenang dalam pencegahan korupsi.

Kategori wajib LHKPN meliputi pejabat eksekutif, legislatif, yudikatif, serta jabatan lain yang dinilai memiliki kerentanan konflik kepentingan atau akses terhadap sumber daya negara. Tidak hanya menteri, kepala daerah, atau anggota DPR, tetapi juga pejabat strategis di kementerian, lembaga, hingga BUMN tertentu.

Isi laporan LHKPN mencakup seluruh aset yang dimiliki pejabat, seperti:

  • Tanah dan bangunan

  • Kendaraan

  • Surat berharga dan investasi

  • Kas dan setara kas

  • Harta bergerak lainnya

  • Utang atau kewajiban finansial

Pelaporan dilakukan melalui sistem elektronik dengan tahapan e-Registration, e-Filing, e-Verification, hingga e-Announcement. Setelah diverifikasi, ringkasan LHKPN dapat diakses publik sebagai bentuk transparansi.

Fungsi utama LHKPN bukan sekadar administrasi, tetapi sebagai instrumen pencegahan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Dengan keterbukaan data, masyarakat dapat ikut mengawasi kewajaran pertumbuhan kekayaan pejabat negara.

Lalu, Bagaimana dengan ASN yang Bukan Pejabat?

Bagi Aparatur Sipil Negara yang tidak masuk kategori wajib LHKPN, pelaporan dilakukan melalui mekanisme LHKASN. Sistem ini bersifat internal dan dikelola oleh instansi masing-masing dengan koordinasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Artinya, guru, tenaga kesehatan, staf administrasi, maupun pejabat fungsional tetap memiliki kewajiban melaporkan harta kekayaannya, hanya saja tidak melalui KPK dan tidak dipublikasikan secara luas.

Dokumen LHKASN umumnya berisi:

  • Data pribadi dan keluarga

  • Rincian harta kekayaan

  • Penghasilan resmi

  • Pengeluaran rutin

  • Surat pernyataan kebenaran data

Meski tidak terbuka untuk umum seperti LHKPN, LHKASN tetap menjadi alat pengawasan internal yang penting dalam manajemen ASN.

Mengapa Harus Ada Dua Sistem?

Penerapan dua mekanisme pelaporan bukan tanpa alasan. Pemerintah membedakan standar akuntabilitas berdasarkan tingkat risiko jabatan.

Semakin besar kewenangan seseorang dalam menentukan kebijakan atau mengelola anggaran, semakin tinggi pula standar transparansi yang harus dipenuhi. Sebaliknya, ASN dengan fungsi administratif tetap diawasi, tetapi melalui mekanisme yang lebih proporsional.

Pendekatan ini dikenal sebagai risk-based accountability atau akuntabilitas berbasis risiko. Tujuannya bukan untuk mencurigai aparatur, melainkan mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

Dalam tata kelola modern, pencegahan dinilai jauh lebih efektif dan murah dibandingkan penindakan setelah terjadi pelanggaran.

Transparansi sebagai Sistem Peringatan Dini

Baik LHKPN maupun LHKASN berfungsi sebagai “alat ukur kewajaran” terhadap profil ekonomi aparatur negara. Jika terdapat lonjakan harta yang tidak sebanding dengan penghasilan resmi, sistem pengawasan dapat memberikan sinyal awal untuk dilakukan klarifikasi.

Dengan demikian, pelaporan kekayaan bukan sekadar kewajiban administratif tahunan, melainkan bagian dari sistem integritas nasional.

Melalui LHKPN, publik dapat mengetahui gambaran kekayaan pejabat negara secara terbuka. Sementara melalui LHKASN, instansi pemerintah memiliki basis data internal untuk memastikan pegawainya tetap berada dalam koridor etika dan kepatuhan.

Masyarakat Juga Punya Peran

Keterbukaan data LHKPN memberi ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi penyelenggara negara. Partisipasi publik ini menjadi salah satu pilar penting dalam membangun budaya antikorupsi.

Di sisi lain, penguatan LHKASN membantu menciptakan birokrasi yang profesional dan akuntabel dari level paling dasar, sehingga integritas tidak hanya dituntut dari pimpinan, tetapi menjadi budaya kerja seluruh ASN.

Bukan Sekadar Laporan, tapi Fondasi Tata Kelola Bersih

Pemahaman yang benar mengenai LHKPN dan LHKASN penting agar tidak muncul anggapan bahwa transparansi hanya menjadi beban segelintir pejabat. Kedua sistem tersebut saling melengkapi dalam membangun pengawasan berlapis di sektor publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mekanisme ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa setiap aparatur—baik pengambil kebijakan maupun pelaksana layanan—tetap bekerja dalam prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas.

Pada akhirnya, pelaporan kekayaan bukan hanya soal angka dan aset, tetapi tentang menjaga kepercayaan publik terhadap negara. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Daftar 3 Pemain yang Resmi Jalani Proses Naturalisasi, John Herdman Berpotensi Pangggil ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Update Daftar 3 Pemain yang Resmi Jalani Proses Naturalisasi, John Herdman Berpotensi Pangggil ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Tiga pemain naturalisasi berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Kehadiran mereka diprediksi memperkuat skuad Garuda.
Dikira Mau Fotokopi, Pria di Bekasi Ini Tak Berkutik Saat Polisi Bongkar Kardus Bawaannya, Isinya Mengejutkan

Dikira Mau Fotokopi, Pria di Bekasi Ini Tak Berkutik Saat Polisi Bongkar Kardus Bawaannya, Isinya Mengejutkan

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap pria di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, yang gerak-geriknya mencurigakan di tempat fotokopi. 
Ratusan Porsi Makanan Buka Puasa Bersama Pengemudi Ojol dan Musafir Disediakan di Masjid Ash-Shobirin Rungkut Surabaya

Ratusan Porsi Makanan Buka Puasa Bersama Pengemudi Ojol dan Musafir Disediakan di Masjid Ash-Shobirin Rungkut Surabaya

Sebuah masjid di kawasan Rungkut Mapan Surabaya menyediakan makanan dan minuman untuk berbuka puasa bersama pengemudi ojek online (ojol), musafir dan warga.
Lolos Syarat FIFA, Kapten Liga Jepang Ini Bisa Jadi Opsi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia

Lolos Syarat FIFA, Kapten Liga Jepang Ini Bisa Jadi Opsi Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia

Tak hanya dari Eropa, John Herdman juga bisa menjadikan pemain di Liga Jepang ini sebagai opsi pemain naturalisasi baru dan bermain bersama Timnas Indonesia,
BMKG Imbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi di Barat Aceh Akibat MJO

BMKG Imbau Waspadai Bencana Hidrometeorologi di Barat Aceh Akibat MJO

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat di wilayah barat selatan Aceh agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi se
Berita Foto: Kampung Rawa Indah Terendam Banjir, Aktivitas Ibadah dan Ekonomi Warga Terganggu

Berita Foto: Kampung Rawa Indah Terendam Banjir, Aktivitas Ibadah dan Ekonomi Warga Terganggu

Warga Kampung Rawa Indah tetap berjalan kaki menerobos banjir untuk melaksanakan salat Jumat pertama di bulan Ramadan tahun ini. Banjir yang merendam permukiman tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Sukapura dan Kelurahan Pegangsaan, Jakarta Utara pada Jumat (20/2/2026).

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Kabar seputar Timnas Indonesia jadi salah satu yang mendapat sorotan. Berikut tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia pilihan redaksi tvOnenews.com.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tengah dikaitkan dengan talenta muda yang sedang berkembang di Eropa. John Herdman pantau sosok Robin Mirisola, striker keturunan gacor Belgia?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Gagal dinaturalisasi Timnas Indonesia era Patrick Kluivert bahkan kariernya ikut drop, kini Jairo Riedewald menggila di Inggris. Apakah John Herdman tertarik?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT