GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berani Surati UNICEF Demi Setop MBG, Ketua BEM UGM Dapat Label "Penentang HAM" dari Natalius Pigai: Tak Boleh Mau Hilangkan Program Ini

Menteri HAM Natalius Pigai memberikan pernyataan tegas terkait pihak-pihak yang menyuarakan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:08 WIB
Menteri HAM, Natalius Pigai.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan pernyataan tegas terkait pihak-pihak yang menyuarakan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kebijakan pro-rakyat lainnya. 

Menurutnya, tindakan yang ingin menghapus program tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai hak asasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satu poin yang perlu tahu bahwa orang yang mau meniadakan program makan bergizi gratis dan lain-lain adalah orang yang menentang hak asasi manusia,” ujar Pigai saat menggelar konferensi pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Jumat (20/2).

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas polemik yang melibatkan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. 

Diketahui, Tiyo sempat menyurati UNICEF untuk meminta program MBG itu dihentikan karena dianggap menyedot anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk menangani ketidaksetaraan. 

Kritik tersebut dilandasi oleh keprihatinan atas kasus bunuh diri seorang siswa di NTT yang diduga dipicu oleh masalah ekonomi.

Menanggapi hal itu, Pigai menjelaskan bahwa program-program seperti MBG, Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, pembangunan kampung nelayan, hingga swasembada pangan adalah cara negara hadir untuk menjamin hak hidup masyarakatnya. 

Ia menekankan bahwa rangkaian kebijakan tersebut sangat sejalan dengan prinsip HAM.

“Maka orang yang mau meniadakan makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, pendidikan gratis sekolah rakyat, koperasi merah putih, adalah orang yang menentang HAM,” tegasnya.

Pigai menambahkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, paradigma kekuasaan telah bergeser. 

Jika selama puluhan tahun takhta dan kekayaan negara identik dengan kepentingan kelompok elite, kini fokus tersebut dialihkan sepenuhnya kepada rakyat melalui program-program prioritas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama ini sudah 80 tahun, sering kali takhta dikaitkan dengan orang berkuasa, orang-orang elite. Harta dikaitkan dengan orang-orang elite. Hari ini, Prabowo menentukan takhta untuk rakyat dan harta untuk rakyat,” tutur Pigai.

Meskipun mendukung iklim demokrasi yang memberikan ruang bagi kritik, Menteri HAM menyayangkan jika kritik tersebut justru bertujuan untuk menghapus program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat kecil. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

4 Nama Baru dari Luar Negeri yang Tak Perlu Repot-repot Lalui Proses Naturalisasi Jika Mau Bela Timnas Indonesia

Tanpa embel-embel naturalisasi lagi, pelatih John Herdman bisa langsung panggil deretan diaspora dari Eropa dan Qatar ini untuk kedalaman skuad Timnas Indonesia
Berita Inter Milan: Dapat Assist Brilian, Akanji Puji Habis-Habisan Kualitas Kaki Kiri Federico Dimarco

Berita Inter Milan: Dapat Assist Brilian, Akanji Puji Habis-Habisan Kualitas Kaki Kiri Federico Dimarco

Inter Milan membawa pulang kemenangan penting 2-0 dari markas Lecce. Laga ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga soal kontribusi pemain pelapis.
Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano, DPRD DKI Soroti 3 Isu Utama Jakarta: dari Banjir Hingga Kemacetan

Satu Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano, DPRD DKI Soroti 3 Isu Utama Jakarta: dari Banjir Hingga Kemacetan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyoroti 3 isu utama merespons satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Pramono Anung dan Rano Karno.
Baru Turun dari Bus, Pria Langsung Ditangkap Polisi di Kebon Jeruk, Ternyata Bawa Kokain 1 Kg dari Malaysia ke Jakarta

Baru Turun dari Bus, Pria Langsung Ditangkap Polisi di Kebon Jeruk, Ternyata Bawa Kokain 1 Kg dari Malaysia ke Jakarta

Pria berinisial A (31) tak berkutik saat diringkus petugas pada Kamis (19/2), karena kedapatan membawa satu kilogram kokain, di Terminal Bayangan Kebon Jeruk.
2 Pemain Incaran Manchester United di Bursa Transfer Musim Panas yang Bakal Bikin Rival Panas Terungkap

2 Pemain Incaran Manchester United di Bursa Transfer Musim Panas yang Bakal Bikin Rival Panas Terungkap

Manchester United setidaknya memiliki dua pemain incaran di bursa transfer musim panas mendatang. Perekrutan mereka bisa membuat tim rival kepanasan untuk musim depan.
Menuju Birmingham, Indonesia Bidik Minimal Satu Gelar dari All England 2026

Menuju Birmingham, Indonesia Bidik Minimal Satu Gelar dari All England 2026

Tim bulutangkis Indonesia tak sekadar datang untuk berpartisipasi di All England Open Badminton Championships 2026. 

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT