GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bripda Masias Siahaya Jalani Sidang Etik Kasus Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku, Hasilnya Bakal Disampaikan secara Transparan ke Publik

Hari ini, Senin (23/2/2026), anggota Brimob Bripda Masias Siahaya akan menjalani sidang kode etik dalam kasus penganiayaan siswa MTS di Maluku Tenggara AT (14) hingga tewas. 
Senin, 23 Februari 2026 - 07:46 WIB
Anggota Brimob yang jadi tersangka penganiayaan anak di Maluku
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Hari ini, Senin (23/2/2026), anggota Brimob Bripda Masias Siahaya akan menjalani sidang kode etik dalam kasus penganiayaan siswa MTS di Maluku Tenggara AT (14) hingga tewas

Korban Bripda Masias Siahaya bukan AT saja, tapi juga kakak AT, yakni NK (15) yang dianiaya hingga terluka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Sidang etik) hari Senin jam 2,” kata Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, dikutip Senin (23/2/2026).

Dadang menerangkan dalam pelaksanaan sidang ini nantinya ada sistem sidang terbuka dan tertutup. 

Namun, Dadang memastikan hasil sidang akan disampaikan secara transparan kepada publik.

“Ada hal-hal yang bisa dibuka, ada yang tidak, nanti itu sesuai dengan panduan dari Bidpropam. Sudah saya sampaikan untuk memberikan panduan. Tetapi nanti pada event-event tertentu itu tertutup karena untuk menggali secara mendalam apa yang terjadi,” ucap Dadang.

“Tapi nanti akan disampaikan secara terbuka hasilnya. Tergantung nanti hasil pemeriksaan ini kalau nanti dia (tersangka) mengajukan saksi, ada saksi tambahan dan lain sebagainya minta dihadirkan akan bisa memakan waktu juga,” sambungnya.

Dadang menegaskan, atas peristiwa ini, tersangka terancam mendapatkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

“Ancaman sanksinya adalah PTDH itu pecat,” tegas Dadang.

Dadang juga memastikan percepatan penanganan kasus ini tidak ada tekanan dari Mabes Polri. 

Hal ini disebabkan tindakan yang dilakukan Bripda Masias Siahaya tidak bisa ditolerir.

“Oh tidak (tidak ada tekanan). Kita menyadari bahwa tindakan tersebut tidak bisa ditolerir. Tindakan kekerasan anggota itu sejak awal sudah saya arahkan seperti itu. Jadi ini adalah bentuk tanggung jawab hukum yang diberatkan kepada kita meskipun itu adalah anggota kita. Kita tidak diskriminasi untuk melakukan penindakan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bripda Masias Siahaya melakukan tindak kekerasan terhadap AT. 

Pukulan di bagian kepala membuat korban bersimbah darah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bripda Masias Siahaya juga menganiaya NK hingga menderita patah tulang.

Atas perbuatannya, Bripda Masias Siahaya ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pelajar tersebut. (ars/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Diduga Demi Konten Gerombolan Pemotor Rusak Portal di JLNT Casablanca, Polisi Dalami Soal Pidana

Viral Diduga Demi Konten Gerombolan Pemotor Rusak Portal di JLNT Casablanca, Polisi Dalami Soal Pidana

Video viral menunjukkan aksi sekelompok pemotor merusak portal Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca diduga demi membuat konten. Polisi dalami unsur pidana.
Pemuda di Plampang Dibakar Ibu Kandungnya, Pertalite Disiram ke Tubuh Anak Saat Tertidur

Pemuda di Plampang Dibakar Ibu Kandungnya, Pertalite Disiram ke Tubuh Anak Saat Tertidur

Peristiwa mengejutkan terjadi di Dusun Karya Mulya, Desa Plampang, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, pada Minggu (22/02/2026) siang. 
Kapolri Ingatkan Aturan Main di Polri: Anggota yang Baik Kami Beri Reward, yang Melanggar akan Ditindak

Kapolri Ingatkan Aturan Main di Polri: Anggota yang Baik Kami Beri Reward, yang Melanggar akan Ditindak

Ketegasan ditunjukkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam merespons kasus dugaan penganiayaan oknum anggota Brimob, Bripda MS, terhadap anak di Maluku.
Ayah ABK Fandi Ramadan Menangis Minta Keadilan untuk Anaknya yang Dihukum Mati karena Kasus Narkoba, DPR Turun Tangan

Ayah ABK Fandi Ramadan Menangis Minta Keadilan untuk Anaknya yang Dihukum Mati karena Kasus Narkoba, DPR Turun Tangan

Seorang ABK bernama Fandi Ramadan dituntut hukuman mati setelah di kapalnya ditemukan narkoba. Terkait hal ini, DPR turun tangan dan pastikan keadilan berlaku.
Pramono Sebut Harga Cabai di Jakarta Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

Pramono Sebut Harga Cabai di Jakarta Turun, Beras dan Daging Masih Stabil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, harga cabai di Jakarta sudah turun. Penurunan harga terjadi sebelum Pemprov DKI melakukan intervensi harga.
Masih Bela Diri, Inara Rusli Sebut Dirinya Diminta Ibu Mertua Wardatina Mawa untuk Tak Lepas Insanul Fahmi

Masih Bela Diri, Inara Rusli Sebut Dirinya Diminta Ibu Mertua Wardatina Mawa untuk Tak Lepas Insanul Fahmi

Inara Rusli klaim diminta ibu mertua Wardatina Mawa agar tak mundur jadi istri kedua Insanul Fahmi, bantah tudingan rebut suami orang.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT