News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Diteror Usai Kritik Ekstrem Pemerintah Prabowo-Gibran

Sosok Tiyo Ardianto tengah menjadi sorotan publik setelah memimpin BEM KM UGM melontarkan kritik keras kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Ini profilnya...
Minggu, 22 Februari 2026 - 21:06 WIB
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Kritik Tajam Pemerintah Prabowo-Gibran
Sumber :
  • Instagram @bem.ugm

Jakarta, tvOnenews.com - Profil Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM yang mengaku diteror usai surati UNICEF.

Sosok Tiyo Ardianto tengah menjadi sorotan publik setelah memimpin BEM KM UGM melontarkan kritik keras kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui rilis resmi bertajuk "Rezim yang Bodoh dan Inkompeten", mahasiswa angkatan 2022 ini memicu polarisasi opini publik di media sosial.

Postingan BEM UGM terkait kritik keras Pemerintah Prabowo-Gibran
Postingan BEM UGM terkait kritik keras Pemerintah Prabowo-Gibran
Sumber :
  • Instagram @bem.ugm

Profil Tiyo Ardianto

Tiyo Ardianto merupakan mahasiswa Program Sarjana Filsafat di Universitas Gadjah Mada. 

Tiyo terdaftar sebagai mahasiswa UGM dengan NIM 21476866FI04940 dan masuk sebagai peserta didik baru pada 16 Agustus 2021. 

Hingga Semester Genap 2024/2025, ia masih berstatus aktif.

Tiyo Ardian lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 26 April. Di lingkungan kampus, Tiyo dikenal sebagai aktivis mahasiswa sebelum akhirnya terpilih menjadi Ketua BEM UGM.

Sebelum menembus kampus kerakyatan, dia menempuh pendidikan di SMA Negeri 3 Yogyakarta (Padmanaba), sekolah elite yang dikenal mencetak banyak tokoh intelektual.  

Selama memimpin BEM UGM, Tiyo Ardianto dikenal sebagai sosok yang independen.

Ia sering terlibat dalam berbagai pergerakan mahasiswa. Dirinya dikenal kritis terhadap kekuasaan dan politik praktis.

Karena alasan itu pula, Tiyo Ardianto terpilih sebagai Ketua BEM UGM.

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Sumber :
  • Instagram @bem.ugm

Pada Musyawarah Nasional XVIII Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan di Padang, Tiyo Ardianto mengambil langkah tegas.

Ketua BEM UGM ini memutuskan untuk keluar dari BEM SI.

Alasannya, karena dia kecewa melihat Munas yang justru malah dihadiri pejabat politik dan negara.

Tiyo mengkritik kedekatan BEM SI dengan penguasa yang dinilai tidak mencerminkan nilai perjuangan mahasiswa yang seharusnya berdiri di luar pengaruh kekuasaan.

Dalam pernyataannya, Tiyo menegaskan bahwa BEM KM UGM ingin tetap berpegang pada komitmen gerakan rakyat tanpa intervensi dari pihak manapun dan bersikap independen tanpa harus masuk dalam struktur yang mempunyai kepentingan politik.

Ia juga mengutuk kekacauan yang terjadi pada musyawarah nasional tersebut.

Termasuk insiden bentrokan yang membuat beberapa mahasiswa terluka, dan menegaskan bahwa tidak ada jabatan yang layak diperebutkan dengan cara kekerasan yang merusak kesatuan gerakan.

Tiyo aktif membangun komunikasi lintas kampus dan berkomitmen agar gerakan mahasiswa lebih melebur dengan rakyat secara mandiri, tanpa komando yang berpotensi mengkooptasi atau menghilangkan independensi gerakan. 

Kronologi

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto disebut-sebut menerima serangkaian teror usai bersurat ke UNICEF terkait hak-hak pendidikan menyusul tragedi anak SD berusia 10 tahun bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena tak mampu membeli alat tulis seharga Rp10 ribu. 

Dia disebut-sebut menulis: “What kind of world do we live in when a child loses his life because he cannot afford a pen and a book?”.

Selain itu, Tiyo juga disebut-sebut mengkritik pemerintah. 

Dikirim Pesan dari Nomor Kode Negara +44

Tiyo mengatakan dia menerima pesan-pesan WhatsApp dari sedikitnya enam nomor misterius berkode +44 yang merupakan kode negara Inggris Raya. 

“Agen asing. Jangan cari panggung jual narasi sampah,” demikian salah satu bunyi pesan yang diterima Tiyo.

Tiyo juga mengaku mendapatkan serangan di media sosialnya seperti Facebook, X, Instagram hingga TikTok. 

“Mereka juga membuat konten yang kemudian dikirimkan ke saya dalam bentuk gambar 'Awas LGBT di UGM' dengan foto saya. Bahkan, ada konten pembunuhan karakter yang foto saya itu di-generate oleh AI dengan tulisan bahwa 'Tiyo ini adalah langganan. Tiyo ini suka menyewa LC karaoke',” katanya dikutip pada Kamis (19/2/2026). 

Bahkan, ibu Tiyo menerima pesan yang menyebutkan bahwa anaknya nilep dana kampus. 

Diancam Diculik dan Diikuti

Tiyo mengaku mendapatkan teror berupa ancaman penculikan. Dia mendapatkan pesan itu secara konsisten pada periode 9-11 Februari 2026.

Tiyo juga mengaku dibuntuti dua pria bertubuh tegap tak dikenal di sebuah kedai pada Rabu (11/2/2026). 

Menurut dia, dua pria itu mengambil foto-fotonya dari kejauhan. 

Tiyo Tidak Takut 

Tiyo menegaskan tidak akan menunjukkan rasa takut akan aksi teror ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Cahaya itu telah menerangi gulita teror dan bahaya yang saya, keluarga dan pengurus BEM UGM alami. Kita buat setiap teror itu gagal dengan tetap berdiri tegak dan kepala mendongkak,” tulisnya di Instagram pribadinya. 

“Soal teror dan ancaman yang saya, keluarga dan pengurus BEM terima, kami sudah komunikasikan dengan LPSK, KIKA dan kampus untuk tindak lanjutnya,” sambungnya. (nsi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral