GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP: Kematian Siswa Madrasah di Tual, Jangan Ada Impunitas Oknum Brimob Pelaku Kekerasan

Berdasarkan hasil koordinasi via telpon dengan ayah korban, kedua anak mereka yang berstatus pelajar di Kota Tual, Maluku menjadi korban penganiayaan oknum Brimob saat melintas di jalan raya usai sahur. 
Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:27 WIB
Mercy Barends
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPR RI Dapil Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Barends, menyampaikan kecaman keras dan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang siswa madrasah di Kota Tual, Maluku, yang diduga menjadi korban kekerasan oleh oknum anggota Brimob.

“ Saya kaget dengan berita yang viral terkait peristiwa kematian seorang pelajar Madrasah  yang dipukul dengan helm oleh Oknum Brimob pada Kamis, 19 Februari 2026”, ungkap Mercy. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil koordinasi via telpon dengan ayah korban, kedua anak mereka yang berstatus pelajar di Kota Tual, Maluku menjadi korban penganiayaan oknum Brimob saat melintas di jalan raya usai sahur. 

Korban berinisial AT berusia 14 tahun, mengalami kekerasan fisik setelah terjadi insiden di jalan raya. Korban disebut dipukul menggunakan helm oleh oknum aparat hingga terjatuh dan kepalanya terbentur aspal. Ia sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius di bagian kepala. Dalam insiden yang sama, kakak korban juga dilaporkan mengalami luka dan patah tulang.

Mercy Barends menegaskan bahwa apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum, hak asasi manusia, serta prinsip profesionalitas aparat penegak hukum. “Indonesia ini negara hukum, aparat diberikan kewenangan oleh konstitusi untuk melindungi, bukan untuk mencederai dan melakukan kekerasan terhadap hak hidup warga negara. Mau pakai rumus apapun tindak kekerasan tersebut tidak bisa dibenarkan”, tegas Mercy

Lanjut Mercy, ada terlalu banyak perangkat Undang-undang yang mengatur hak hidup setiap orang. Secara konstitusional, Pasal 28A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin hak setiap orang untuk hidup dan mempertahankan kehidupannya. Pasal 28D ayat (1) UUD 1945 menegaskan jaminan kepastian hukum yang adil. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juga secara tegas mewajibkan negara melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.

Walaupun dari berita oknum Bripda MS telah ditahan di Polres Tual dan Polda Maluku memberi jaminan penegakan hukum secara tegas. Mercy mendesak, “Jika terbukti, maka pelaku harus diproses pidana secara maksimal sesuai hukum yang berlaku, disertai sanksi etik dan administratif yang tegas. Tidak boleh ada impunitas. Semua warga negara sama di hadapan hukum,” tegas Mercy Barends.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai anggota Komisi III DPR RI, Mercy mendesak investigasi yang transparan dan profesional, penonaktifan sementara oknum yang terlibat selama proses pemeriksaan, serta evaluasi menyeluruh terhadap prosedur tetap (Protap) ketika aparat bertugas di lapangan.

Ia juga meminta negara hadir memberikan pendampingan hukum, psikologis, dan sosial kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional, penyampaian belasungkawa saja tidak cukup. “Nyawa anak orang sudah melayang sehingga keadilan bagi korban dan keluarga korban harus menjadi prinsip utama. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu demi memulihkan rasa aman masyarakat Maluku,” tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Cium Gelagat Mencurigakan John Herdman usai Sebut Timnas Indonesia Underdog di AFF 2026

Media Vietnam Cium Gelagat Mencurigakan John Herdman usai Sebut Timnas Indonesia Underdog di AFF 2026

Ucapan rendah hati pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang AFF Championship 2026 justru memancing perhatian luar negeri. Media Vietnam curigai ada...
Deja Vu Marc Marquez Bersama Honda Terlihat di Sirkuit Buriram, Fabio Quartararo Tinggalkan Yamaha Musim Depan?

Deja Vu Marc Marquez Bersama Honda Terlihat di Sirkuit Buriram, Fabio Quartararo Tinggalkan Yamaha Musim Depan?

Fabio Quartararo tertangkap kamera menunjukkan gestur jari tengah ke motor Yamaha saat melakoni sesi tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand.
Hasil Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain: Ferrari Buktikan Dominasi! Charles Leclerc Tercepat Sepanjang Hari Terakhir

Hasil Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain: Ferrari Buktikan Dominasi! Charles Leclerc Tercepat Sepanjang Hari Terakhir

Hasil Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain yang memasuki hari terakhirnya dimana Ferrari kembali menunjukan domniasinya dengan Cahrles Leclerc jadi yag tercepat.
Detik-Detik Menegangkan Pria Terjebak Kepungan Gajah di Aceh, Nyawa Korban Tak Tertolong

Detik-Detik Menegangkan Pria Terjebak Kepungan Gajah di Aceh, Nyawa Korban Tak Tertolong

Nasib nahas menimpa seorang pria bernama Mussahar (53), warga Kampung Pantanlah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Pembalap Indonesia Mario Aji Tetap Jalani Puasa Ramadan Jelang Moto2 2026

Pembalap Indonesia Mario Aji Tetap Jalani Puasa Ramadan Jelang Moto2 2026

Pembalap Indonesia, Mario Aji tetap menjalani puasa Ramadan di tengah padatnya jadwal jelang tampil di Moto2 2026.
Tarif Trump Dianulir MA, Presiden AS Umumkan Tarif Impor Baru 10% untuk Semua Negara Sambil Ngedumel

Tarif Trump Dianulir MA, Presiden AS Umumkan Tarif Impor Baru 10% untuk Semua Negara Sambil Ngedumel

Trump umumkan tarif impor global sebesar 10 persen, tidak lama setelah Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif sebelumnya yang dikenakan kepada hampir seluruh mitra dagang AS.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Kabar Daniel Klein: Kiper Jerman Berdarah Bali yang Sempat Yakin akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Kini Promosi ke Bundesliga

Tak ada kejelasan soal proses naturalisasinya ke Timnas Indonesia sejak ditawari pada awal 2024, kini Daniel Klein promosi ke tim senior Augsburg di Bundesliga.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT