News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo

Rocky Gerung turut mencium pelaku yang diduga melakukan teror terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto setelah mengkritik soal MBG. Menurutnya, bukan pemerintah.
Minggu, 22 Februari 2026 - 14:33 WIB
Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik MBG, Rocky Gerung Cium Kemungkinan Pelakunya: Bukan Presiden Prabowo
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Abraham Samad/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik, Rocky Gerung ikut menyoroti teror yang didapatkan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto usai mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Di saat banyak yang menduga pelaku teror adalah dari pemerintah mewakili Presiden Prabowo Subianto, Rocky menilai hal itu tidak mungkin terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya enggak percaya itu yang ngancam adalah Presiden, enggak mungkin Presiden Prabowo mengancam itu," kata dia, dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (22/2/2026).

Sebaliknya, dirinya menduga kuat bahwa pelaku teror adalah orang yang sengaja ingin memanfaatkan situasi yang tengah panas ini. Ia menjelaskan pelakunya kemungkinan adalah fifth column atau kolone kelima.

"Bahwa di belakang itu banyak the fifth column atau kolone kelima, kalau istilah inteljien, artinya kolone kelima yang mau mengambil keuntungan dengan menyebar teror pada si Ketua BEM ini," ujarnya menambahkan.

Adapun diketahui, kolone kelima bisa disebut sebagai pihak atau kelompok yang biasanya sengaja melakukan sabotase dan menyebarkan disinformasi untuk mengganggu.

Menurut Rocky, teror yang didapatkan oleh Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto lebih mungkin dilakukan oleh kelompok kolone kelima tersebut, daripada dilakukan oleh pemerintah.

Sebaliknya, ahli filsafat UI ini mengatakan pemerintah justru menegaskan bahwa kritik adalah bagian dari hak berdemokrasi. 

Jangan sampai kritik yang disampaikan Ketua BEM UGM membuat panik dan dihadapi secara tegang oleh pemerintah. Hal ini justru akan semakin merugikan.

"Jadi kalau pemerintah Presiden Prabowo terlalu kuping tipis, maka itu justru umpan yang sedang ditunggu oleh kalangan oposisi. Tapi kalau ini kemudian diterangkan sebagai hak berdemokrasi, ya selesai kan. Jadi pemerintah enggak usah terlalu tegang menghadapi ini," katanya menegaskan.

Ia pun beranggapan bahwa kritik yang dilayangkan mahasiswa tidak berkaitan dengan makar atau kebencian personal. Rocky menilai yang diucapkan oleh Tiyo terkait kebijakan pemerintah benar adanya.

Namun, hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak lain yang ingin mengambil keuntungan dari krisis politik yang tengah terjadi. Ia menegaskan, inilah yang harus diwaspadai pemerintah.

Malah, lanjut dia, kemungkinan ada pihak lain yang sengaja membuat situasi panas dan mendorong agar Ketua BEM UGM makin diserang bahkan secara fisik melalui teror.

"Saya kira yang membuat tegang itu justru ada pihak lain yang ingin ngompori supaya si Ketua BEM ini ditangkap, ingin ngompori supaya si Ketua BEM ini dianiaya," katanya lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, BEM UGM mengirimkan surat kepada UNICEF meminta supaya program MBG dihentikan. Hal ini juga dihubungkan dengan kematian siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT beberapa waktu lalu.

BEM UGM beranggapan bahwa kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto tidak sesuai dengan kondisi di lapangan dan hanya berimajinasi. (iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral